Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Selasa, 13 Oktober 2026 18:05 WIB

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Selasa, 13 Oktober 2026 17:45 WIB

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Selasa, 13 Oktober 2026 17:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker
  • Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama
  • Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol
  • Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian
  • Diprotes Ulama, Turnamen Domino di Kota Tasikmalaya Batal Dihelat
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
  • Bobotoh Meledak Usai Thom Haye Bongkar Fasilitas Persib, Manajemen Didesak Berbenah!
  • Sakit Hati Usai Cerai, Pria Garut Nekat Sebar Video Syur Mantan Istri di Media Sosial
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

By Aga GustianaSelasa, 13 Oktober 2026 17:36 WIB3 Mins Read
Ilustrasi bullying. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Niat bercanda antarteman berujung petaka di lingkungan sekolah. N (13), seorang murid kelas VII SMPN 1 Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, harus menjalani perawatan intensif di RSUD Linggajati setelah tak sengaja menelan cairan pembersih lantai sasetan hingga mengalami mual dan muntah hebat. Insiden maut yang terjadi pada Senin (12/10) itu diduga berawal dari aksi kelakar yang kebablasan saat jam istirahat sekolah.

Kepala SMPN 1 Japara, Oon Suharyo, memberikan klarifikasi tertulis mengenai kronologi peristiwa tersebut. Menurutnya, insiden terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di sela-sela jeda kegiatan belajar mengajar (KBM) mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang bertepatan dengan momen pembagian program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kejadian bermula ketika siswa lain berinisial M melempar bungkus saset berisi pembersih lantai dengan dalih bergurau. Sayangnya, lemparan tersebut mengenai sejumlah murid dan tepat mendarat di area wajah N hingga sebagian cairan kimia tersebut tak sengaja masuk ke dalam mulutnya.

Mendapati kondisi tersebut, penanganan darurat langsung dilakukan di ruang UKS sekolah sebelum N dilarikan ke Puskesmas Japara. Guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Linggajati. Pihak sekolah juga dengan cepat memberi tahu keluarga korban serta melaporkan kasus ini ke Disdikbud Kabupaten Kuningan.

Baca Juga:  Viral Siswa SMP di Lamongan Ditampar Bu Guru Berkali-kali saat Ujian Bahasa Inggris

Pihak lembaga menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan pemenuhan hak pendidikan, keamanan, serta kenyamanan peserta didik dalam mengecap ilmu, seraya terus berkoordinasi erat dengan pihak dinas terkait.

Kondisi Korban Membaik, Dinas Pendidikan Dorong Penanganan Perundungan

Kondisi terkini korban dilaporkan mulai menunjukkan respons positif. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Kuningan, Rizal Arif Gunawan, saat memantau langsung keadaan korban pada Selasa (13/10/2026) bersama Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani.

Baca Juga:  Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

“Kondisi korban tadi pagi saya melihat, kebetulan saya mendampingi, sudah membaik. Mudah-mudahan secepatnya bisa kembali sehat dan pulang,” tutur Rizal seusai melakukan kunjungan ke rumah sakit bersama dengan Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani dan Jajaran Disdikbud Kuningan.

Meski begitu, Rizal menyayangkan munculnya insiden yang mengarah pada dugaan bullying tersebut. Pihaknya meminta pihak sekolah bertindak tegas dengan merangkul seluruh pihak keluarga yang terlibat, bukan sekadar membina siswa di area sekolah semata.

“Kami menekankan kepada pihak sekolah untuk menyelesaikan setiap permasalahan dengan melibatkan orang tua. Tidak hanya siswanya yang diberi peringatan, tetapi orang tuanya juga dipanggil agar mengetahui kejadian yang berlangsung,” tutur Rizal.

Baca Juga:  Soroti Kasus Perundungan di Lingkungan Pendidikan, Habib Syarief: Penanganan Harus Holistik

Rizal mengingatkan bahwa dampak perundungan dapat memicu trauma psikologis jangka panjang pada anak. Oleh sebab itu, Disdikbud membuka ruang pendampingan dengan melibatkan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) jika diperlukan. Menurutnya, pencegahan aksi kekerasan di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab kolektif antara guru, komite, hingga peran aktif orang tua di rumah.

Di sisi lain, aparat kepolisian telah memantau perkembangan peristiwa ini. Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz, mengonfirmasi bahwa persoalan ini telah menempuh jalur kekeluargaan.

“Info sudah mediasi,” kata Abdul saat dikonfirmasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bullying Kuningan siswa SMP
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Diprotes Ulama, Turnamen Domino di Kota Tasikmalaya Batal Dihelat

Ilustrasi video syur

Sakit Hati Usai Cerai, Pria Garut Nekat Sebar Video Syur Mantan Istri di Media Sosial

Beneran Santri Atau Talent Bayaran? Karnaval Berhijab Pakai Sound Horeg di Malang Bikin Netizen Geger!

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.