bukamata.id – Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk Tahap 4 tahun 2025. Program ini ditujukan bagi keluarga berpenghasilan rendah agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan pokok di tengah tekanan ekonomi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa penyaluran tahap keempat dimulai minggu ini, dan akan dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia. “Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat kecil, terutama menjelang akhir tahun,” ujar Saifullah di Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Disalurkan Lewat Bank dan PT Pos
Sama seperti tahap-tahap sebelumnya, pencairan BPNT dilakukan melalui dua mekanisme utama. Pertama, melalui bank-bank Himbara — yaitu BRI, BNI, Mandiri, dan BTN — bagi penerima manfaat yang sudah memiliki rekening aktif.
Baca Juga: Cek Penerima BPNT dan PKH Oktober 2025 Lewat HP, Ini Cara Resminya dari Kemensos
Sementara itu, bagi warga yang belum memiliki rekening atau tinggal di wilayah dengan akses perbankan terbatas, PT Pos Indonesia menjadi mitra resmi penyalur. Petugas pos akan menyalurkan bantuan secara langsung ke lokasi-lokasi penerima di daerah pelosok.
Kemensos bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, Badan Pusat Statistik (BPS), pemerintah daerah, dan mitra penyalur untuk memastikan agar proses distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.
Cek Penerima BPNT Kini Bisa Lewat HP
Untuk mempermudah masyarakat, Kemensos menyediakan layanan cek penerima BPNT secara online. Masyarakat kini tidak perlu lagi datang ke kantor desa atau dinas sosial untuk memastikan status bantuannya.
Langkah pengecekan dapat dilakukan langsung melalui situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduannya:
- Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id di ponsel.
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai alamat tinggal.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul untuk verifikasi.
- Klik tombol “Cari Data”.
Hasil pencarian akan menampilkan informasi penerimaan bantuan, termasuk nama penerima, jenis bansos (BPNT), dan periode penyaluran yang sedang berlangsung.
Dengan cara ini, masyarakat bisa mengetahui status bantuannya secara cepat dan akurat, tanpa perlu antre atau datang ke kantor pelayanan sosial.
Baca Juga: Panduan Praktis Cek Penerima Bantuan PKH dan BPNT Lewat SIKS-NG
Proses Pencairan Bertahap
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa proses pencairan dilakukan tidak serentak, melainkan menyesuaikan kesiapan data penerima di setiap wilayah.
“Harap bersabar jika belum mendapatkan notifikasi pencairan, karena tim kami masih melakukan verifikasi di lapangan,” katanya.
Menurutnya, proses pemutakhiran data terus dilakukan agar tidak ada masyarakat yang berhak tetapi terlewat. Pemerintah daerah diminta berperan aktif memantau dan mengusulkan warga yang memenuhi syarat namun belum terdaftar.
Bisa Diusulkan Melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
Bagi masyarakat yang merasa memenuhi kriteria penerima namun belum masuk dalam daftar BPNT, Kemensos membuka peluang untuk diusulkan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pengusulan dapat dilakukan melalui pemerintah desa atau dinas sosial kabupaten/kota setempat. Data yang diverifikasi kemudian akan menjadi dasar penentuan calon penerima bansos pada periode berikutnya.
Baca Juga: Update Bansos November 2025: PKH, BPNT, PIP dan PBI JK Siap Dibagikan
Transparansi dan Akuntabilitas
Program BPNT merupakan bagian dari transformasi digital dalam penyaluran bantuan sosial. Dengan sistem non-tunai dan layanan daring, Kemensos berupaya meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas program bansos.
Langkah ini sekaligus untuk meminimalkan potensi penyelewengan atau tumpang tindih data penerima, serta memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kesimpulan
Pencairan BPNT Tahap 4 tahun 2025 menjadi bukti bahwa pemerintah terus berupaya menjaga ketahanan pangan keluarga miskin dan rentan. Kini, prosesnya makin mudah diakses — cukup lewat HP, tanpa perlu antre atau datang ke kantor.
Melalui cekbansos.kemensos.go.id, warga bisa memantau status bantuan secara mandiri, kapan pun dan di mana pun. Dengan sistem ini, Kemensos berharap distribusi bansos semakin tepat sasaran, cepat, dan transparan, demi meringankan beban masyarakat yang paling terdampak kondisi ekonomi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









