Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Apple Resmi Luncurkan iPhone Duo, HP Lipat Pertama dengan Chip A20 Pro!

Kamis, 10 September 2026 12:59 WIB

Tragedi PMI Asal Kuningan: Tergiur Gaji Tinggi, Jamil Ditemukan Tak Bernyawa di Laos

Kamis, 10 September 2026 12:40 WIB

Prediksi Manchester United vs Sabah: Sesko Starter, Setan Merah Diprediksi Menang

Kamis, 10 September 2026 11:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Apple Resmi Luncurkan iPhone Duo, HP Lipat Pertama dengan Chip A20 Pro!
  • Tragedi PMI Asal Kuningan: Tergiur Gaji Tinggi, Jamil Ditemukan Tak Bernyawa di Laos
  • Prediksi Manchester United vs Sabah: Sesko Starter, Setan Merah Diprediksi Menang
  • Persib Diam-Diam Incar Amar Brkić? Pemain Muda Timnas Indonesia di Jerman
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Rp15 Ribu, 1 Gram Jadi Rp2,625 Juta
  • Bansos September 2026 Belum Masuk? Ini Cara Cek PKH, BPNT dan Bantuan Beras
  • Pemerintah Siapkan Rekening Gratis Isi Saldo Rp50 Ribu, Bisa Langsung Dicairkan!
  • Dukung Persib Tanpa Risiko: Seruan Nonton Dari Rumah Jelang Duel Lawan Persija
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 10 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi PMI Asal Kuningan: Tergiur Gaji Tinggi, Jamil Ditemukan Tak Bernyawa di Laos

By Aga GustianaKamis, 10 September 2026 12:40 WIB3 Mins Read
Ilustrasi jenazah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Duka mendalam tengah menyelimuti warga Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan. Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Jamil (28) ditemukan meninggal dunia di area proyek pembangunan gedung yang berlokasi di Zona Ekonomi Khusus Golden Triangle, Laos. Tragisnya, jasad korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk.

Bibi korban, Iyah Samsiah, membeberkan bahwa informasi kepulangan abadi sang keponakan baru diterima keluarga pada 31 Agustus 2026. Namun, dalam berkas resmi, Jamil tercatat telah mengembuskan napas terakhir sejak 11 Agustus 2026.

“Ditemukan tanggal 11 Agustus di gedung Konstruksi Triangle. Kondisi mayat sudah tidak bisa dikenali, tapi di sampingnya ada identitas ponakan saya. Yang ngabarin dari KBRI Laos, terus ke KBRI Indonesia, terus dari pihak kepolisian sampai ke pihak desa. Jamil anak ketiga, orang tuanya merantau di Jakarta. Ponakan saya itu saya yang mengurus dari kecil,” tutur Iyah, Kamis (10/9/2026).

Beralih dari Satpam Jakarta hingga Hilang Kontak

Baca Juga:  Tebar Kebahagiaan di Hari PMI, Timezone Indonesia Gelar Donor Darah di 14 Venue

Awal perjalanan Jamil menuju luar negeri bermula dari bujukan rekan tetangganya pada akhir 2025. Padahal, saat itu ia sudah memiliki pekerjaan tetap sebagai petugas keamanan di Jakarta. Janji manis penghasilan besar tanpa beban biaya pemberangkatan membuat Jamil mantap melangkah tanpa sepengetahuan detail keluarga.

Pihak keluarga sempat kehilangan jejak komunikasi selama dua bulan. Kabar keberadaan Jamil baru terendus saat ia terdeteksi berada di Singapura untuk bekerja di sektor jasa pengiriman.

“Kalau nggak salah berangkat dari Jakarta itu sekitar bulan November 2025. Ada yang ngajak, kebetulan warga di sini juga, tetangga saya juga. Diiming-imingi gaji besar gitu kan, ya mungkin tergiurlah keponakan saya. Mungkin syarat-syaratnya ditanggung sama perusahaan. Jadi tidak mengeluarkan ongkos. Hilang kontak nah, 2 bulan kemudian itu baru ada tetangga saya ngabarin ke saya bahwa ada di Singapura kerja di perusahaan ekspedisi,” tutur Iyah.

Baca Juga:  Anak Kelas 2 SD di Kuningan Alami Perundungan sampai Luka, Pelaku Sempat Ancam Korban

Jejak riwayat perjalanannya terus berpindah hingga akhirnya berlabuh di Laos. Sebelum saluran komunikasi terputus total pada akhir Juli, Jamil sempat merayakan hari kelahirannya bersama rekan-rekan kerja. Bahkan, ia diam-diam telah mengumpulkan tabungan demi membayar denda penalti kontrak senilai Rp50 juta agar bisa pulang ke Indonesia.

Meski belum dipastikan apakah Jamil merupakan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), fokus utama keluarga saat ini adalah kepulangan jasad pemuda tersebut ke kampung halaman.

Baca Juga:  Dahsyatnya Banjir Bandang Cisolok Sukabumi: Sungai Mengamuk, Kampung Luluh Lantak

“Harapan saya anak saya kembali. Walaupun istilahnya dia tidak ada, sudah tidak utuh lagi apa bagaimana, pokoknya pengennya anak saya kembali. Mohon dibantunya kepada pihak-pihak yang terkait. Semoga anak saya bisa pulang walaupun istilahnya dalam keadaan apapun,” tutur Iyah.

Disnaker dan Kementerian Turun Tangan

Merespons tragedi kemanusiaan ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan, Toto Toharuddin, mengonfirmasi bahwa penanganan kasus sudah berjalan. Langkah investigasi langsung digelar bersama perwakilan pemerintah pusat.

“Infonya baru tadi sore. Kami langsung turun ke lapangan dan semalam udah komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat Timbang. Pagi ini tim investigasi Disnaker mau turun ke lapangan. Dan sekaligus bertemu dengan tim dari kementrian PMI,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kamboja Kuningan PMI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Belum Masuk? Ini Cara Cek PKH, BPNT dan Bantuan Beras

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BPNT September 2026 Masih Cair! Cek NIK KTP dan Bantuan Rp600 Ribu yang Bisa Diterima

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Terlewat! Bansos PKH September 2026 Masuk Tahap 3, Segini Nominalnya

Viral Siswi MTs di Garut Dikeroyok Kawanan Pelajar, Polisi Ungkap Korban Tak Cuma Satu

5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda saat Liput Gunung Anak Krakatau, Ini Kronologinya

Pencabulan

Guru SMAN 1 Pamanukan Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, 11 Siswa Disebut Melapor

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.