bukamata.id – Menjelang November 2026, banyak keluarga penerima manfaat (KPM) menantikan pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 4 ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Melansir kanal YouTube Cek Bansos, per 29 Oktober 2026, Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) telah diperbarui untuk periode penyaluran tahap 4, yakni Oktober, November, dan Desember 2026. Pembaruan ini menandakan proses pencairan akan berlanjut ke tahap verifikasi rekening.
Tahapan Sebelum Bansos Cair
Pada tahap verifikasi rekening, bank penyalur seperti BRI, BNI, dan Mandiri akan mencocokkan data pemilik rekening KKS dengan data kependudukan di Dukcapil.
Jika data bank dan Dukcapil sudah padan, proses berlanjut ke sinkronisasi dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Setelah verifikasi rekening berhasil, KPM berpeluang mencairkan dana bansos pada periode berjalan.
Tanda-tanda KKS siap menerima dana bansos, antara lain:
- Status penyaluran sudah berhasil cek rekening
- Terbit Surat Perintah Membayar (SPM)
- Terbit Standing Instruction (SI)
- Muncul instruksi top-up
Jadwal Pencairan PKH dan BPNT 2026
PKH dan BPNT merupakan bansos reguler untuk keluarga miskin atau rentan miskin. Dalam setahun, penyalurannya dibagi menjadi empat tahap, masing-masing untuk tiga bulan:
- Tahap 1: Januari–Maret 2026
- Tahap 2: April–Juni 2026
- Tahap 3: Juli–September 2026
- Tahap 4: Oktober–Desember 2026
Karena hingga akhir Oktober 2026 dana tahap 4 belum ditransfer ke rekening KPM, pencairan diperkirakan berlangsung pada November 2026.
Nominal Bansos PKH Tahap 4 2026
Bansos PKH disalurkan melalui rekening KKS dari bank Himbara, atau melalui kantor pos bagi KPM yang belum memiliki rekening.
Komponen PKH terdiri atas kesehatan (ibu hamil dan anak usia dini), pendidikan (pelajar SD–SMA atau sederajat), serta kesejahteraan sosial (lanjut usia dan penyandang disabilitas). Berikut besaran bantuan per tahap:
- Ibu hamil: Rp 750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp 750.000
- Siswa SD/sederajat: Rp 225.000
- Siswa SMP/sederajat: Rp 375.000
- Siswa SMA/sederajat: Rp 500.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000
- Lanjut usia (di atas 60 tahun): Rp 600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 2.700.000
Nominal BPNT Tahap 4 2026
BPNT atau Program Sembako diberikan sebesar Rp 200.000 per bulan, atau Rp 600.000 per tahap, kepada keluarga kurang mampu di desil 1 hingga desil 4 berdasarkan DTSEN. Bantuan ini digunakan untuk membeli kebutuhan pangan dan memenuhi gizi keluarga.
Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Tahap 4
Status bansos dapat dicek melalui situs Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos). Berikut langkahnya:
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai KTP.
- Masukkan nama penerima sesuai KTP.
- Isi kode verifikasi yang tertera.
- Klik “Cari Data”.
- Periksa daftar bansos yang muncul. Jika tertera status “YA” pada PKH atau Program Sembako, artinya penerima terdaftar aktif.
Pengecekan juga bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos, dengan terlebih dahulu membuat akun menggunakan data KTP dan Kartu Keluarga.
Periode Masih Tertulis Tahap 3? Jangan Panik
Sebagian masyarakat mungkin mendapati situs atau aplikasi Cek Bansos masih menampilkan periode Juli–September 2026. Kondisi ini lumrah karena data bantuan umumnya diperbarui lebih dulu di SIKS-NG.
SIKS-NG bersifat tertutup dan hanya dapat diakses operator DTSEN desa/kelurahan, pendamping sosial PKH, serta supervisor dinas sosial setempat.
Karena itu, KPM yang sudah berstatus “YA” tetapi periodenya belum diperbarui tidak perlu khawatir. Selama masih berada di desil 1–4, memenuhi kriteria komponen PKH, tidak berstatus exclude, dan bansos sebelumnya sudah cair, peluang mencairkan bansos tahap 4 tetap terbuka.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











