Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Panduan Klaim Kode Redeem FF 7 Agustus 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis Sekarang Juga!

Jumat, 7 Agustus 2026 01:00 WIB

Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Maung Bandung Taluk Lewat Adu Penalti 6-5

Kamis, 6 Agustus 2026 23:37 WIB

Diduga Live TikTok Saat Bekerja, ASN Bandung Barat Viral Usai Singgung Fee Proyek

Kamis, 6 Agustus 2026 22:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Klaim Kode Redeem FF 7 Agustus 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis Sekarang Juga!
  • Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Maung Bandung Taluk Lewat Adu Penalti 6-5
  • Diduga Live TikTok Saat Bekerja, ASN Bandung Barat Viral Usai Singgung Fee Proyek
  • Masa Kelam Berakhir! Mykhailo Mudryk Comeback Bela Chelsea Usai Sanksi Doping Dicabut
  • Drama Perebutan Tempat Ketiga Piala Presiden 2026: Persija Tundukkan Arema FC 3-1
  • Bidik Trofi Piala Presiden 2026, Ini 11 Pemain Pilihan Igor Tolic Lawan Persebaya
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Link Live Streaming & Cara Nonton Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kenalkan Oyen: Kucing Polisi Viral yang Jaga Jalur Puncak Saat Lebaran!

By SusanaSelasa, 24 Maret 2026 13:19 WIB4 Mins Read
Seekor kucing oren bernama Oyen mengenakan seragam polisi menjadi viral saat patroli. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena unik terjadi di Pos Terpadu Gadog selama Operasi Ketupat Lodaya 2026, ketika seekor kucing berwarna oranye yang dijuluki “Oyen” ikut patroli bersama polisi memantau arus lalu lintas mudik.

Kucing mungil ini bahkan mengenakan seragam polisi mini, duduk santai di mobil patroli, namun tetap siaga menemani petugas di lapangan.

Video kucing Oyen yang viral di Instagram @poyici_oyen menunjukkan momen menggemaskan ini, dengan kucing yang tampak siap “bertugas” sambil duduk di dashboard mobil patroli. Keunikan ini langsung menarik perhatian warganet dan menjadi bahan perbincangan hangat.

Warganet Ramai Memberi Komentar

Respons netizen terhadap Oyen begitu hangat dan lucu. Dalam kolom komentar Instagram @poyici_oyen, warganet tak henti mengekspresikan kekaguman mereka.

Beberapa komentar bahkan mencerminkan imajinasi kreatif warganet seolah Oyen benar-benar anggota kepolisian yang sedang bertugas.

Misalnya, akun @ki2*** menulis jenaka, “Jangan lupa gaji THR untuk si Oyen,” yang menimbulkan tawa dan membayangkan kucing mungil ini sebagai polisi sungguhan yang berhak mendapat tunjangan Lebaran. Komentar ini menunjukkan bagaimana netizen menikmati konsep humanis yang dipadukan dengan unsur lucu, sehingga kehadiran Oyen terasa lebih hidup dan menghibur.

Sementara itu, akun @sep*** menyoroti sisi “profesionalisme” Oyen dengan komentar, “Anak buahnya laporan, komandan mantau.” Ungkapan ini memvisualisasikan kucing oren yang duduk tenang di mobil patroli seolah tengah mengawasi jalannya operasi, membuat warganet tersenyum sekaligus kagum dengan pose si Oyen yang tampak serius.

Tak kalah manis, akun @uja*** menuliskan, “Imut sekali kamu Oyen,” yang menegaskan daya tarik menggemaskan kucing ini.

Komentar seperti ini menunjukkan bahwa Oyen mampu mencairkan ketegangan di tengah padatnya jalur mudik, membuat pengendara yang lelah bisa tersenyum sejenak, sekaligus menarik perhatian anak-anak yang ikut bersama keluarga.

Yang paling panjang dan lucu datang dari akun @eva***, yang menarasikan interaksi antara manusia dan hewan dengan detail, “Itu temannya yang kemarin terpantau lelah & ngantuk ya pak… kok bapak mulu yang ngasih himbauan… temannya suruh atuh pak… jangan sampai dikira jadi polisi makan gaji buta.” Komentar ini tidak hanya membuat warganet lain tertawa, tetapi juga menekankan kesan humanis dan ramah dari pendekatan kepolisian yang memanfaatkan kehadiran Oyen.

Secara keseluruhan, dari deretan komentar ini terlihat jelas bahwa kehadiran Oyen bukan sekadar hiburan visual. Kucing polisi ini mampu membangun ikatan emosional antara aparat kepolisian dengan masyarakat, menciptakan suasana hangat, menghibur anak-anak, dan memberikan momen lucu yang dapat meringankan stres pemudik.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana strategi humanis yang kreatif mampu membawa efek positif pada persepsi publik terhadap tugas kepolisian di lapangan, terutama di tengah kepadatan arus mudik Lebaran.

Dari komentar-komentar ini terlihat bahwa kehadiran kucing Oyen bukan hanya hiburan visual, tetapi juga mampu membangun ikatan emosional dengan masyarakat.

Pendekatan Humanis Polisi Lewat Kucing Oyen

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa Oyen sengaja ditempatkan di Pos Terpadu Gadog untuk mengurangi kejenuhan masyarakat, terutama wisatawan yang singgah di jalur Puncak.

“Kami ingin memberikan suasana berbeda di Pos Terpadu Gadog. Kehadiran kucing Oyen ini diharapkan bisa menghibur wisatawan, terutama anak-anak, agar kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan,” kata Wikha, Senin (24/3/2026).

Pendekatan humanis ini sejalan dengan strategi Operasi Ketupat Lodaya 2026, yang tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan nyaman dan ramah bagi pemudik.

Sejak Oyen ditempatkan di pos, sejumlah pengendara dan wisatawan terlihat menyempatkan diri:

  • Mengelus dan bermain dengan Oyen
  • Berswafoto bersama kucing polisi ini
  • Menikmati suasana santai di tengah kepadatan lalu lintas

Selain hiburan, Pos Terpadu Gadog juga menyediakan fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan gratis bagi pemudik yang mengalami kelelahan, serta imbauan keselamatan dari petugas.

Hal ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan atau mengantuk saat berkendara.

Efek Positif Kehadiran Oyen

Menurut AKBP Wikha, kehadiran Oyen bukan sekadar gimmick. Pendekatan humanis seperti ini dapat:

  1. Meningkatkan kenyamanan masyarakat saat menempuh perjalanan jauh.
  2. Mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan pengguna jalan, karena masyarakat melihat sisi ramah dan menyenangkan dari petugas.
  3. Memberi hiburan untuk anak-anak dan keluarga, sehingga perjalanan mudik lebih menyenangkan.

Fenomena Oyen yang viral ini membuktikan bahwa ide kreatif dan pendekatan humanis bisa menjadi magnet positif di tengah situasi padat dan menegangkan arus mudik Lebaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

humanis polisi jalur mudik Puncak Kucing polisi Oyen kucing viral TikTok Operasi Ketupat Lodaya 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Live TikTok Saat Bekerja, ASN Bandung Barat Viral Usai Singgung Fee Proyek

Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis

Polda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib, Hindari Vandalisme dan Provokasi

Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo, Pelaku Ngaku Ingin Kontennya FYP

Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibacok Tetangga Sendiri Saat Hendak Adzan

SDN 026 Bojongloa Sempat Digembok Ahli Waris, Disdik Bandung Siapkan Relokasi

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.