Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Rabu, 4 November 2026 20:21 WIB

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Rabu, 4 November 2026 19:42 WIB

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Rabu, 4 November 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

By Mulki AlbarSelasa, 15 September 2026 15:01 WIB2 Mins Read
Sekitar 300 SPPG di Bandung menghasilkan 50 ton sampah per hari. Foto: Diskominfo.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti persoalan sampah yang dihasilkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di Kota Bandung, jumlah SPPG saat ini tercatat sekitar 300 unit. Dari ratusan SPPG tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mengidentifikasi timbulan sampah yang mencapai sekitar 50 ton per hari.

Farhan mengatakan, sebagian besar sampah yang dihasilkan SPPG tersebut merupakan sampah organik. Kondisi ini menjadi perhatian Pemkot Bandung karena membutuhkan pola pengelolaan yang tepat agar tidak menambah beban persoalan sampah kota.

“Iya, itu kan sekarang ini sudah teridentifikasi dari DLH, ada 50 ton sampah per hari dari SPPG. Nah, ini kan pengelolaannya adalah pengelolaan sampah organik rata-rata,” ujar Farhan, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga:  Camat dan Lurah Harus Jadi Pemimpin yang Hadir di Tengah Warga

Menurut Farhan, Pemkot Bandung akan memperkuat pengelolaan sampah organik yang berasal dari SPPG. Langkah tersebut dinilai penting karena sampah organik menjadi salah satu komponen utama yang harus ditangani dalam sistem pengelolaan sampah secara keseluruhan.

“Karena bagaimanapun juga, pengelolaan sampah organik adalah kunci dari keberhasilan kita untuk mengelola sampah secara keseluruhan,” katanya.

Baca Juga:  Bandung Bakal Punya Sentra Wisata Kuliner di Tiap Kecamatan, PKL Dapat Ruang Dagang

Pengawasan MBG Melibatkan Sejumlah OPD

Di sisi lain, Farhan memastikan Pemkot Bandung tetap mendukung pelaksanaan program MBG karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sangat bermanfaat. Makanya saya bilang Pemerintah Kota Bandung mendukung 100 persen program MBG,” ucap Farhan.

Namun, dukungan tersebut dibarengi dengan pengawasan terhadap berbagai aspek pelaksanaan program. DKPP menjadi salah satu OPD yang terlibat, bersama Dinas Kesehatan, DLH, serta unsur kewilayahan.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai ketentuan, termasuk dari sisi pangan, kesehatan, hingga pengelolaan limbah yang dihasilkan SPPG.

Baca Juga:  Farhan Imbau Warga Jangan Main Hakim Sendiri terhadap Pelaku Begal

Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memiliki tugas memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan bagi SPPG.

Pemkot juga mengantisipasi agar kebutuhan bahan pangan untuk program MBG tidak justru mengurangi pasokan komoditas yang tersedia di pasar.

“Disdagin itu memastikan suplai. Jangan sampai suplai untuk SPPG malah mengganggu suplai ke pasar. Itu salah satu bagian dari pekerjaan yang kita lakukan,” kata Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DLH Kota Bandung MBG Bandung Muhammad Farhan sampah MBG sampah organik Bandung SPPG Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.