Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Oktober 2026 Mulai Cair! 6 Bantuan Ini Siap Disalurkan, Cek Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 22:15 WIB

Berani Tantang Port FC di Kandangnya! Adam Alis Punya Target Tegas untuk Persib

Senin, 5 Oktober 2026 22:01 WIB

960 Gas Portable Sehari! Polisi Bongkar Pabrik Oplosan LPG 3 Kg di Bandung

Senin, 5 Oktober 2026 21:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Oktober 2026 Mulai Cair! 6 Bantuan Ini Siap Disalurkan, Cek Daftarnya
  • Berani Tantang Port FC di Kandangnya! Adam Alis Punya Target Tegas untuk Persib
  • 960 Gas Portable Sehari! Polisi Bongkar Pabrik Oplosan LPG 3 Kg di Bandung
  • Gandeng MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun, JNE Beri Promo Spesial di Hari Batik Nasional 2026
  • Sempat Terdengar Teriakan, Pria Jatuh dari Flyover Kopo hingga Meninggal
  • Dulu Serba Pink, Sekarang Makeup?! Penampilan Terbaru Ustaz Riza Muhammad Kembali Disorot Warganet
  • Angin Segar Persib Jelang ASEAN Club Championship: Sandy, Gakuto, dan Luciano Kembali Merumput
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 5 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?

By Aga GustianaSenin, 16 Februari 2026 16:42 WIB3 Mins Read
Viral video teh pucuk durasi panjang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat media sosial kembali diguncang oleh tren pencarian video dengan kata kunci yang tak lazim: “Teh Pucuk 17 menit” dan “Teh Pucuk 1 menit 50 detik”. Hanya dalam waktu singkat, narasi adanya dua versi video ini menjadi bola liar di grup percakapan dan linimasa, menciptakan kesan seolah ada konten tersembunyi yang tengah diburu warganet.

Namun, di balik kegaduhan tersebut, pola yang muncul justru mengarah pada strategi clickbait klasik yang dibungkus dengan isu sensitif.

Dari Botol Minuman Hingga Tuduhan Mahasiswa KKN

Awal mula kisruh ini dipicu oleh potongan video singkat di bawah dua menit yang menampilkan botol minuman populer. Tanpa bukti yang jelas, cuplikan ini kemudian dikaitkan dengan narasi liar seputar kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Bahkan, rumor tersebut sempat mencatut nama Universitas Mataram (Unram), memicu spekulasi yang meluas hingga ke luar wilayah NTB. Padahal, hingga saat ini tidak ada satu pun bukti autentik yang mendukung klaim adanya “versi panjang” 17 menit tersebut.

Baca Juga:  Abizar Machmud: Konsumsi Berita Negatif Berlebih Turunkan Imunitas dan Produktivitas Masyarakat!

Unram Angkat Bicara: Itu Bukan Mahasiswi Kami

Merespons situasi yang kian tak terkendali, Satgas PPKS Universitas Mataram langsung memberikan pernyataan resmi. Pihak kampus menegaskan bahwa identitas perempuan dalam video viral tersebut dipastikan bukan mahasiswi Unram.

Berdasarkan hasil verifikasi, video itu nyatanya sudah beredar sejak awal tahun 2025 dan lokasi pengambilannya bukan di wilayah NTB. Perbedaan ciri fisik dan suara yang mencolok antara sosok di video dengan mahasiswi yang dituduh menjadi bukti kuat bahwa spekulasi tersebut adalah salah sasaran.

Baca Juga:  Viral Kecepatan Internet Indonesia Terendah di ASEAN? Ini Fakta Terbarunya

Fenomena ‘Engagement Bait’ di TikTok

Di platform TikTok, tren ini justru dimanfaatkan oleh banyak akun untuk mendulang engagement. Ribuan konten bertema “Video Teh Pucuk Viral” membanjiri beranda, namun isinya hanya berupa gambar produk atau teks provokatif tanpa substansi informasi yang jelas. Ini mencerminkan fenomena di mana rasa penasaran publik dieksploitasi demi meningkatkan statistik penayangan konten.

Ancaman di Balik Link ‘Full Durasi’

Warganet patut waspada terhadap masifnya peredaran tautan yang mengeklaim durasi 1 menit 50 detik maupun 17 menit. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa link-link tersebut sering kali merupakan jebakan:

  • Phishing: Meminta pengguna memasukkan akun media sosial.
  • Malware: Memaksa pengunduhan file yang bisa merusak perangkat.
  • Pencurian Data: Mengarahkan ke situs pihak ketiga yang mencurigakan.
Baca Juga:  Istri Polisi Korbankan Fortunernya Dihantam Truk demi Selamatkan Pengendara Lain di Depok

Kesimpulan: Cerdas Menyaring Tren

Istilah “Teh Pucuk” dalam fenomena ini diduga kuat hanyalah keyword umpan agar konten cepat viral. Keberadaan video dengan dua versi durasi tersebut tetap tidak terkonfirmasi secara valid.

Pelajaran penting dari kasus ini adalah pentingnya literasi digital. Menahan diri untuk tidak mengklik tautan mencurigakan dan tidak ikut menyebarkan asumsi tanpa fakta adalah langkah cerdas agar terhindar dari jebakan kejahatan siber maupun penyebaran hoaks.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahaya Phishing berita viral literasi digital Video Teh Pucuk Viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gandeng MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun, JNE Beri Promo Spesial di Hari Batik Nasional 2026

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Antam Rp2,613 Juta dan UBS Rp2,530 Juta per Gram

Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan

Bongkar Dapur Comeback Syahrini: Dari Alasan Vakum, Bagi-bagi Dollar, Hingga Konsultan Komedi!

Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar

Dede Sunandar Tumbang di Ring, Vicky Prasetyo Menangis Histeris

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.