Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

Selasa, 15 September 2026 15:39 WIB

18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat

Selasa, 15 September 2026 15:25 WIB

Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul

Selasa, 15 September 2026 15:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma
  • 18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
  • Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar
  • 300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya
  • Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman
  • Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium
  • Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

By Mulki AlbarSelasa, 15 September 2026 15:39 WIB3 Mins Read
Kebakaran lahan di Punclut Bandung berdampak pada 19 warga. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebakaran lahan di Jalan Rereongan Sarupi, kawasan Puncak Ciumbuleuit (Punclut), Kota Bandung, tidak hanya menimbulkan kepulan asap, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan warga di sekitar lokasi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, sedikitnya 19 warga mengalami gangguan kesehatan setelah terdampak asap kebakaran lahan yang terjadi sejak Senin (14/9) malam tersebut.

Hal itu disampaikan Farhan saat meninjau langsung lokasi pembuangan brangkal di Jalan Rereongan Sarupi, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Selasa (15/9/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Sony Adam mengatakan, sebagian warga yang diperiksa mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Selain itu, terdapat satu warga dengan riwayat asma.

“ISPA, Pak. Kemudian ada satu orang asma, dan yang lainnya ada hipertensi, myalgia, dan memang tidak terkait langsung dengan asap,” ujar Sony.

Baca Juga:  Tolak Buru-Buru Status Darurat Sampah Bandung, Dedi Mulyadi: Jangan Bikin Panik!

Farhan mengatakan, warga yang terdampak tersebut telah diperiksa di posko kesehatan yang berada di RW 10. Pemkot Bandung pun masih akan memastikan kondisi kesehatan warga yang terdampak asap.

“Sudah hampir pasti semuanya terkena asap. Yang 19 orang, tapi saya akan memastikan lagi dengan berkunjung ke sana nanti,” kata Farhan.

Menurut Sony, warga yang telah diperiksa saat ini berada di rumah masing-masing setelah mendapatkan penanganan di posko kesehatan.

Tiga Sekolah dan Rumah Sakit Terdampak Asap

Selain warga, kepulan asap dari kebakaran juga berdampak terhadap sejumlah fasilitas di sekitar lokasi.

Farhan mengatakan terdapat tiga sekolah yang berada di kawasan terdampak, yakni dua sekolah dasar (SD) dan satu sekolah menengah pertama (SMP).

Meski dua SD terdampak asap, proses belajar mengajar tetap berlangsung. Dinas Pendidikan Kota Bandung memastikan kegiatan pendidikan di sekolah-sekolah tersebut tetap berjalan.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

“Dua SD kena asap, tapi tidak menghentikan proses belajar mengajar, ya? Tetap jalan?” tanya Farhan, yang kemudian dijawab bahwa kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung.

Selain sekolah, terdapat Rumah Sakit Salamun milik TNI AU yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Farhan mengatakan pemerintah telah menerjunkan sejumlah unsur untuk menangani dampak kebakaran, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmatan), BPBD, BNPB, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Pendidikan.

Tiga Titik Api Masih Terdeteksi

Di tengah penanganan dampak kesehatan, proses pemadaman di lokasi kebakaran masih terus dilakukan.

Petugas menyebut masih terdapat tiga titik hotspot di area tersebut. Farhan mengatakan kondisi itu membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama karena sumber api diduga berada di bagian bawah timbunan.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Temukan Klaster TBC di Pelindung Hewan

Menurutnya, kebakaran diduga berkaitan dengan tumpukan sampah yang telah bercampur di bawah permukaan lahan. Kondisi tersebut diduga menghasilkan gas metana yang kemudian dapat memicu munculnya api.

“Belum tahu penyebabnya, tapi kemungkinan besar karena tumpukan sampah di bawah sudah sangat banyak, jadi ada timbunan metan,” ujar Farhan.

Ia menyebut api di lokasi tidak selalu terlihat besar, tetapi dapat terus membakar material di bawah permukaan sehingga menghasilkan asap dalam waktu lama.

Petugas memperkirakan proses pemadaman dengan metode yang digunakan saat ini membutuhkan waktu sekitar tiga hari.

“Insya Allah dengan metode yang baru, tiga hari, Pak,” kata petugas kepada Farhan.

“Tiga hari selesai, insya Allah,” jawab Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kebakaran bandung kebakaran Kota Bandung kebakaran lahan Bandung kebakaran lahan Punclut Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

gempa

Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.