Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kejutan di Tengah Persiapan Persib! Oh In-kyun Muncul, FC Seoul Langsung Dibongkar

Rabu, 16 September 2026 16:04 WIB

82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban

Rabu, 16 September 2026 15:54 WIB

Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!

Rabu, 16 September 2026 15:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kejutan di Tengah Persiapan Persib! Oh In-kyun Muncul, FC Seoul Langsung Dibongkar
  • 82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Korban Ledakan Gas Mandalajati Meninggal, Walikota: Kami Sangat Berduka
  • Babi Hutan Nyasar ke Puskesmas di Cianjur, Bikin Warga dan Pasien Panik
  • Lahan Kebakaran Cihanja Bandung Disegel, Farhan Curigai Ada Transaksi Sampah dari Luar Kota
  • 10 Rekomendasi Tempat Wisata Terbaik di Tasikmalaya, Cocok untuk Liburan Singkat Bersama Keluarga
  • Sambut HUT ke-36, JNE Gandeng Seniman Muklay Sulap Armada Pengiriman Jadi Galeri Seni Berjalan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

By Mulki AlbarSelasa, 15 September 2026 15:01 WIB2 Mins Read
Sekitar 300 SPPG di Bandung menghasilkan 50 ton sampah per hari. Foto: Diskominfo.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti persoalan sampah yang dihasilkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di Kota Bandung, jumlah SPPG saat ini tercatat sekitar 300 unit. Dari ratusan SPPG tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mengidentifikasi timbulan sampah yang mencapai sekitar 50 ton per hari.

Farhan mengatakan, sebagian besar sampah yang dihasilkan SPPG tersebut merupakan sampah organik. Kondisi ini menjadi perhatian Pemkot Bandung karena membutuhkan pola pengelolaan yang tepat agar tidak menambah beban persoalan sampah kota.

“Iya, itu kan sekarang ini sudah teridentifikasi dari DLH, ada 50 ton sampah per hari dari SPPG. Nah, ini kan pengelolaannya adalah pengelolaan sampah organik rata-rata,” ujar Farhan, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga:  Menanti Hasil Kajian Pusat, Pemkot Bandung Siap Terima Manfaat Optimalisasi Bandara Husein

Menurut Farhan, Pemkot Bandung akan memperkuat pengelolaan sampah organik yang berasal dari SPPG. Langkah tersebut dinilai penting karena sampah organik menjadi salah satu komponen utama yang harus ditangani dalam sistem pengelolaan sampah secara keseluruhan.

“Karena bagaimanapun juga, pengelolaan sampah organik adalah kunci dari keberhasilan kita untuk mengelola sampah secara keseluruhan,” katanya.

Baca Juga:  Wali Kota Farhan Lepas 218 Pejabat, Momentum Tegakkan Birokrasi Bersih dan Berintegritas

Pengawasan MBG Melibatkan Sejumlah OPD

Di sisi lain, Farhan memastikan Pemkot Bandung tetap mendukung pelaksanaan program MBG karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sangat bermanfaat. Makanya saya bilang Pemerintah Kota Bandung mendukung 100 persen program MBG,” ucap Farhan.

Namun, dukungan tersebut dibarengi dengan pengawasan terhadap berbagai aspek pelaksanaan program. DKPP menjadi salah satu OPD yang terlibat, bersama Dinas Kesehatan, DLH, serta unsur kewilayahan.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai ketentuan, termasuk dari sisi pangan, kesehatan, hingga pengelolaan limbah yang dihasilkan SPPG.

Baca Juga:  Jamin Hak Pendidikan Siswa SDN 026 Bojongloa, Farhan Siapkan Skema Shift Siang di SDN 148

Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memiliki tugas memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan bagi SPPG.

Pemkot juga mengantisipasi agar kebutuhan bahan pangan untuk program MBG tidak justru mengurangi pasokan komoditas yang tersedia di pasar.

“Disdagin itu memastikan suplai. Jangan sampai suplai untuk SPPG malah mengganggu suplai ke pasar. Itu salah satu bagian dari pekerjaan yang kita lakukan,” kata Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DLH Kota Bandung MBG Bandung Muhammad Farhan sampah MBG sampah organik Bandung SPPG Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban

Korban Ledakan Gas Mandalajati Meninggal, Walikota: Kami Sangat Berduka

Babi Hutan Nyasar ke Puskesmas di Cianjur, Bikin Warga dan Pasien Panik

Lahan Kebakaran Cihanja Bandung Disegel, Farhan Curigai Ada Transaksi Sampah dari Luar Kota

Aksi Jual Beli Data Pribadi Terbongkar, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Jadi Korban

Dinkes Bandung Temukan Kotoran dan Kecoa di SPPG Mandalajati, Sanitasi Dinilai Belum Lengkap

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.