bukamata.id – Prestasi membanggakan para pejuang olahraga masyarakat Kabupaten Bandung di kancah nasional akhirnya berbuah manis. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, secara resmi menyalurkan uang apresiasi atau “kadeudeuh” bagi para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama daerah pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) 2025 lalu.
Prosesi penyerahan penghargaan ini berlangsung hangat di Gedung Mohamad Toha, Soreang, Jumat (6/3/2026), sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka yang membawa Jawa Barat kembali menyabet gelar juara umum.
Tulang Punggung Kemenangan Jawa Barat
Kabupaten Bandung bukan sekadar peserta biasa dalam ajang tersebut. Wilayah ini terbukti menjadi lumbung medali terbesar bagi kontingen Jawa Barat. Ketua KORMI Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati, melaporkan capaian fantastis berupa 26 medali emas, 15 perak, dan 19 perunggu.
“Pada ajang FORNAS VIII NTB 2025, Kabupaten Bandung berhasil meraih 26 medali emas, 15 medali perak, dan 19 medali perunggu. Atas capaian tersebut, Kabupaten Bandung juga mendapat penghargaan langsung dari Gubernur Jawa Barat sebagai kabupaten penyumbang medali terbanyak,” ujar Emma dalam laporannya.
Emma juga berharap dukungan kebijakan anggaran untuk para pegiat olahraga tetap menjadi prioritas pemerintah daerah ke depannya.
“Ini merupakan bentuk apresiasi dari Bupati Bandung kepada para pegiat olahraga masyarakat. Mudah-mudahan meskipun ada penyesuaian anggaran, uang kadeudeuh bagi atlet dan pelatih berprestasi tetap dapat dipertahankan karena ini menjadi kebanggaan bagi para pegiat olahraga masyarakat,” tambahnya.
Olahraga Masyarakat Dongkrak Angka Harapan Hidup
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Pria yang akrab disapa Kang DS ini menilai kinerja KORMI sangat solid dalam membina kekompakan tim.
“Saya sangat mengapresiasi KORMI Kabupaten Bandung, bukan hanya ketuanya, tetapi seluruh jajaran yang telah kompak, solid, dan terus mendukung para penggiat serta atlet olahraga masyarakat di Kabupaten Bandung,” tutur Kang DS.
Lebih dari sekadar mengejar medali, Kang DS menekankan bahwa masifnya partisipasi olahraga masyarakat berkontribusi nyata pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Semakin warga rajin bergerak, maka tingkat kesehatan dan angka harapan hidup di Kabupaten Bandung pun otomatis terkerek naik.
Menuju Bandung Bedas Community Sport
Menyambut Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, KORMI juga tengah menyiapkan agenda besar bertajuk Bandung Bedas Community Sport pada April mendatang. Selain sebagai ajang pembinaan prestasi menuju Porprov Jabar 2026, kegiatan ini diproyeksikan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal melalui keterlibatan masyarakat luas.
Sebagai catatan, tingkat partisipasi olahraga masyarakat tertinggi di Kabupaten Bandung saat ini dipegang oleh lima kecamatan unggulan, yaitu:
- Margahayu (86,6%)
- Cimaung (83,3%)
- Kutawaringin (76,1%)
- Cimenyan (71,6%)
- Cilengkrang (64,4%)
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









