Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Senin, 2 November 2026 06:00 WIB

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Senin, 2 November 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi PMI Asal Kuningan: Tergiur Gaji Tinggi, Jamil Ditemukan Tak Bernyawa di Laos

By Aga GustianaKamis, 10 September 2026 12:40 WIB3 Mins Read
Ilustrasi jenazah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Duka mendalam tengah menyelimuti warga Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan. Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Jamil (28) ditemukan meninggal dunia di area proyek pembangunan gedung yang berlokasi di Zona Ekonomi Khusus Golden Triangle, Laos. Tragisnya, jasad korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk.

Bibi korban, Iyah Samsiah, membeberkan bahwa informasi kepulangan abadi sang keponakan baru diterima keluarga pada 31 Agustus 2026. Namun, dalam berkas resmi, Jamil tercatat telah mengembuskan napas terakhir sejak 11 Agustus 2026.

“Ditemukan tanggal 11 Agustus di gedung Konstruksi Triangle. Kondisi mayat sudah tidak bisa dikenali, tapi di sampingnya ada identitas ponakan saya. Yang ngabarin dari KBRI Laos, terus ke KBRI Indonesia, terus dari pihak kepolisian sampai ke pihak desa. Jamil anak ketiga, orang tuanya merantau di Jakarta. Ponakan saya itu saya yang mengurus dari kecil,” tutur Iyah, Kamis (10/9/2026).

Beralih dari Satpam Jakarta hingga Hilang Kontak

Baca Juga:  Air Mata Penantian 32 Tahun, PMI Asal Cirebon yang Hilang Kontak di Arab Saudi Akhirnya Ditemukan

Awal perjalanan Jamil menuju luar negeri bermula dari bujukan rekan tetangganya pada akhir 2025. Padahal, saat itu ia sudah memiliki pekerjaan tetap sebagai petugas keamanan di Jakarta. Janji manis penghasilan besar tanpa beban biaya pemberangkatan membuat Jamil mantap melangkah tanpa sepengetahuan detail keluarga.

Pihak keluarga sempat kehilangan jejak komunikasi selama dua bulan. Kabar keberadaan Jamil baru terendus saat ia terdeteksi berada di Singapura untuk bekerja di sektor jasa pengiriman.

“Kalau nggak salah berangkat dari Jakarta itu sekitar bulan November 2025. Ada yang ngajak, kebetulan warga di sini juga, tetangga saya juga. Diiming-imingi gaji besar gitu kan, ya mungkin tergiurlah keponakan saya. Mungkin syarat-syaratnya ditanggung sama perusahaan. Jadi tidak mengeluarkan ongkos. Hilang kontak nah, 2 bulan kemudian itu baru ada tetangga saya ngabarin ke saya bahwa ada di Singapura kerja di perusahaan ekspedisi,” tutur Iyah.

Baca Juga:  Hadirkan Langkah Konkret, Pekerja Migran Indonesia Putuskan Dukung ASIH

Jejak riwayat perjalanannya terus berpindah hingga akhirnya berlabuh di Laos. Sebelum saluran komunikasi terputus total pada akhir Juli, Jamil sempat merayakan hari kelahirannya bersama rekan-rekan kerja. Bahkan, ia diam-diam telah mengumpulkan tabungan demi membayar denda penalti kontrak senilai Rp50 juta agar bisa pulang ke Indonesia.

Meski belum dipastikan apakah Jamil merupakan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), fokus utama keluarga saat ini adalah kepulangan jasad pemuda tersebut ke kampung halaman.

Baca Juga:  Touring Demokrasi, KPU Jabar Ajak Warga Kuningan Aktif Gunakan Hak Pilih

“Harapan saya anak saya kembali. Walaupun istilahnya dia tidak ada, sudah tidak utuh lagi apa bagaimana, pokoknya pengennya anak saya kembali. Mohon dibantunya kepada pihak-pihak yang terkait. Semoga anak saya bisa pulang walaupun istilahnya dalam keadaan apapun,” tutur Iyah.

Disnaker dan Kementerian Turun Tangan

Merespons tragedi kemanusiaan ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan, Toto Toharuddin, mengonfirmasi bahwa penanganan kasus sudah berjalan. Langkah investigasi langsung digelar bersama perwakilan pemerintah pusat.

“Infonya baru tadi sore. Kami langsung turun ke lapangan dan semalam udah komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat Timbang. Pagi ini tim investigasi Disnaker mau turun ke lapangan. Dan sekaligus bertemu dengan tim dari kementrian PMI,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kamboja Kuningan PMI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.