bukamata.id – Dunia maya digemparkan oleh sebuah video yang memperlihatkan Farhan, bocah laki-laki yang sehari-harinya membantu orang tua berjualan sekoteng, mengalami musibah tragis di tengah malam.
Rekaman yang viral ini memperlihatkan kerasnya perjuangan hidup seorang anak kecil demi menyambung hidup keluarga di tengah keterbatasan.
Dalam video tersebut, Farhan terlihat kehilangan keseimbangan dan terperosok ke dalam sebuah selokan. Kejadian itu menyebabkan tumpahnya bahan dagangan panas yang langsung mengenai tubuhnya, sehingga ia menderita luka bakar serius di beberapa bagian tubuh.
Kronologi Tragis
Menurut rekaman video yang beredar luas, Farhan sedang menjalankan rutinitas berjualan seperti biasa di kawasan komplek yang ramai, meski malam telah larut.
Insiden terperosok ke selokan terjadi secara tiba-tiba, memicu tumpahan sekoteng panas dan alat dagangannya mengenai tubuhnya.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan pertama. Meski demikian, trauma dan rasa sakit Farhan tampak sangat mendalam. Seorang saksi mata mengatakan:
“Dibadannya masih ada luka bakar tapi dia masih mikul sekutengnya,” tulis akun @whitechocolate3003 yang diunggah ulang akun Instagram @folkkonoha.
Kondisi itu menyoroti keberanian dan tanggung jawab seorang anak kecil yang rela menahan sakit demi membantu keluarga.
Penolakan yang Menyayat Hati
Meski terluka parah, Farhan berusaha memikul kembali dagangannya. Namun ketika warga berupaya memberikan pertolongan medis lebih lanjut, bocah ini justru menolak dengan penuh ketakutan. Rekaman suara yang viral memperlihatkan rintihan dan penolakan:
“Jangan, jangan, enggak, enggak, enggak. Makasih, makasih.”
Diduga rasa trauma dan syok membuat Farhan memilih pergi menjauh dari kerumunan warga. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi mereka yang menyaksikan, meski niat mereka baik.
Dukungan Netizen dan Kisah Inspiratif
Video ini memicu empati warganet yang kemudian memberikan doa dan dukungan moral melalui kolom komentar Instagram @folkkonoha pada Minggu (8/3/2026). Beberapa komentar yang dinarasikan:
- Akun @ryd*** menulis, “Dia susah tapi gak mau menyusahin orang, kelak kau kan sukses.”
- Akun @bud*** menambahkan, “Dek banyak yg nge-Do’ain nih, semoga kamu kuat dan diberikan kesehatan dan rezeki berlimpah berkah ya. Aamiin.”
- Akun @jm6*** berkomentar, “Luka nyeri bisa dia tahan, tapi luka untuk perut keluarganya dia tidak bisa tahan… lebih baik dia terus bekerja (dagang) untuk perut adik-adiknya.”
- Akun @akr*** menambahkan, “Semoga Allah selalu melindungi mu dek dan semoga rezekimu selalu dilancarkan dan diperbanyak.”
Latar Belakang dan Kondisi Keluarga
Farhan berasal dari kampung dan keluarganya belum memiliki BPJS Kesehatan. Ayahnya sehari-hari juga berjualan sekoteng, sementara Farhan ikut membantu untuk meringankan beban keluarga sambil menunggu proses administrasi agar bisa kembali melanjutkan sekolah. Ibunya saat ini tidak bekerja karena merawat orang tua yang sedang sakit.
Setelah kejadian, Farhan sudah dibawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan luka bakar. Bantuan dari masyarakat berupa uang tunai dan sembako juga telah disalurkan kepada keluarga, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan.
Harapan dan Doa untuk Farhan
Kisah ini menjadi pengingat bagi publik akan semangat dan tanggung jawab anak-anak yang membantu keluarga dalam keterbatasan.
Fenomena viral ini tidak hanya mengundang empati, tetapi juga menginspirasi masyarakat tentang pentingnya kepedulian sosial dan solidaritas terhadap anak-anak yang berjuang di tengah keterbatasan hidup.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










