Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Minggu, 1 November 2026 19:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Update BSU 2026: Apakah Bantuan Subsidi Upah Akan Cair Lagi?

By Aga GustianaMinggu, 4 Januari 2026 06:00 WIB3 Mins Read
Cara cek penerima BSU 2025 di aplikasi JMO
DLH Kota Bandung alihkan Rp 29 miliar dari pengadaan insinerator ke teknologi RDF. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) sempat menjadi angin segar bagi jutaan pekerja pada tahun lalu. Pemerintah saat itu menyalurkan bantuan untuk periode Juni dan Juli dengan nilai total Rp600 ribu per penerima. Memasuki tahun 2026, muncul pertanyaan besar di kalangan pekerja: apakah BSU akan kembali disalurkan?

Pada pelaksanaannya di 2025, BSU diberikan berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2025. Skema bantuan tersebut menetapkan subsidi sebesar Rp300 ribu per bulan selama dua bulan dan dibayarkan sekaligus kepada pekerja yang memenuhi kriteria.

Skema ini dinilai cukup membantu, terutama untuk menutup kebutuhan harian di tengah tekanan ekonomi. Tak mengherankan jika isu kelanjutan BSU kembali ramai dibicarakan menjelang 2026.

Pernyataan Pemerintah soal Kelanjutan BSU

Menjawab berbagai spekulasi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan penegasan pada akhir Oktober 2025. Dalam sebuah agenda media briefing di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, ia menyatakan bahwa BSU tidak akan berlanjut.

Baca Juga:  Cuma 1 Menit! Cara Praktis Cek Status Penerima BSU 2025 Lewat Aplikasi JMO dan Link Resmi

“Saya mau bilang bahwa BSU tahap dua tidak ada. Jadi yang beredar di media pengecekan tahap dua itu tidak betul.”

Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan informasi yang sempat beredar di media sosial mengenai pencairan lanjutan BSU. Hingga kini, tidak ada pengumuman resmi dari Kemnaker yang mengindikasikan adanya program BSU baru di 2026.

Pemerintah juga menegaskan bahwa setiap kebijakan bantuan akan diumumkan secara terbuka melalui situs resmi dan akun media sosial instansi terkait.

Anggaran Perlindungan Sosial 2026 Naik

Meski BSU tidak dilanjutkan, pemerintah tetap meningkatkan anggaran perlindungan sosial dalam APBN 2026. Total anggaran perlinsos tercatat mencapai Rp508,2 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp468,1 triliun.

Dana perlindungan sosial ini mencakup berbagai program bantuan lain, mulai dari bantuan sosial reguler hingga dukungan pendidikan dan penanganan bencana.

Baca Juga:  BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025: Syarat, Cara Cek, dan Jadwal Pencairan Terbaru

Beberapa alokasi utama antara lain:

  • Program Keluarga Harapan (PKH): Rp28,7 triliun
  • Kartu Sembako: Rp43,8 triliun
  • BLT Dana Desa: Rp6,5 triliun
  • KIP Kuliah: Rp17 triliun

Dengan demikian, fokus bantuan pemerintah di 2026 lebih diarahkan ke program perlinsos yang bersifat berkelanjutan.

Gambaran Syarat Penerima BSU

Walaupun BSU tidak dilanjutkan, tak ada salahnya mengetahui kembali kriteria penerima BSU sebagai referensi. Berdasarkan aturan sebelumnya, penerima BSU harus memenuhi syarat berikut:

  • Berstatus sebagai pekerja atau buruh
  • Warga Negara Indonesia dengan NIK aktif
  • Terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kategori Penerima Upah
  • Memiliki gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan
  • Bukan ASN, TNI, atau Polri
  • Diprioritaskan bagi pekerja yang tidak menerima bantuan PKH

Kriteria tersebut digunakan pemerintah untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Cara Cek Status BSU (Berdasarkan Penyaluran Sebelumnya)

Mengacu pada pelaksanaan tahun lalu, pengecekan status BSU dilakukan melalui kanal resmi Kemnaker. Berikut alur pengecekan yang pernah digunakan:

  1. Akses laman https://bsu.kemnaker.go.id
  2. Gulir ke bagian pengecekan NIK
  3. Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP
  4. Isi kode keamanan (captcha)
  5. Klik tombol Cek Status
  6. Informasi status penerima akan muncul di layar
Baca Juga:  Pemerintah Siapkan BSU 2026 Sebesar Rp900 Ribu, Cek Jadwal Pencairan dan Syarat Penerimanya

Namun, perlu dicatat bahwa akses pengecekan ini hanya aktif saat program BSU berjalan.

Kesimpulan

Hingga saat ini, pemerintah memastikan bahwa Bantuan Subsidi Upah tidak dilanjutkan pada 2026. Meski demikian, anggaran perlindungan sosial justru mengalami peningkatan dan dialihkan ke berbagai program bantuan lain.

Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terkonfirmasi. Jika ada kebijakan baru terkait bantuan pekerja, pengumuman resmi akan menjadi rujukan utama.

Semoga informasi ini membantu menjawab rasa penasaran seputar BSU 2026.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bantuan Subsidi Upah BPJS Ketenagakerjaan Kemnaker
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati

Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan

Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI

Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?

Bansos

Siap-siap! Rilis 10 November, Syarat Dapat Bansos Digital Wajib Scan Wajah dan NIK

Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.