Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 12:22 WIB

Julio Cesar Siap Habis-habisan Bawa Persib Kalahkan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 12:05 WIB

Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior

Rabu, 28 Oktober 2026 11:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung
  • Julio Cesar Siap Habis-habisan Bawa Persib Kalahkan Melbourne Victory
  • Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior
  • Hujan Deras Picu Longsor di Bandung Barat, Kerugian Tembus Rp50 Juta
  • Preview Persib vs Melbourne Victory: Ujian Berat Maung Bandung Pertahankan Puncak Grup E
  • Kejutan Besar! Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup oleh Tim Kasta Keempat Fleetwood
  • Dianggap ‘B Aja’ oleh Warganet, Jawaban Menohok Aiswarya Pandit Buat Juri Mister International Nyesel?
  • Pelarian Pembacok Remaja Berkaus Persib Berakhir, Pelaku Terancam 15 Tahun Bui
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Pemerintah Siapkan Rekening Gratis Isi Saldo Rp50 Ribu, Bisa Langsung Dicairkan!

By Aga GustianaKamis, 10 September 2026 09:42 WIB2 Mins Read
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,
Ilustrasi Bantuan 2026. (Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah tengah menggodok strategi baru untuk memperluas inklusi keuangan secara nasional. Melalui arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, masyarakat Indonesia rencananya akan dibuatkan rekening bank secara bertahap yang diampu oleh dua institusi keuangan besar, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Istimewanya, setiap akun bank baru yang diterbitkan tidak akan dibiarkan kosong. Pemerintah berencana menyuntikkan saldo awal sebesar Rp50 ribu per rekening yang bersumber dari pasokan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menjangkau 200 Juta Jiwa, Kebutuhan Dana Tembus Rp11 Triliun

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa proyeksi penerima manfaat dari program pembagian rekening perbankan ini ditargetkan menyentuh hingga 200 juta penduduk.

Baca Juga:  Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP

Mengacu pada estimasi jumlah cakupan masyarakat tersebut, alokasi dana segar yang perlu disiapkan oleh negara ditaksir menyentuh angka belasan triliun rupiah.

“Dananya dari APBN. Totalnya, kalau 200 juta penduduk kan berarti kira-kira 600 juta, atau sekitar Rp 11 T lah,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Meski angka proyeksinya sudah mengemuka, skema pencairan anggaran belum akan digelontorkan dalam satu gelombang sekaligus. Airlangga menegaskan bahwa proses distribusi rekening beserta dananya bakal dieksekusi secara bergelombang.

Baca Juga:  Cair Oktober 2025: Daftar Bansos, Nominal Bantuan, dan Cara Mengeceknya

“Anggaran nanti kita bahas, karena kan nggak semuanya langsung segitu. Kan nanti itunya (penyediaan rekeningnya) secara bertahap,” kata Airlangga.

Saldo Rp50 Ribu Dipastikan Bebas Ditarik

Keputusan memberikan saldo awal sebesar Rp50 ribu dari dana APBN tentu memantik rasa penasaran publik. Banyak masyarakat bertanya-tanya apakah uang tersebut hanya sekadar angka yang wajib mengendap di dalam sistem atau benar-benar bisa dimanfaatkan.

Menjawab keraguan tersebut, Menko Airlangga menegaskan bahwa uang modal awal di dalam rekening baru itu murni menjadi hak pemilik akun dan tidak ditahan oleh bank.

Baca Juga:  Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini

“Bisa, bisa ditarik ya,” tuturnya.

Mekanisme dan Jadwal Masih Menunggu Ketetapan

Kendati BRI dan BSI telah ditunjuk sebagai perbankan pelaksana, teknis rinci di lapangan mengenai tata cara pendaftaran, kriteria penerima tahap pertama, hingga jadwal resmi peluncuran program ini masih dalam tahap finalisasi oleh pihak eksekutif.

Program bernilai Rp11 triliun ini diharapkan menjadi terobosan konkret dalam membiasakan masyarakat bertransaksi secara formal, sembari menunggu pengumuman teknis lanjutan dari pemerintah dalam waktu dekat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

apbn Bansos pemerintah rekening gratis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dianggap ‘B Aja’ oleh Warganet, Jawaban Menohok Aiswarya Pandit Buat Juri Mister International Nyesel?

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp 20.000, Cek Daftarnya

Ilustrasi Sate

Wisata Kuliner Ciamis 2026: 5 Makanan Khas Tatar Galuh yang Wajib Dicoba

Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar

5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!

Apalagi Ini? Habis Akun YouTube Hilang, Video Juan-Eve Bikin Pilot Geleng-geleng Viral Lagi!

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.