bukamata.id – Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada November 2025 sebagai bentuk dukungan bagi para pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini senilai Rp600 ribu dan ditujukan untuk membantu karyawan berpenghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan agar tetap memiliki daya beli di tengah situasi ekonomi yang belum stabil.
Program BSU diharapkan bisa menjadi bantalan ekonomi bagi para pekerja sekaligus mencegah potensi pemutusan hubungan kerja (PHK). Karena itu, penting bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mengetahui apakah mereka termasuk penerima bantuan atau tidak.
Ada tiga cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengecek status penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025, baik melalui aplikasi, situs resmi, maupun SMS. Berikut panduannya.
1. Mengecek Lewat Aplikasi BPJSTKU
Langkah pertama yang paling praktis adalah menggunakan aplikasi BPJSTKU (BPJamsostek Mobile). Berikut cara lengkapnya:
- Unduh aplikasi BPJSTKU di Google Play Store atau App Store.
- Lakukan registrasi akun untuk mendapatkan PIN.
- Setelah berhasil login, buka menu “Kartu Digital”.
- Pada tampilan kartu digital, gulir ke bagian bawah untuk melihat status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, apakah masih aktif atau tidak.
Dengan cara ini, peserta juga bisa memantau data pribadi dan saldo jaminan yang tercatat dalam sistem BPJS.
2. Mengecek Melalui Website Resmi BPJS Ketenagakerjaan
Bagi yang tidak ingin menggunakan aplikasi, pengecekan BSU juga bisa dilakukan melalui website resmi BPJS Ketenagakerjaan di alamat https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka laman resmi BPJS Ketenagakerjaan.
- Pilih menu “Registrasi” untuk membuat akun baru jika belum memiliki akun.
- Isi formulir pendaftaran sesuai data diri dan masukkan alamat email serta nomor ponsel aktif.
- Tunggu PIN yang akan dikirim melalui email dan SMS.
- Setelah terdaftar, login kembali menggunakan email dan kata sandi yang sudah dibuat.
- Pilih menu “Layanan”, kemudian klik “Kartu Digital”.
- Di bagian bawah tampilan kartu, akan terlihat status kepesertaan aktif atau tidak aktif.
Dengan masuk ke laman ini, pengguna juga bisa melihat informasi saldo Jaminan Hari Tua (JHT) dan riwayat kepesertaan lainnya.
3. Cek Melalui SMS
Selain lewat aplikasi dan situs web, beberapa periode penyaluran BSU sebelumnya juga menyediakan layanan pemberitahuan melalui SMS resmi dari BPJS Ketenagakerjaan. Biasanya peserta yang berhak menerima akan mendapat notifikasi langsung di nomor ponsel yang terdaftar.
Meskipun cara ini tidak selalu aktif setiap waktu, peserta disarankan memastikan nomor ponsel yang digunakan saat pendaftaran masih aktif agar tidak melewatkan informasi penting dari BPJS.
Siapa yang Berhak Menerima BSU 2025?
Mengacu pada ketentuan Kementerian Ketenagakerjaan, penerima BSU adalah pekerja atau buruh yang:
- Terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan hingga batas waktu yang ditentukan.
- Mempunyai gaji atau upah di bawah Rp3,5 juta per bulan.
- Bukan pegawai pemerintah, ASN, atau TNI/Polri.
- Berdomisili di wilayah yang masuk daftar penerima bantuan.
Pemerintah menyalurkan dana ini secara bertahap melalui rekening bank yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Penutup
Mengetahui cara cek BSU BPJS Ketenagakerjaan November 2025 sangat penting agar pekerja tidak melewatkan bantuan dari pemerintah. Pastikan data kepesertaan BPJS selalu diperbarui dan akunmu aktif, baik di aplikasi maupun di website resmi.
Bagi yang memenuhi kriteria, bantuan sebesar Rp600 ribu ini bisa menjadi tambahan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang akhir tahun
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








