Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bobotoh Gigit Jari! Persib vs Isenmulang Kalteng FC Tak Disiarkan?

Jumat, 30 Oktober 2026 18:02 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Gembira! Data Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Diperbarui, Cair November 2026?

Jumat, 30 Oktober 2026 17:24 WIB

Mabuk dan Bawa Celurit, Tiga Pria di Soreang Serang Siapa Saja yang Lewat

Jumat, 30 Oktober 2026 17:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bobotoh Gigit Jari! Persib vs Isenmulang Kalteng FC Tak Disiarkan?
  • Kabar Gembira! Data Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Diperbarui, Cair November 2026?
  • Mabuk dan Bawa Celurit, Tiga Pria di Soreang Serang Siapa Saja yang Lewat
  • Gugup Berubah Lega, Begini Cerita Debut Gakuto Notsuda di Persib
  • Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg
  • November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Viral Kecepatan Internet Indonesia Terendah di ASEAN? Ini Fakta Terbarunya

By Aga GustianaSenin, 23 Juni 2025 07:35 WIB2 Mins Read
Ilustrasi jaringan internet. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kecepatan internet di Indonesia kembali menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial bahwa Indonesia menempati peringkat terbawah di antara negara-negara ASEAN. Klaim tersebut menuai beragam reaksi warganet yang merasa kualitas jaringan di Tanah Air masih jauh dari kata memadai. Tapi, benarkah demikian?

Berdasarkan data Speedtest Global Index edisi April 2025, Indonesia menempati posisi ke-85 secara global dalam kategori kecepatan internet seluler (mobile). Namun, jika dibandingkan dengan sesama negara anggota ASEAN, Indonesia memang berada di peringkat kedelapan—tepat di bawah Laos dan Kamboja.

Untuk diketahui, Speedtest Global Index adalah laporan rutin yang dirilis oleh Ookla, mengukur kecepatan unduh dan unggah internet dari berbagai negara di dunia. Laporan ini kerap menjadi acuan utama dalam menilai kualitas jaringan internet suatu negara.

Baca Juga:  Viral Teror Tetangga Klepto! Pura-pura Baik Padahal Maling Paket

Peringkat Kecepatan Internet Mobile di ASEAN (April 2025)

Berikut daftar peringkat kecepatan internet seluler di kawasan Asia Tenggara berdasarkan data terbaru:

  1. Malaysia – 167,19 Mbps
  2. Singapura – 164,58 Mbps
  3. Vietnam – 136,21 Mbps
  4. Thailand – 105,71 Mbps
  5. Filipina – 60,33 Mbps
  6. Kamboja – 48,54 Mbps
  7. Laos – 42,18 Mbps
  8. Indonesia – 40,51 Mbps

Sementara itu, data untuk Myanmar, Brunei Darussalam, dan Timor Leste tidak tersedia dalam kategori mobile pada laporan tersebut.

Baca Juga:  Disebut ‘Justin Bieber of India’, Suraj Chavan Geser Shah Rukh Khan Jadi Pria Tertampan

Reaksi Netizen: Kaget dan Kecewa

Informasi ini pertama kali viral setelah diunggah oleh akun X (dulu Twitter) bernama @Mur***. Postingan tersebut dengan cepat menyita perhatian warganet, dengan lebih dari seribu interaksi hingga artikel ini ditulis.

Sejumlah pengguna media sosial mengungkapkan kekecewaan dan keterkejutan mereka terhadap posisi Indonesia.

“Kalah sama Laos dan Kamboja? Kaget banget,” tulis akun @joh***.

“Sama Kamboja saja kalah,” komentar @rom***.

“Ternyata emang lemot ya internet kita ini dibanding negara tetangga,” tambah @bul***.

Tantangan Akses dan Infrastruktur

Kecepatan internet yang rendah di Indonesia bukan tanpa alasan. Wilayah geografis yang luas, kondisi infrastruktur yang belum merata, serta ketimpangan akses antara wilayah urban dan rural menjadi beberapa faktor utama yang memengaruhi performa jaringan seluler nasional.

Baca Juga:  Modus Jalur Khusus Masuk Akpol, Warga Pekalongan Rugi Miliaran: 'Katanya Bisa Lolos, Ternyata Tipu-tipu'

Pemerintah sendiri melalui berbagai inisiatif, seperti proyek Palapa Ring dan perluasan jaringan 5G, terus berupaya meningkatkan kualitas konektivitas di seluruh penjuru negeri.

Namun, hasil terbaru dari Speedtest ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar Indonesia bisa bersaing di level regional, terutama dalam mendukung transformasi digital nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita viral teknologi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!

Harga Emas Antam Anjlok Lagi! Hari Ini Dibanderol Rp 2.546.000 per Gram

Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet

Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli

Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.