Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FF Hari Ini 10 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis

Senin, 10 Agustus 2026 11:40 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Peringatkan Angin Kencang Mengintai Jawa Barat

Senin, 10 Agustus 2026 11:37 WIB

Anggota Polisi Gugur Diduga Tabrak Lari Usai Patroli, Farhan Berduka dan Minta Kasus Diusut Tuntas

Senin, 10 Agustus 2026 11:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF Hari Ini 10 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis
  • Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Peringatkan Angin Kencang Mengintai Jawa Barat
  • Anggota Polisi Gugur Diduga Tabrak Lari Usai Patroli, Farhan Berduka dan Minta Kasus Diusut Tuntas
  • Tak Cuma Denda Rp100 Juta, Pemkot Bandung Wajibkan Penebang Pohon Jalan Riau Serahkan 1.000 Bibit
  • Jamin Hak Pendidikan Siswa SDN 026 Bojongloa, Farhan Siapkan Skema Shift Siang di SDN 148
  • Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Tetap Rp2,511 Juta per Gram
  • Jadwal Resmi Super League 2026/2027, Persib Bandung Langsung Hadapi Musuh Bebuyutan
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 10 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jamin Hak Pendidikan Siswa SDN 026 Bojongloa, Farhan Siapkan Skema Shift Siang di SDN 148

By Mulki AlbarSenin, 10 Agustus 2026 11:04 WIB4 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan temui ratusan siswa SDN 026. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung memastikan proses relokasi siswa SDN 026 Bojongloa ke SDN 148 akan dilakukan secara bertahap menyusul sengketa lahan yang masih berproses. Pengaturan kegiatan belajar mengajar disiapkan agar pemindahan siswa tidak mengganggu kegiatan belajar siswa yang selama ini bersekolah di SDN 148.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, persoalan SDN 026 Bojongloa saat ini memiliki dua aspek yang harus diselesaikan. Pertama, pelaksanaan putusan Peninjauan Kembali (PK) terkait sengketa tanah sekolah. Kedua, adanya penolakan warga terhadap rencana pembangunan gedung sekolah di lokasi pengganti.

“SD itu ada dua masalah. Satu, harus ada eksekusi dari PK mengenai sengketa tanah SD 026. Nah, itu tetap kita hormati, cuma kita minta waktu,” kata Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (10/8/2026).

Menurut Farhan, Pemkot Bandung tetap harus mencari jalan keluar agar hak pendidikan sekitar 900 siswa SDN 026 tidak terganggu akibat persoalan tersebut.

Ia menyebut Pemkot Bandung memiliki lahan sekitar 4.000 meter persegi yang telah tersedia sejak 2023 dan direncanakan menjadi lokasi pembangunan gedung sekolah pengganti.

Namun, pembangunan di lokasi tersebut menghadapi penolakan dari warga sekitar. Kondisi itu membuat Pemkot Bandung harus menyiapkan skema sementara untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung.

“Problem yang lebih besar sekarang adalah penolakan warga terhadap pembangunan gedung SD itu. Saya harus membuat pilihan yang sangat berat. Tetapi berdasarkan pemikiran yang cukup dalam, kami tetap memprioritaskan pembangunan sekolah sebagai pemenuhan hak pendidikan kepada anak-anak,” ujarnya.

Siswa SDN 026 Akan Belajar Siang di SDN 148

Farhan menjelaskan, pemindahan siswa SDN 026 ke SDN 148 tidak akan dilakukan sekaligus. Pemkot Bandung memberikan waktu sekitar tiga minggu untuk melakukan persiapan dan penyesuaian.

Skema yang disiapkan yakni siswa SDN 148 tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar pada pagi hari, sementara siswa SDN 026 akan menggunakan fasilitas sekolah tersebut pada siang hari.

“Semua siswa 148 itu akan sekolah pagi. Sedangkan siswa 026 akan sekolah siang. Akan ada penyesuaian, maka saya beri waktu tiga minggu untuk melakukan penyesuaian,” jelas Farhan.

Skema tersebut disiapkan agar sekitar 900 siswa SDN 026 tetap mendapatkan ruang belajar tanpa mengganggu kegiatan belajar siswa SDN 148.

Farhan juga memastikan Pemkot Bandung tidak akan mengabaikan kekhawatiran warga terkait dampak keberadaan sekolah, khususnya persoalan akses jalan, kemacetan, dan kenyamanan lingkungan.

Menurutnya, persoalan tersebut harus dibicarakan bersama sehingga pembangunan sekolah tidak dilakukan dengan mengabaikan kepentingan masyarakat sekitar.

“Mengenai masalah pengelolaan lingkungan, mari kita bicarakan bersama, pengelolaan yang baik seperti apa. Bahwa selama masa pembangunan akan menimbulkan ketidaknyamanan, iya. Bahwa nanti akan menimbulkan kemacetan, kita atur sama-sama sedemikian rupa,” katanya.

Pemkot Siapkan Alternatif Akses

Terkait kekhawatiran mengenai akses menuju lokasi pembangunan SDN 026, Farhan menyebut Pemkot Bandung akan mencari alternatif jalur masuk.

Ia mengaku belum meninjau langsung kondisi lapangan, tetapi telah menerima masukan mengenai kemungkinan adanya beberapa akses alternatif menuju lokasi sekolah.

“Nanti kita akan cari alternatif. Saya kan belum meninjau lapangan langsung, tapi menurut masukan yang saya terima, akan ada beberapa jalan alternatif masuk, termasuk dari Dispora juga,” ujar Farhan.

Selain persoalan akses, Farhan menegaskan dirinya akan memastikan komitmen pemerintah dan kontraktor terhadap warga sekitar tetap dijalankan.

Ia mengakui sebelumnya terdapat sejumlah kontraktor yang dinilai tidak memenuhi komitmen hasil kesepakatan dengan masyarakat.

“Untuk SD 026 Bojongloa, saya akan pasang badan. Kedua, saya akan jaga komitmen kontraktor dan pemerintah terhadap warga yang merasa terganggu,” tegasnya.

Pemkot Tak Bisa Anggarkan Pembelian Tanah Ahli Waris

Sementara terkait opsi membeli lahan sekolah yang saat ini disengketakan dari pihak ahli waris, Farhan mengatakan Pemkot Bandung tidak dapat begitu saja menganggarkan pembelian tanah tersebut.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan semata-mata terkait besaran anggaran, tetapi menyangkut mekanisme penganggaran pemerintah setelah adanya putusan hukum.

“Anggarannya nggak ada. Jadi bukan masalah berapanya. Tetapi kita tidak bisa kemudian menganggarkan sebuah ganti rugi tanah karena kalah berperkara. Itu lebih sulit lagi, itu bisa bertahun-tahun lagi,” katanya.

Karena itu, Pemkot Bandung memilih memanfaatkan lahan sekitar 4.000 meter persegi yang telah dimiliki sejak 2023 sebagai lokasi pembangunan sekolah pengganti.

Farhan juga menyebut komunikasi dengan pihak ahli waris telah dilakukan. Menurutnya, pihak ahli waris bersedia memberikan waktu kepada Pemkot Bandung untuk melakukan proses penyesuaian.

“Dari ahli waris sudah. Mereka akan memberikan waktu,” ujarnya.

Dengan skema tersebut, Pemkot Bandung kini fokus menyiapkan proses pemindahan siswa secara bertahap sembari mencari solusi atas penolakan warga terhadap pembangunan sekolah pengganti.

Farhan menegaskan, penyelesaian persoalan SDN 026 Bojongloa harus tetap menempatkan keberlangsungan pendidikan siswa sebagai prioritas, tanpa mengabaikan hak dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Muhammad Farhan SDN 026 Bojongloa SDN 148 Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Peringatkan Angin Kencang Mengintai Jawa Barat

Anggota Polisi Gugur Diduga Tabrak Lari Usai Patroli, Farhan Berduka dan Minta Kasus Diusut Tuntas

Tak Cuma Denda Rp100 Juta, Pemkot Bandung Wajibkan Penebang Pohon Jalan Riau Serahkan 1.000 Bibit

Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan

Makan Beratap Asap, Sholat Beralas Debu: Kisah Gerilya Relawan Bromo

10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.