Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League

Sabtu, 19 September 2026 02:00 WIB

Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!

Sabtu, 19 September 2026 01:00 WIB
Timnas Indonesia

Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes

Jumat, 18 September 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
  • Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!
  • Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes
  • Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar
  • Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak
  • Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?
  • Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi
  • Eks Manchester United Muncul dalam Rumor Transfer Persib, Brandon Williams Segera Merapat?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Banjir Kembali Landa Pelabuhanratu, Drainase Buruk Jadi Sebab

By Aga GustianaMinggu, 20 April 2025 10:58 WIB2 Mins Read
Ilustrasi banjir
Ilustrasi banjir. Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu malam (19/4/2025). Hujan deras yang mengguyur sejak sore hari hingga malam, ditambah sistem drainase yang buruk, menjadi penyebab utama banjir di kawasan pesisir selatan Jawa Barat tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat banjir terjadi di beberapa titik, seperti Cangehgar, Cisaat, Tipar, dan Badak Putih.

“Hujan mulai turun pukul 17.30 hingga sekitar pukul 22.00. Debit air tak tertampung, menyebabkan luapan di berbagai titik,” jelas Kepala Pelaksana BPBD, Deden Sumpena, Minggu (20/4/2025).

Deden menyebut bahwa banjir di wilayah ini bukanlah kejadian baru. Sejak Desember 2024, banjir serupa sudah terjadi tiga kali dengan pola genangan yang nyaris identik. Menurutnya, ini adalah bagian dari bencana hidrometeorologi yang belum ditangani secara menyeluruh.

Baca Juga:  Sukabumi Catat Inflasi Tertinggi se-Jawa Barat, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

“Pimpinan daerah sudah meninjau lokasi seperti Cangehgar, dan perencanaan normalisasi sedang diproses. Namun curah hujan berdasarkan data BMKG masih tinggi, jadi penanganan jangka panjang perlu dirancang matang,” tambahnya.

Tragisnya, banjir kali ini juga menelan korban jiwa. Seorang warga bernama Entis Sutisna meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motor di Jembatan Badak Putih.

Baca Juga:  Viral! Kades Cikahuripan Jaminkan STNK demi Warga Tak Mampu Dirawat di RSUD

“Korban tidak terbawa arus, tetapi mengalami kejang-kejang setelah terjatuh, dan meninggal saat dibawa ke rumah sakit,” kata Deden.

Selain korban jiwa, satu warga Cangehgar mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan. BPBD mencatat dua rumah warga hancur, dan beberapa lainnya terdampak parah, khususnya di wilayah Tipar RW 08.

Fasilitas umum juga tak luput. Air sempat masuk ke Puskesmas Palabuhanratu dan beberapa ruangan RSUD Palabuhanratu, termasuk ruang anak yang harus dipindahkan demi keselamatan pasien. Lapang Cangehgar pun ikut tergenang.

BPBD saat ini telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan unsur Forkopimcam untuk mengawasi situasi dan mengupayakan langkah preventif. Deden menegaskan perlunya penanganan terpadu lintas sektoral agar solusi yang diambil bersifat menyeluruh, bukan tambal sulam.

Baca Juga:  4 Hari Hilang, Neng Laras Ditemukan Tewas Tertindih Motor di Sukabumi

Terkait abrasi sungai yang semakin parah di Kampung Tipar, Deden menyebut hal itu merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Namun BPBD tetap siap melakukan tindakan darurat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Bencana ini menjadi peringatan bahwa kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem harus ditingkatkan. Masyarakat kami imbau untuk tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih tinggi,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi

PPPK Dinas PU di Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Puluhan Pohon Ganja di Rumah

Polemik Perluasan SMKN 2 Bandung: DPRD Jabar Kawal Status Lahan dan Nasib Warga Terdampak

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.