Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Jadwal Piala Dunia 2026: Pembagian Grup, Stadion, dan Tanggal Pertandingan Lengkap

Rabu, 27 Mei 2026 22:04 WIB

Moussa Sidibe ke Persib? Gestur Bojan Hodak Saat Pawai Juara Jadi Tanda Tanya Besar

Rabu, 27 Mei 2026 21:02 WIB

Dari Penarik Gerobak Jadi ‘Anak Emas’: Kisah Haru Sapi Matilda yang Bikin Netizen Mewek

Rabu, 27 Mei 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Jadwal Piala Dunia 2026: Pembagian Grup, Stadion, dan Tanggal Pertandingan Lengkap
  • Moussa Sidibe ke Persib? Gestur Bojan Hodak Saat Pawai Juara Jadi Tanda Tanya Besar
  • Dari Penarik Gerobak Jadi ‘Anak Emas’: Kisah Haru Sapi Matilda yang Bikin Netizen Mewek
  • Jangan Asal Klik! Link Video Viral Rok Hijau Tosca Ternyata Berbahaya
  • Pengendara Motor Masuk Tol Purbaleunyi Berujung Kecelakaan, Polisi Lakukan Penyelidikan di KM 123 Bandung Barat
  • HARU! Pesan Terakhir Bojan Hodak untuk Bobotoh
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Teror Pocong di Bandung Barat Ternyata Hoaks AI, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kenalkan Oyen: Kucing Polisi Viral yang Jaga Jalur Puncak Saat Lebaran!

By SusanaSelasa, 24 Maret 2026 13:19 WIB4 Mins Read
Seekor kucing oren bernama Oyen mengenakan seragam polisi menjadi viral saat patroli. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena unik terjadi di Pos Terpadu Gadog selama Operasi Ketupat Lodaya 2026, ketika seekor kucing berwarna oranye yang dijuluki “Oyen” ikut patroli bersama polisi memantau arus lalu lintas mudik.

Kucing mungil ini bahkan mengenakan seragam polisi mini, duduk santai di mobil patroli, namun tetap siaga menemani petugas di lapangan.

Video kucing Oyen yang viral di Instagram @poyici_oyen menunjukkan momen menggemaskan ini, dengan kucing yang tampak siap “bertugas” sambil duduk di dashboard mobil patroli. Keunikan ini langsung menarik perhatian warganet dan menjadi bahan perbincangan hangat.

Warganet Ramai Memberi Komentar

Respons netizen terhadap Oyen begitu hangat dan lucu. Dalam kolom komentar Instagram @poyici_oyen, warganet tak henti mengekspresikan kekaguman mereka.

Beberapa komentar bahkan mencerminkan imajinasi kreatif warganet seolah Oyen benar-benar anggota kepolisian yang sedang bertugas.

Misalnya, akun @ki2*** menulis jenaka, “Jangan lupa gaji THR untuk si Oyen,” yang menimbulkan tawa dan membayangkan kucing mungil ini sebagai polisi sungguhan yang berhak mendapat tunjangan Lebaran. Komentar ini menunjukkan bagaimana netizen menikmati konsep humanis yang dipadukan dengan unsur lucu, sehingga kehadiran Oyen terasa lebih hidup dan menghibur.

Baca Juga:  Cetak Skor Nyaris Sempurna, Polresta Bandung Juara Umum Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya

Sementara itu, akun @sep*** menyoroti sisi “profesionalisme” Oyen dengan komentar, “Anak buahnya laporan, komandan mantau.” Ungkapan ini memvisualisasikan kucing oren yang duduk tenang di mobil patroli seolah tengah mengawasi jalannya operasi, membuat warganet tersenyum sekaligus kagum dengan pose si Oyen yang tampak serius.

Tak kalah manis, akun @uja*** menuliskan, “Imut sekali kamu Oyen,” yang menegaskan daya tarik menggemaskan kucing ini.

Komentar seperti ini menunjukkan bahwa Oyen mampu mencairkan ketegangan di tengah padatnya jalur mudik, membuat pengendara yang lelah bisa tersenyum sejenak, sekaligus menarik perhatian anak-anak yang ikut bersama keluarga.

Yang paling panjang dan lucu datang dari akun @eva***, yang menarasikan interaksi antara manusia dan hewan dengan detail, “Itu temannya yang kemarin terpantau lelah & ngantuk ya pak… kok bapak mulu yang ngasih himbauan… temannya suruh atuh pak… jangan sampai dikira jadi polisi makan gaji buta.” Komentar ini tidak hanya membuat warganet lain tertawa, tetapi juga menekankan kesan humanis dan ramah dari pendekatan kepolisian yang memanfaatkan kehadiran Oyen.

Baca Juga:  Cetak Skor Nyaris Sempurna, Polresta Bandung Juara Umum Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya

Secara keseluruhan, dari deretan komentar ini terlihat jelas bahwa kehadiran Oyen bukan sekadar hiburan visual. Kucing polisi ini mampu membangun ikatan emosional antara aparat kepolisian dengan masyarakat, menciptakan suasana hangat, menghibur anak-anak, dan memberikan momen lucu yang dapat meringankan stres pemudik.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana strategi humanis yang kreatif mampu membawa efek positif pada persepsi publik terhadap tugas kepolisian di lapangan, terutama di tengah kepadatan arus mudik Lebaran.

Dari komentar-komentar ini terlihat bahwa kehadiran kucing Oyen bukan hanya hiburan visual, tetapi juga mampu membangun ikatan emosional dengan masyarakat.

Pendekatan Humanis Polisi Lewat Kucing Oyen

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa Oyen sengaja ditempatkan di Pos Terpadu Gadog untuk mengurangi kejenuhan masyarakat, terutama wisatawan yang singgah di jalur Puncak.

“Kami ingin memberikan suasana berbeda di Pos Terpadu Gadog. Kehadiran kucing Oyen ini diharapkan bisa menghibur wisatawan, terutama anak-anak, agar kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan,” kata Wikha, Senin (24/3/2026).

Pendekatan humanis ini sejalan dengan strategi Operasi Ketupat Lodaya 2026, yang tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan nyaman dan ramah bagi pemudik.

Baca Juga:  Cetak Skor Nyaris Sempurna, Polresta Bandung Juara Umum Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya

Sejak Oyen ditempatkan di pos, sejumlah pengendara dan wisatawan terlihat menyempatkan diri:

  • Mengelus dan bermain dengan Oyen
  • Berswafoto bersama kucing polisi ini
  • Menikmati suasana santai di tengah kepadatan lalu lintas

Selain hiburan, Pos Terpadu Gadog juga menyediakan fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan gratis bagi pemudik yang mengalami kelelahan, serta imbauan keselamatan dari petugas.

Hal ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan atau mengantuk saat berkendara.

Efek Positif Kehadiran Oyen

Menurut AKBP Wikha, kehadiran Oyen bukan sekadar gimmick. Pendekatan humanis seperti ini dapat:

  1. Meningkatkan kenyamanan masyarakat saat menempuh perjalanan jauh.
  2. Mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan pengguna jalan, karena masyarakat melihat sisi ramah dan menyenangkan dari petugas.
  3. Memberi hiburan untuk anak-anak dan keluarga, sehingga perjalanan mudik lebih menyenangkan.

Fenomena Oyen yang viral ini membuktikan bahwa ide kreatif dan pendekatan humanis bisa menjadi magnet positif di tengah situasi padat dan menegangkan arus mudik Lebaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

humanis polisi jalur mudik Puncak Kucing polisi Oyen kucing viral TikTok Operasi Ketupat Lodaya 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Penarik Gerobak Jadi ‘Anak Emas’: Kisah Haru Sapi Matilda yang Bikin Netizen Mewek

Pengendara Motor Masuk Tol Purbaleunyi Berujung Kecelakaan, Polisi Lakukan Penyelidikan di KM 123 Bandung Barat

Teror Pocong di Bandung Barat Ternyata Hoaks AI, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk, Ketegangan Timur Tengah Kian Membara

Kurs Rupiah Nyaris Sentuh Rp 17.800, Menkeu Purbaya: Ini Nggak Masuk Akal!

Kabar Gembira bagi Warga Bandung, Presiden Prabowo Instruksikan Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Konvoi Juara Persib dan Tanggung Jawab Kolektif Bobotoh dan Manajemen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.