Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bagian yang Disensor Bikin Penasaran! Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit

Selasa, 24 Maret 2026 14:35 WIB

Jelang FIFA Series 2026, Beckham Putra Siap Adu Kualitas dengan Yakob Sayuri dan Ragnar Oratmangoen

Selasa, 24 Maret 2026 14:01 WIB

Gelombang Pertama Arus Balik Lebaran Nagreg, Polisi Siapkan One Way Situasional

Selasa, 24 Maret 2026 13:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bagian yang Disensor Bikin Penasaran! Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit
  • Jelang FIFA Series 2026, Beckham Putra Siap Adu Kualitas dengan Yakob Sayuri dan Ragnar Oratmangoen
  • Gelombang Pertama Arus Balik Lebaran Nagreg, Polisi Siapkan One Way Situasional
  • Ramalan Shio 24 Maret 2026: Intip 3 Zodiak yang Bakal Mandi Hoki Hari Ini
  • Kenalkan Oyen: Kucing Polisi Viral yang Jaga Jalur Puncak Saat Lebaran!
  • Link Video Asli Viral 7 Menit! Adegan Ibu Tiri vs Anak Tiri Disensor di Ladang Sawit Jadi Sorotan Warganet
  • Hindari Macet! Ini Waktu Terbaik untuk Perjalanan Arus Balik Lebaran 2026
  • Rekrut Bintang Eropa! Demi AVC 2026, Bandung bjb Tandamata Incar Weronika Szlagowska
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 24 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berhasil Turunkan Angka Stunting, Pemprov Jabar Apresiasi Target Ambisius Pemkot Bandung

By SusanaKamis, 30 Mei 2024 11:30 WIB2 Mins Read
Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono. Foto: Humas Pemkot Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya penanganan masalah stunting di Kota Bandung menunjukkan hasil signifikan. Hal itu terungkap pada evaluasi dan penilaian pencegahan stunting tingkat Jawa Barat di Balai Kota Bandung, Rabu (29/5/2024).

Tim Penilai Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Aji Sumarwan mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot Bandung.

“Bandung telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dengan angka stunting 16,3 persen dan target yang ambisius untuk tahun-tahun mendatang,” katanya.

Hal itu juga dilontarkan oleh Tim Penilai Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Jabar, Ani Widiyaningsih.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bandung Targetkan Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024 Tembus 90 Persen

“Aksi penurunan stunting sudah sangat bagus dan perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Perlu diketahui, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Setiap tahun Kota Bandung sukses menurunkan angka stunting.

Pada tahun 2018 angka stunting Kota Bandung mencapai 26,21 persen. Bahkan sempat naik menjadi 28,12 pada tahun 2019. Namun pada tahun 2021 turun menjadi 26,4 persen.

Pada tahun 2023 lalu, angka stunting di Kota Bandung menjadi 16,3 persen atau turun turun 3,1 persen dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 19,4 persen.

Baca Juga:  Usai Kasus Anggota Dishub Dianiaya, Pj Wali Kota Bandung Imbau Warga Taati Aturan

Menanggapi penilaian tersebut, Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menegaskan komitmen Pemkot Bandung menurunkan angka stunting.

“Kota Bandung telah membagi intervensi menjadi dua jenis, yaitu intervensi spesifik dan sensitif. Melalui pemberian makanan tambahan secara masif dan pendampingan kader di semua level kewilayahan,” katanya.

“Kami berupaya mencapai target penurunan angka stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024 dan 13,31 persen pada tahun 2025,” imbuh Bambang.

Bambang menjelaskan, intervensi spesifik mencakup pemberian makanan tambahan (PMT), pendampingan KRS (kartu rencana sehat) dan jaminan pembiayaan kesehatan melalui UHC.

Baca Juga:  Demi Tekan Kemacetan, Warga Bandung Diimbau Gunakan Transportasi Umum

Sedangkan intervensi sensitif di antaranya peningkatan kemampuan kader, konsistensi komunikasi, informasi, dan edukasi masif dan monitoring evaluasi terintegrasi dalam apliaksi E-penting.

“Kami juga memanfaatkan teknologi dengan mengimplementasikan aplikasi e-Penting untuk mempermudah evaluasi dan tindakan. Inovasi seperti Dapur Sehat Atasi Stunting dan Budikdamber turut membantu dalam pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan upaya itu, Bambang optimis target menurunkan stunting pada 14 persen pada tahun 2024 dapat tercapai.

“Dengan kolaborasi dan komitmen semua pihak, kami yakin dapat menurunkan angka stunting di Kota Bandung secara signifikan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bambang Tirtoyuliono Pemkot Bandung penurunan Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gelombang Pertama Arus Balik Lebaran Nagreg, Polisi Siapkan One Way Situasional

Kenalkan Oyen: Kucing Polisi Viral yang Jaga Jalur Puncak Saat Lebaran!

Kemacetan

Hindari Macet! Ini Waktu Terbaik untuk Perjalanan Arus Balik Lebaran 2026

Libur Lebaran Membludak, Jalur Ciwidey Lumpuh! Polisi Siaga 24 Jam

Ciwidey Diserbu Wisatawan! Polisi Siapkan One Way Darurat ke Kawah Putih

Padat Merayap! Jalur Pacira dan Pangalengan Diserbu Kendaraan Lokal

Terpopuler
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh Video Viral Ukhti Mukena Pink, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor? Ini Faktanya
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
  • Warganet Penasaran! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Disebut-sebut Ada Versi Full, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.