Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
  • Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bayar Parkir Via QRIS Disebut Langkah Putus Asa Pemkot Bandung

By AdminJumat, 11 Oktober 2024 19:46 WIB2 Mins Read
Bayar Parkir di Kota Bandung Bisa Pakai QRIS. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menghadirkan metode pembayaran parkir on the street via QRIS. Bukannya disebut inovasi, cara dilakukan tersebut malah menuai kritik.

Seperti yang diungkapkan pengamat kebijakan publik Universitas Padjajaran, Yogi Suprayogi. Ia menilai, cara yang dilakukan Dishub Kota Bandung itu sebagai langkah putus asa.

“Itu kan langkah-langkah yang desperate ya atau putus asa ya, sehingga Pemkot itu merubah yang tadinya berbasis teknologi dari mesin parkir ke QRIS,” ucap Yogi, Jumat (11/10/2024).

Dengan dihadirkannya metode baru ini, Yogi menilai, Pemkot Bandung telah menyia-nyiakan layanan mesin parkir yang sebelumnya sudah ada.

Sama halnya dengan layanan mesin, kata yogi, metode pembayaran parkir via QRIS juga tidak akan berjalan efektif.

“Ini kan kontradiktif ya, tapi di satu sisi memang ada target tadi PAD parkir harus digenjot. Tapi sayang ini kan penghamburan anggaran karena mesin parkir ini mau bagaimana, mitigasinya seperti apa,” ujarnya.

“Jadi jangan gampang saja pakai QRIS, saya yakin dengan QRIS ini gak akan bener,” imbuhnya.

Apalagi, jelas Yogi, pembayaran parkir via QRIS ini bisa dengan mudah dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Sekarang banyak terjadi QRIS-nya ternyata dipalsukan oknum, jadi ini harus dicegah, penyelewengan itu bisa selalu terjadi,” ungkap Yogi.

“Makanya sebetulnya tadi QRIS ini apakah langkah desperate atau nekat, putus asa. Ini kan sebuah keputusasaan Pemerintah Kota Bandung tidak bisa menjalankan dengan baik mesin parkir,” sambungnya.

“Saya memberikan masukan kepada teman-teman di Pemkot Bandung sebaiknya dianalisa dulu kawasan parkir ini oleh akademisi bagaimana sih aspek-aspek di daerah tersebut. Sehingga nanti ada hasilnya pendekatannya mau seperti apa gitu,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung parkir Pemkot QRIS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.