bukamata.id – Nama Fajar Sad Boy, atau nama aslinya Fajar Labatjo, kembali menjadi sorotan publik. Meski momen viralnya di masa lalu sudah lewat, sosok Fajar tetap eksis karena kepiawaiannya merangkai kata sederhana namun sarat makna, baik untuk motivasi, curhat cinta, hingga pesan kehidupan dan keagamaan.
Awal Kehidupan dan Latar Belakang
Fajar lahir pada awal 2000-an di Desa Bubea, Bone Bolango, Gorontalo, dari keluarga sederhana. Ia adalah anak ketiga dari empat bersaudara.
Meski tumbuh dalam keterbatasan ekonomi, Fajar sejak kecil dikenal pendiam tapi cerdas, memiliki kepekaan tinggi terhadap perasaan orang lain, dan kemampuan berbicara yang menawan.
Fajar bahkan sudah menunjukkan kemampuan komunikasi yang kuat sejak dini, sesuatu yang kemudian menjadi kunci popularitasnya.
Karakternya yang tulus dan ekspresif membuat banyak orang mudah tersentuh, terutama ketika ia mulai membagikan kisah hidupnya di media sosial.
Viral Usai Curhat Patah Hati
Popularitas Fajar melejit setelah sebuah video memperlihatkan dirinya menangis akibat ditolak seorang wanita tersebar luas pada 2022. Video itu memicu simpati warganet dan membuatnya dijuluki “Sad Boy”.
Dari video sederhana ini, Fajar mulai dikenal sebagai sosok yang jujur dalam mengekspresikan perasaannya, dan kemampuannya menyentuh hati publik tidak hanya terbatas pada tangisan, tetapi juga kata-kata yang ia ucapkan.
Multitalenta: Motivator, Penyanyi, Qari, hingga Ceramah Cilik
Fajar tidak hanya viral karena ekspresi sedihnya. Ia berkembang menjadi figur multitalenta:
- Motivator Cinta: Kalimat-kalimatnya sederhana tapi sarat makna. Kata-kata motivasi dan curhat cintanya tersebar luas di media sosial, membuat banyak orang terinspirasi.
- Penyanyi: Fajar merilis lagu “Cinta Tak Selamanya Seindah”, membuktikan bahwa ia juga piawai dalam dunia musik.
- Qari: Ia memiliki kemampuan melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan fasih dan merdu, salah satunya saat membacakan Surat Ar-Rahman, menarik simpati publik.
- Ceramah Cilik Viral: Salah satu jejak digital yang kembali viral adalah momen Fajar ceramah di pom bensin. Dalam video tersebut, ia berbicara dengan bahasa yang sederhana namun mendalam:
“Lihat dulu kalau orang lain menanyakan kepada kita di mana tempat Allah berada, Allah akan berfirman, jangan-jangan umat manusia mencarikan Allah di mana-mana karena hanya ikut saja perintahnya. Salat lima waktu jangan disia-siakan di dunia ini karena hanya sementara,” ucap Fajar dengan penuh penghayatan.
Momen ini menunjukkan bahwa selain kemampuan puitis dan musikal, Fajar memiliki kesadaran spiritual yang tinggi, bahkan di usia muda, dan mampu menyampaikan pesan keagamaan secara mengena.
Kepiawaian Merangkai Kata Puitis
Fajar menjadi terkenal karena kepandaiannya merangkai kata puitis, terutama terkait cinta monyet. Dalam tayangan televisi, ia beradu kata dengan Deny Cagur dan Rafi Ahmad, menjelaskan metafora sederhana menjadi refleksi yang menyentuh. Contohnya, ketika ditanya tentang eceng gondok:
“Eceng gondok itu seperti cinta saya, terlihat tidak berguna, tapi bagi ikan, ia berguna. Begitulah cinta saya, berguna hanya bagi orang yang mencintai dengan tulus.”
Selain itu, ia juga menyampaikan metafora lato-lato dan lengkuas untuk menggambarkan hubungan dan cinta yang rumit namun mudah dipahami lewat kata-kata puitisnya.
Kedekatan dengan Amanda Manopo
Hubungan profesional Fajar dengan Amanda Manopo menarik perhatian publik. Mereka pertama kali dipertemukan dalam proyek web series dan film, termasuk Paylater! pada 2024.
Kedekatan mereka tumbuh alami hingga Amanda menyebut Fajar sebagai “khodam”-nya, menandakan ikatan seperti kakak-adik. Fajar bahkan hadir di pernikahan Amanda, membuktikan kedekatan mereka bukan sekadar gimmick.
Amanda menegaskan bahwa Fajar adalah sosok sederhana, rendah hati, dan tidak pernah meminta berlebihan, termasuk terkait isu riders mewah yang sempat viral. Fajar menjelaskan bahwa daftar riders hanyalah kebutuhan syuting konsep CEO, bukan kebutuhan pribadinya.
Sosok Inspiratif dan Kesederhanaan yang Konsisten
Kisah Fajar Sad Boy membuktikan bahwa kepolosan, bakat, dan kesederhanaan bisa menjadi kekuatan di dunia hiburan. Ia tetap tampil apa adanya, tulus, dan fokus pada kemampuan merangkai kata yang menyentuh hati banyak orang.
Jejak digitalnya, mulai dari video viral menangis, membacakan Al-Qur’an, hingga ceramah di pom bensin, menunjukkan sisi lain dari Fajar: anak muda yang cerdas, kreatif, dan memiliki kedewasaan spiritual di atas usianya.
Kesimpulan
Fajar Sad Boy bukan sekadar fenomena viral sesaat. Ia adalah sosok multitalenta: dari penyanyi, motivator cinta, qari, hingga ceramah cilik yang menyentuh. Kepiawaiannya merangkai kata sederhana tapi sarat makna menjadikannya tetap eksis dan relevan. Jejak digitalnya menginspirasi generasi muda bahwa ketulusan, bakat, dan kesederhanaan bisa melahirkan dampak besar, baik di media sosial maupun kehidupan nyata.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









