bukamata.id – Fidya Kamalindah (30), atlet taekwondo asal Kota Bandung, akhirnya muncul ke publik setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh orang tuanya, Hindarto (59) dan Khodijah Dede Indriany (50).
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pada Kamis (13/3/2025), Fidya membantah tuduhan bahwa dirinya telah diculik dan mengungkap bahwa ia kini telah berkeluarga serta dikaruniai seorang anak.
“Saya Fidya Kamalindah, saya ingin menanggapi pemberitaan di media sosial tentang diri saya. Terkait kasus penculikan, saya ingin menegaskan bahwa itu adalah fitnah,” ujar Fidya dalam video tersebut.
Fidya menegaskan bahwa ia meninggalkan rumah atas keinginannya sendiri tanpa adanya paksaan. Ia mengaku keputusan itu diambil setelah bertahun-tahun mengalami dugaan kekerasan selama menjadi atlet taekwondo di bawah pengawasan orang tuanya.
“Saya baru berani keluar rumah di usia 21 tahun setelah bertahun-tahun mengalami siksaan lahir batin. Saya merasa sudah cukup dewasa dan memiliki keberanian, terutama karena saya telah memiliki tabungan dari usaha jualan online,” ungkapnya.
Setelah meninggalkan rumah, Fidya bertemu dengan seorang pria yang kini menjadi suaminya. Mereka menikah secara sah di bawah tangan wali hakim di Bekasi dan kini telah dikaruniai seorang anak.
“Setelah saya kabur dari rumah, saya bertemu dengan seorang laki-laki yang, Alhamdulillah, menerima saya apa adanya. Kami menikah dan sekarang telah dikaruniai seorang anak,” tuturnya.
Fidya juga mengungkapkan bahwa ayahnya sempat melaporkan kehilangan dirinya ke Polda Jabar pada Januari 2016. Saat itu, ia tengah mengandung empat bulan.
Namun, seiring waktu, keluarganya akhirnya menerima kenyataan bahwa Fidya tidak diculik, melainkan memilih keluar dari rumah atas kesadarannya sendiri.
“Seiring berjalannya waktu, keluarga akhirnya menyadari bahwa saya tidak diculik. Mereka memahami bahwa saya keluar rumah atas kehendak sendiri dan tidak mengalami kekerasan dari suami saya,” jelasnya.
Di akhir videonya, Fidya meminta maaf kepada publik atas kegaduhan yang terjadi di media sosial. Ia menegaskan bahwa ini adalah masalah keluarga dan bukan kasus penculikan. Fidya juga berharap orang tuanya dapat menerima kehidupan barunya.
“Untuk netizen, saya minta maaf karena ini adalah masalah keluarga, bukan kasus penculikan. Tidak ada yang diculik di sini,” tegasnya.
“Untuk Babeh dan Mamah, saya tetap mendoakan kalian. Saya hanya ingin kalian menerima saya dan keluarga saya. Saya punya suami yang saya sayangi, punya anak yang saya cintai, itu saja,” tutupnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










