Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Rizky Ridho

Gantikan Jay Idzes yang Cedera, Rizky Ridho Terpilih Jadi Kapten Timnas Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 18:08 WIB

Saddil Ramdani Masuk Skuad Garuda, Siap Menggila di FIFA Matchday Juni 2026

Selasa, 2 Juni 2026 17:36 WIB

Tolak Buru-Buru Status Darurat Sampah Bandung, Dedi Mulyadi: Jangan Bikin Panik!

Selasa, 2 Juni 2026 17:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gantikan Jay Idzes yang Cedera, Rizky Ridho Terpilih Jadi Kapten Timnas Indonesia
  • Saddil Ramdani Masuk Skuad Garuda, Siap Menggila di FIFA Matchday Juni 2026
  • Tolak Buru-Buru Status Darurat Sampah Bandung, Dedi Mulyadi: Jangan Bikin Panik!
  • Ketegangan di Tegalluar: Bupati Bandung Ancam Segel Perusahaan Bandel Demi Atasi Banjir Tahunan
  • Viral Vell TikTok Blunder, Fakta di Balik Ramainya Pencarian Link Video Lengkap
  • Dedi Mulyadi Targetkan Pertengahan Juni Bahas Teknis Reaktivasi Bandara Husein
  • Satu Orang Korban Pohon Tumbang di Jalur Bandung-Cirebon Area Unpad Sumedang Meninggal Dunia
  • Kesepakatan Sudah Ada, Tapi Transfer Patrick Robson ke Persib Tertunda?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 2 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tolak Buru-Buru Status Darurat Sampah Bandung, Dedi Mulyadi: Jangan Bikin Panik!

By Mulki AlbarSelasa, 2 Juni 2026 17:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tutut menanggapi usulan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan terkait penetapan status darurat sampah akibat lonjakan volume selama musim liburan.

Dedi Mulyadi meminta semua pihak untuk tetap tenang. Diamenekankan bahwa fokus utama saat ini adalah mengeksplorasi langkah konkret di lapangan ketimbang tergesa-gesa menetapkan status darurat yang berpotensi memicu kepanikan publik.

“Nanti kita lihat dulu. Jangan dibikin menjadi buru-buru darurat-darurat, nanti orang panik. Tetapi yang harus kita lakukan bukan persoalan daruratnya, tapi langkah-langkah penanganan kedaruratan dulu,” ucap Dedi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).

Menurut Dedi, label ‘darurat’ yang diputuskan tanpa kesiapan justru berisiko membuat penanganan di lapangan menjadi tidak terkontrol sementara sampah terus menumpuk.

Baca Juga:  Gerindra Prioritaskan Kader untuk Maju di Pilgub Jabar 2024

“Nanti darurat, menjadi panik, sampahnya bertumpuk,” ujarnya.

Mitigasi Berbasis Kelurahan: Ubah Sampah Jadi Briket

Sebagai solusi jangka pendek sekaligus mengantisipasi Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir (TPPA) Sarimukti yang diprediksi akan penuh dan ditutup dalam enam bulan ke depan, Pemprov Jabar telah menyiapkan strategi desentralisasi pengelolaan sampah.

Dedi mengungkapkan, pihaknya mendorong pengadaan alat pengolahan sampah mandiri berskala lokal di tingkat kelurahan dengan kapasitas mencapai 5 ton per hari. Teknologi ini diklaim mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif penampung batubara (briket) untuk kebutuhan industri di Jawa Barat.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Minta ASN Jangan Ngeluh Soal Perubahan Jam Kerja: Harus Bersyukur

“Uji cobanya sudah berhasil dilakukan di Gedung Sate. Di sana ada alat yang mengubah sampah menjadi bahan bakar (briket). Kapasitas 5 ton tiap hari sudah berhasil,” jelasnya.

Langkah selanjutnya, Pemprov Jabar berencana mereplikasi sistem ini di seluruh kelurahan. Dedi menyatakan akan segera duduk bersama dengan para wali kota, termasuk Wali Kota Bandung, untuk membahas skema pembiayaan pengadaan alat tersebut.

“Kan tidak mungkin ditanggung oleh provinsi semua,” tambahnya.

Pemkot Bandung Ajukan Status Darurat Akibat Beban Libur Panjang

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa Pemkot Bandung resmi mengajukan permohonan status darurat sampah kepada Pemprov Jabar.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Akui Salah Naik Motor Tanpa Helm, Minta Ditilang

Hal ini dipicu oleh lonjakan volume sampah harian yang signifikan imbas aktivitas warga dan kunjungan wisatawan sejak libur Lebaran hingga rangkaian hari libur nasional (long weekend).

“Selama musim liburan ini, beban terhadap daya dukung lingkungan sangat berat. Persoalan sampah menjadi salah satu tantangan terbesar yang kami hadapi,” kata Farhan di Bandung, Senin (1/6/2026).

Farhan berargumen, payung hukum berupa status darurat sangat dibutuhkan agar pemerintah daerah memiliki keleluasaan anggaran dan otoritas untuk mengambil kebijakan cepat demi mengurai sumbatan di sistem pengelolaan yang saat ini masih sangat bergantung pada TPPA Sarimukti.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

darurat sampah Bandung Dedi Mulyadi krisis sampah Bandung Muhammad Farhan Pemprov Jawa Barat pengolahan sampah Bandung sampah Bandung sampah jadi briket TPPA Sarimukti Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ketegangan di Tegalluar: Bupati Bandung Ancam Segel Perusahaan Bandel Demi Atasi Banjir Tahunan

Dedi Mulyadi Targetkan Pertengahan Juni Bahas Teknis Reaktivasi Bandara Husein

Satu Orang Korban Pohon Tumbang di Jalur Bandung-Cirebon Area Unpad Sumedang Meninggal Dunia

Penataan Kabel Bandung Ditunda Sementara, Farhan Tak Mau Risiko Blackout

Sekolah Sakti? 100 Persen Murid SMAN 14 Lampung Lolos PTN, Sekolah Lain Langsung Kena Mental!

Bukan Karena Sakit, Alasan Gajah Sumatera Ini Selalu Menyendiri Bikin Netizen Nangis

Terpopuler
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Link Video Viral Rok Hijau Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran! Pakar Ingatkan Hal Ini
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.