bukamata.id – Duel panas pekan ke-24 Super League 2025-2026 antara Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (2/3/2026), menyisakan perdebatan menarik. Bukan soal skor imbang 2-2 yang terpampang di papan skor, melainkan keputusan tim medis dan wasit yang mengizinkan Maung Bandung melakukan enam kali pergantian pemain.
Aksi Bojan Hodak ini sempat memicu kegaduhan di jagat maya. Banyak pencinta sepak bola nasional yang mempertanyakan legalitas jumlah pergantian tersebut, mengingat regulasi umum FIFA biasanya hanya membatasi maksimal lima pemain. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi?
Aturan “Concussion Substitute” Jadi Kunci
Setelah ditelusuri, Persib Bandung sama sekali tidak melanggar aturan. Kuncinya terletak pada insiden mengerikan di menit ke-64. Benturan keras kepala antara bek Persebaya, Catur Pamungkas, dengan penggawa Persib, Federico Barba, menjadi penyebab utama.
Berdasarkan Pasal 42 Regulasi Super League, operator liga telah mengadopsi aturan Concussion Substitute (pergantian pemain akibat cedera kepala) sesuai pedoman Laws of the Game (LOTG). Aturan ini memberikan jatah satu slot tambahan jika seorang pemain terindikasi mengalami trauma kepala yang membahayakan nyawa. Karena Catur Pamungkas harus ditarik keluar akibat benturan tersebut, secara otomatis kuota pergantian pemain tambahan terbuka bagi kedua tim.
Bedah Taktik Pergantian 3 Sesi Bojan Hodak
Selain jatah tambahan akibat cedera kepala, kecerdikan Bojan Hodak dalam membagi “sesi” pergantian juga patut diacungi jempol. Berikut adalah distribusi pergantian pemain Persib yang membuat mereka tetap berada dalam koridor hukum:
- Jeda Antar-Babak (Tidak Dihitung Sesi): Di awal babak kedua, Persib langsung menyegarkan skuad dengan memasukkan Beckham Putra, Adam Alis, dan Andrew Jung. Sesuai aturan, pergantian saat jeda tidak mengurangi jatah 3 kali sesi pergantian pemain.
- Sesi 1 (Menit 81): Marc Klok masuk menggantikan Berguinho.
- Sesi 2 (Menit 86): Thom Haye masuk menggantikan Luciano Guaycochea.
- Sesi 3 (Menit 88): Sergio Castell masuk menggantikan Uilliam Barros.
Meski total ada 6 pemain yang masuk, Persib tetap mematuhi aturan “maksimal 3 sesi” di waktu normal babak kedua.
Drama 4 Gol di Gelora Bung Tomo
Pertandingan itu sendiri berlangsung sangat dramatis. Persebaya sempat memimpin lebih dulu melalui penalti Bruno Moreira di penghujung babak pertama. Persib kemudian bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat gol Luciano Guaycochea dan Andrew Jung.
Kemenangan Persib yang sudah di depan mata akhirnya sirna setelah Francisco Rivera mencetak gol penyeimbang di menit ke-83. Hasil imbang ini membuat Persib tetap nyaman di puncak klasemen dengan raihan 54 poin, sementara Bajul Ijo tertahan di peringkat kelima.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








