Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026

Rabu, 4 November 2026 07:45 WIB

Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2

Rabu, 4 November 2026 07:34 WIB

Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya

Rabu, 4 November 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026
  • Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Banjir Kembali Landa Pelabuhanratu, Drainase Buruk Jadi Sebab

By Aga GustianaMinggu, 20 April 2025 10:58 WIB2 Mins Read
Ilustrasi banjir
Ilustrasi banjir. Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu malam (19/4/2025). Hujan deras yang mengguyur sejak sore hari hingga malam, ditambah sistem drainase yang buruk, menjadi penyebab utama banjir di kawasan pesisir selatan Jawa Barat tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat banjir terjadi di beberapa titik, seperti Cangehgar, Cisaat, Tipar, dan Badak Putih.

“Hujan mulai turun pukul 17.30 hingga sekitar pukul 22.00. Debit air tak tertampung, menyebabkan luapan di berbagai titik,” jelas Kepala Pelaksana BPBD, Deden Sumpena, Minggu (20/4/2025).

Deden menyebut bahwa banjir di wilayah ini bukanlah kejadian baru. Sejak Desember 2024, banjir serupa sudah terjadi tiga kali dengan pola genangan yang nyaris identik. Menurutnya, ini adalah bagian dari bencana hidrometeorologi yang belum ditangani secara menyeluruh.

Baca Juga:  Update Banjir Sukabumi, 4 Orang Masih Dalam Pencarian

“Pimpinan daerah sudah meninjau lokasi seperti Cangehgar, dan perencanaan normalisasi sedang diproses. Namun curah hujan berdasarkan data BMKG masih tinggi, jadi penanganan jangka panjang perlu dirancang matang,” tambahnya.

Tragisnya, banjir kali ini juga menelan korban jiwa. Seorang warga bernama Entis Sutisna meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motor di Jembatan Badak Putih.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Diskar PB Kota Bandung Ingatkan Warga Waspada Pohon Tumbang

“Korban tidak terbawa arus, tetapi mengalami kejang-kejang setelah terjatuh, dan meninggal saat dibawa ke rumah sakit,” kata Deden.

Selain korban jiwa, satu warga Cangehgar mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan. BPBD mencatat dua rumah warga hancur, dan beberapa lainnya terdampak parah, khususnya di wilayah Tipar RW 08.

Fasilitas umum juga tak luput. Air sempat masuk ke Puskesmas Palabuhanratu dan beberapa ruangan RSUD Palabuhanratu, termasuk ruang anak yang harus dipindahkan demi keselamatan pasien. Lapang Cangehgar pun ikut tergenang.

BPBD saat ini telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan unsur Forkopimcam untuk mengawasi situasi dan mengupayakan langkah preventif. Deden menegaskan perlunya penanganan terpadu lintas sektoral agar solusi yang diambil bersifat menyeluruh, bukan tambal sulam.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Mengintai Sumedang, Warga Diminta Lakukan Langkah Antisipasi

Terkait abrasi sungai yang semakin parah di Kampung Tipar, Deden menyebut hal itu merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Namun BPBD tetap siap melakukan tindakan darurat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Bencana ini menjadi peringatan bahwa kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem harus ditingkatkan. Masyarakat kami imbau untuk tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih tinggi,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.