Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!

Rabu, 14 Oktober 2026 04:00 WIB
Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 03:00 WIB

Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan

Rabu, 14 Oktober 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!
  • Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026
  • Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan
  • Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!

By SusanaSelasa, 17 Maret 2026 18:25 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Sholat Idul Fitri. Foto: Istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Umat Islam di Indonesia mulai menanti kepastian Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah seiring mendekati akhir bulan Ramadhan 2026. Sejumlah lembaga telah menyampaikan prediksi masing-masing, namun perbedaan metode penentuan membuat Lebaran tahun ini berpotensi berbeda.

Penetapan resmi 1 Syawal 1447 H di Indonesia akan dilakukan melalui sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) yang menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

Prediksi Idul Fitri 2026 Versi BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi posisi hilal pada 19 Maret 2026 belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.

  • Ketinggian hilal: 0,91° – 3,13°
  • Elongasi: 4,54° – 6,1°

Dengan kondisi tersebut, hilal diperkirakan sulit diamati. Jika tidak terlihat, maka Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari dan Lebaran jatuh pada 21 Maret 2026.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi gangguan pengamatan dari objek astronomi lain seperti bintang terang atau planet.

Prediksi BRIN: Lebaran 21 Maret 2026

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memiliki prediksi serupa. Peneliti Pusat Riset Antariksa, Thomas Djamaluddin, menyebut posisi hilal belum memenuhi kriteria MABIMS pada 19 Maret 2026.

Kriteria MABIMS mensyaratkan:

  • Ketinggian hilal minimal 3°
  • Elongasi minimal 6,4°

Dengan demikian, BRIN memperkirakan Idul Fitri 2026 jatuh pada 21 Maret 2026.

Versi Muhammadiyah: Lebaran 20 Maret 2026

Berbeda dengan BMKG dan BRIN, Muhammadiyah telah menetapkan lebih awal bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan ini menggunakan metode hisab dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sehingga tidak menunggu hasil rukyat hilal.

Versi Pemerintah: Tunggu Sidang Isbat

Pemerintah melalui Kementerian Agama masih menunggu hasil sidang isbat yang dijadwalkan pada 19 Maret 2026.

Secara hisab, posisi hilal berada di kisaran:

  • Ketinggian: 0° – 3°
  • Elongasi: 4° – 6°

Angka ini masih di bawah standar visibilitas MABIMS, sehingga Lebaran berpeluang jatuh pada 21 Maret 2026.

Meski begitu, pemerintah menegaskan keputusan akhir tetap berdasarkan hasil sidang isbat yang mempertimbangkan laporan rukyat dari berbagai daerah di Indonesia.

Potensi Perbedaan Lebaran 2026

Dengan adanya perbedaan metode penentuan, Idul Fitri 2026 berpotensi tidak serentak antara pemerintah dan sebagian organisasi masyarakat.

Masyarakat diimbau tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah serta menghormati perbedaan yang ada, agar perayaan Lebaran tetap berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.