bukamata.id – Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua tahun 2025 belum sepenuhnya rampung. Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) masih menanti pencairan dana karena proses administratif, salah satunya adalah pembukaan rekening kolektif (Burekol) yang memerlukan waktu.
Hingga 1 Juli 2025, Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat bahwa lebih dari 8 juta KPM telah menerima bantuan PKH tahap 2. Angka ini mencakup sekitar 80,49% dari total kuota nasional. Namun, jutaan penerima lainnya masih berada dalam antrean pencairan, sebagian besar karena perpindahan mekanisme penyaluran dari PT Pos ke Bank Himbara.
Peralihan ke Penyaluran Non-Tunai Jadi Kendala Utama
Sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2017, pemerintah tengah mempercepat proses migrasi penyaluran bansos ke sistem non-tunai. Proses ini mencakup pembukaan rekening bank, pembuatan kartu ATM, dan distribusi ke masing-masing penerima. Akibatnya, banyak KPM yang mengalami keterlambatan pencairan karena masih dalam tahap ini.
Data Kemensos menunjukkan, sekitar 1,3 juta KPM sedang dalam proses migrasi ke bank-bank Himbara. Selain itu, ada lebih dari 629 ribu KPM baru yang kini juga harus mengikuti proses Burekol sebelum menerima bantuan.
“Penerima baru yang sebelumnya tidak terdata tapi seharusnya berhak, kini mulai menerima PKH tahap kedua. Namun mereka harus melewati proses administratif terlebih dahulu,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dikutip dari Kompas.com, Selasa (1/7/2025).
Cara Cek Status Penerimaan PKH 2025 Tahap 2
Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan, berikut cara mudah untuk mengecek status secara online:
- Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos resmi dari Kemensos.
- Isi data sesuai KTP: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Jika terdaftar, akan muncul informasi penerima, jenis bantuan, dan periode pencairan.
Jika status bantuan tertulis “YA” dan tercantum periode APR–JUN 2025, maka dana PKH tahap 2 sudah disetujui dan tinggal menunggu proses pencairan. Untuk kepastian tanggal pencairan, penerima disarankan menghubungi pendamping PKH atau aparat desa setempat.
Besaran Dana Bantuan PKH 2025
Bantuan PKH disalurkan per tiga bulan dengan jumlah yang disesuaikan berdasarkan kategori. Berikut rinciannya:
- Ibu hamil: Rp750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Lansia usia ≥70 tahun: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Tips: Pastikan Data Sesuai Identitas
Jika bantuan Anda belum juga cair, kemungkinan besar masih dalam proses Burekol. Lakukan pengecekan secara berkala melalui aplikasi atau situs resmi cekbansos.kemensos.go.id, dan pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan identitas yang terdaftar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











