Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Melihat Langsung ‘War’ Tarawih di Masjid Milik Said Abdullah, Nyata atau Settingan?

Jumat, 20 Februari 2026 15:07 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Lineup Rahasia Persib vs Persita: Siapa Starter Pekan 22 Super League?

Jumat, 20 Februari 2026 15:03 WIB

Tidur Setelah Sahur? Waspadai 5 Risiko Kesehatan Ini Selama Puasa

Jumat, 20 Februari 2026 14:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Melihat Langsung ‘War’ Tarawih di Masjid Milik Said Abdullah, Nyata atau Settingan?
  • Lineup Rahasia Persib vs Persita: Siapa Starter Pekan 22 Super League?
  • Tidur Setelah Sahur? Waspadai 5 Risiko Kesehatan Ini Selama Puasa
  • Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa
  • Persib Latihan Malam di Ramadan, Rahasia Agar Performa Tetap Ngebut!
  • Harga dan Spesifikasi Infinix Note 60 Series Resmi di Indonesia, Performa 1 Jutaan AnTuTu & Baterai 6.500mAh
  • Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa
  • Beredar Lagi! Link Teh Pucuk 17 Menit No Sensor Jadi Sorotan Publik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berkaca Peristiwa Subang, GIPI Jabar Dukung Standarisasi dan Monitoring Pelaku Jasa Pariwisata

By Putra JuangSabtu, 18 Mei 2024 17:32 WIB3 Mins Read
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman bersama Pengurus Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jabar. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jawa Barat memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, mulai dari wisata alam, wisata seni budaya, wisata kuliner, wisata religi, wisata sejarah hingga wisata olahraga. Karena itu, sudah menjadi tugas semua pihak untuk mengelola, menjaga dan memasarkan agar semakin berkembang.

Begitu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman pada diskusi informal atau “ngadu bako” dengan Pengurus Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jabar di Sujiva Resto and Art Space, Bandung. Sabtu (18/5/2024).

“Potensi pariwisata Jabar luar biasa. Tugas kita adalah mengelolanya secara profesional agar aman dan nyaman, serta memasarkannya secara kreatif agar mekar dan bertumbuh,” ucap Herman.

Hadir pada kesempatan tersebut, Herman Muchtar (Ketua GIPI), Heni Smith (Dewan Pakar GIPI), Djoni (Dewan Pakar GIPI), Taufik Hidayat Udjo (Ketua Bidang Pengembangan Destinasi Wisata), dan Herrie Hermanie Soewarma (Wakil Ketua GIPI).

Baca Juga:  PON XXI Aceh-Sumut 2024, Jabar Kembali Sabet Emas Cabor Menembak dan Dansa

Terkait Surat Edaran (SE) Pj Gubernur Jabar tentang Study Tour pada satuan pendidikan, Herman menegaskan bahwa isi SE sangat edukatif dan tidak ada muatan untuk mereduksi industri pariwisata.

“Pak Gubernur tegas dan jelas menyampaikan di SE tersebut, mengimbau satuan pendidikan untuk melaksanakan study tour di dalam kota di wilayah Provinsi Jawa Barat. Hanya saja untuk menjamin keamanan dan kemanfaatannya, satuan pendidikan diminta untuk memperhatikan kesiapan awak kendaraan, keamanan jalur yang akan dilalui, serta kelaikan kendaraan,” terangnya.

Oleh karena itu, satuan pendidikan diminta juga untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di wilayah kabupaten/kota masing-masing, serta menyampaikan pemberitahuan dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan sesuai kewenangannya.

Baca Juga:  Sekda Herman Harap Investasi Bisa Berdampak pada Pengangguran dan Kemiskinan di Jabar

“SE tersebut sifatnya antisipatif dan mitigatif, dengan harapan tidak ada kejadian serupa di masa depan. Kita ambil pelajaran dan hikmah dari kecelakaan di Subang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua GIPI, Herman Muchtar mengatakan, semua pihak sepaham untuk memajukan industri pariwisata Jabar, serta mengapresiasi atas inisiatif Pemprov Jabar mengajak GIPI berdiskusi.

“Kami keluarga besar GIPI Jabar menyambut baik diskusi informal yang berkesan ini. Kami berharap ada tindak lanjut kongkrit dari semua pihak untuk kemajuan industri pariwisata Jabar,” ungkap Muchtar.

Pihaknya juga memahami latar belakang dan maksud dari SE Gubernur Jabar tentang Study Tour.

“Kami memahami SE dimaksud ditujukan untuk keamanan dan kemanfaatan pelaksanan study tour di Jawa Barat. Namun kami mohon juga Pemprov Jabar mengantisipasi dampak penafsirannya di lapangan,” ujar Muchtar.

Baca Juga:  Cawagub Ronal Paparkan 8 Plan Mitigasi Bencana Alam di Jabar

Ketua Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Taufik Hidayat Udjo mengatakan agar kejadian Subang memantik semua pihak melakukan introspeksi.

“Kami di PUTRi, bagian dari GIPI, akan berintrospeksi dan siap mendukung Pemprov Jabar dalam melakukan standarisasi dan monitoring bagi pelaku jasa pariwisata, baik travel maupun destinasi wisata, agar aman dan nyaman, serta pariwisata Jabar lebih baik. Pelaku jasa pariwisata yang tidak legal harus ditertibkan,” kata Taufik.

Senada, Dewan Pakar GIPI, Heni Smith berharap, peristiwa kecelakaan maut di Subang dapat menjadi ajang introspeksi bagi semua pihak, termasuk berbagai asosiasi dibawah GIPI.

“Dimohon semua asosiasi yang tergabung di GIPI dapat mendisiplinkan anggotanya. Lakukan juga pengawasan yang berkelanjutan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

GIPI Jabar Herman Suryatman jawa barat pariwisata
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa

Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa

Geger! Jasad Pria Ditemukan di Arboretum Unpad Jatinangor, Kondisinya Sudah Membusuk

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.