Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Rabu, 18 Maret 2026 18:00 WIB

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Rabu, 18 Maret 2026 17:25 WIB

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

Rabu, 18 Maret 2026 17:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
  • Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh
  • Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bivitri Susanti Hargai Ganjar dan Mahfud yang Tak Ikut dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran

By SusanaRabu, 8 Mei 2024 21:30 WIB2 Mins Read
Bivitri Susanti. Foto: Tangkapan layar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti turut menghargai keputusan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang memutuskan tak masuk dalam pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu disampaikan Bivitri Susanti saat hadir sebagai narasumber dalam Seminar Nasional “Pelaksanaan Pemilu 2024: Evaluasi dan Gagasan Ke Depan” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Rabu (8/5/2024).

“Prof Mahfud dan Pak Ganjar, saya menghargai justru karena sudah menyatakan bahwa mereka tidak akan ikut pada pemerintahan yang akan datang,” ucap Bivitri.

Menurutnya, ajang lima tahunan ini selalu membuat pihak-pihak tertentu ribut akan pilihannya, namun setelah pemilu usai seakan-akan dilupakan begitu saja.

Baca Juga:  Ratusan Spanduk Pertegas Dukungan Alumni Unpad dan Relawan Ka’bah Untuk Ganjar

Tidak hanya itu, Bivitri juga menyinggung terkait bagi-bagi jabatan yang sudah mulai dilakukan pemerintah mendatang.

“Kita dibuat ribut nih 5 tahun sekali, kita bertengkar, padahal begitu suara kita udah didapat, yang di sebelah sana udah peluk-pelukan, udah bagi-bagi jabatan, sampai mau mengubah kementerian negara, kitanya masih bertengkar,” bebernya.

Baca Juga:  Soal Aksi Bersorak Gibran Kena Tegur KPU, TKN: Namanya Ekspresi

Dalam kesempatan yang sama, Dosen STHI Jentera itu pun mengungkap terkait isu lama dan isu baru pada Pemilu 2024. Menurutnya, isu-isu lama dalam Pemilu 2024 ini semakin laten dan semakin menguat, bahkan dampak negatif nya semakin terlihat.

Adapun isu lama tersebut, di antaranya yang pertama yaitu ambang batas pencalonan presiden menguatkan elit dan mengurangi kualitas demokrasi. Lalu kedua, tentang dana kampanye dan politik uang yang semakin menggila.

“Jadi yang pertama presidential threshold, kita sekarang sangat boleh dan harus mengkritik soal bansos, pengerahan aparat dan sebagainya. Tapi tolong jangan lupa bahwa ada satu akar masalah yang sampai sekarang belum kita coba bongkar,” terangnya.

Baca Juga:  Jelang Debat, Gibran Lakukan Persiapan dengan Perbanyak Diskusi

Sementara terkait isu baru yang ada pada Pemilu 2024, Bivitri membaginya kedalam 4 macam. Pertama terkait Nepotisme, yang meliputi penyalahgunaan kekuasaan Presiden, Politik Gentong Babi, dan pengarahan aparat.

“Kedua, penyelenggara pemilu tidak profesional. Ketiga, pembajakan mahkamah konstitusi,” ujarnya.

Kemudian yang terakhir mengenai masalah pendidikan politik dan pembodohan struktural.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bivitri Susanti Ganjar Pranowo Gibran Mahfud MD pemerintah Prabowo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh

PO Haryanto Gak Ngaku?! Skandal Bus ‘Siluman’ Seruduk 6 Mobil, Siapa Tanggung Jawab?

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.