Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rotasi Besar-besaran: Timnas Indonesia Turunkan Skuad Berbeda Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026

Jumat, 31 Juli 2026 16:33 WIB

Timnas Indonesia vs Timor Leste Hari Ini: Jadwal, Jam Tayang RCTI, dan Link Live Streaming Piala AFF 2026

Jumat, 31 Juli 2026 16:16 WIB

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Tampines Rovers: Igor Tolic Siapkan Rotasi Besar, Gakuto Notsuda Starter?

Jumat, 31 Juli 2026 15:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rotasi Besar-besaran: Timnas Indonesia Turunkan Skuad Berbeda Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
  • Timnas Indonesia vs Timor Leste Hari Ini: Jadwal, Jam Tayang RCTI, dan Link Live Streaming Piala AFF 2026
  • Prediksi Susunan Pemain Persib vs Tampines Rovers: Igor Tolic Siapkan Rotasi Besar, Gakuto Notsuda Starter?
  • Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda
  • Cara Cek Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Lewat HP: Jadwal, Nominal, dan Panduan Lengkap
  • Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN
  • Erick Thohir Dukung Rencana Besar FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia, UEFA dan AFC Justru Murka
  • Dunia Sepak Bola Berduka: Legenda Abadi AC Milan Franco Baresi Tutup Usia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda

By Mulki AlbarJumat, 31 Juli 2026 15:45 WIB5 Mins Read
Pemkot Bandung siap membantu relokasi SLB Karya Bhakti dan memenuhi kebutuhan personal siswa ABK. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung menyatakan siap membantu mencarikan solusi bagi Sekolah Luar Biasa (SLB) B Karya Bhakti yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana pendidikan dan kondisi lingkungan yang dinilai kurang mendukung.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Erwin saat mengunjungi langsung SLB Karya Bhakti pada Jumat (31/7/2026). Kunjungan dilakukan setelah sebelumnya muncul berbagai persoalan yang dihadapi sekolah, mulai dari kondisi bangunan, minimnya jumlah siswa hingga gangguan lingkungan.

Erwin mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi sekolah dan para siswa berkebutuhan khusus yang belajar di tempat tersebut.

“Terus terang saja, setelah melihat ini saya merasa prihatin dengan kondisi masyarakat Kota Bandung yang memiliki kebutuhan khusus dan bersekolah di sini. Alhamdulillah, nanti kita akan bantu,” ujar Erwin.

Menurutnya, meskipun pengelolaan SLB merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, para siswa yang bersekolah di sana tetap merupakan warga Kota Bandung. Karena itu, Pemkot Bandung akan membantu memenuhi kebutuhan mereka secara personal.

Sejumlah kebutuhan siswa telah disampaikan kepada Erwin, di antaranya alat bantu dengar dan kursi roda. Saat ini, pihak sekolah tengah mendata kebutuhan masing-masing siswa untuk kemudian ditindaklanjuti.

“Meskipun SLB ini merupakan kewenangan pihak provinsi, secara personal mereka tetaplah warga dan masyarakat Kota Bandung. Jadi, kita akan bantu pemenuhannya secara personal,” katanya.

Pemkot Bandung Buka Opsi Relokasi

Selain kebutuhan personal siswa, persoalan lokasi sekolah menjadi salah satu perhatian utama dalam kunjungan tersebut.

Pihak yayasan sebelumnya berharap SLB Karya Bhakti dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan layak. Kondisi lingkungan sekitar dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat sejumlah orang tua mengurungkan niat menyekolahkan anak mereka di sekolah tersebut.

Erwin mengatakan Pemkot Bandung akan membantu memberikan rekomendasi terkait kemungkinan pemanfaatan tanah atau bangunan milik pemerintah yang dapat digunakan untuk kebutuhan sekolah.

“Barusan ada permintaan dari relawan mengenai ketersediaan tanah atau bangunan di sekitar sini. Mengingat ini adalah kewenangan provinsi, kami akan bantu memberikan rekomendasi dari Pemerintah Kota Bandung agar nantinya ada bangunan yang layak untuk SLB ini,” ujarnya.

Menurut Erwin, opsi lain juga dapat dikaji apabila kondisi lahan memungkinkan, termasuk kemungkinan menghadirkan pusat kegiatan belajar masyarakat di sekitar kawasan tersebut.

Namun, upaya penyelesaian persoalan SLB Karya Bhakti tidak hanya akan dilakukan melalui penyediaan fasilitas. Erwin juga berencana turun langsung menemui masyarakat sekitar.

Hal itu dilakukan untuk membangun komunikasi sekaligus meredam persoalan lingkungan yang sebelumnya dikeluhkan pihak sekolah.

“Saya akan turun langsung ke masyarakat dengan dua tujuan utama. Pertama, menenangkan warga sekitar. Kedua, mengomunikasikan kepada masyarakat agar hal ini diniatkan sebagai ibadah,” katanya.

Erwin mengingatkan bahwa anak berkebutuhan khusus merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dan fasilitas yang layak.

“Mereka adalah bagian dari masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus. Kita yang diberikan kesehatan seharusnya mendukung dan memfasilitasi apa yang menjadi keperluan mereka,” ujarnya.

Yayasan Berharap Ada Tempat Baru

Relawan Yayasan Karya Bhakti, Lidjin Aulia, menyambut baik kunjungan Wakil Wali Kota Bandung tersebut.

Ia menilai perhatian pemerintah menjadi harapan baru bagi pihak sekolah agar para siswa ABK dapat memperoleh pendidikan dengan sarana dan prasarana yang lebih layak.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan ini juga menjadi setitik harapan, secercah harapan buat kita semua di SLB Karya Bhakti ini, agar anak-anak juga bisa mengenyam pendidikan dengan kondisi sarana prasarana yang layak,” kata Lidjin.

Menurut Lidjin, kebutuhan utama yang disampaikan kepada Pemkot Bandung adalah kemungkinan relokasi sekolah. Pihak yayasan berharap pemerintah dapat membantu merekomendasikan lahan milik Pemkot Bandung maupun Pemprov Jawa Barat.

“Yang pertama yang paling penting itu adalah bagaimana sekolah ini bisa mendapatkan tempat yang baru, dengan merekomendasikan tanah-tanah milik Pemkot atau tanah milik Pemprov agar bisa direlokasi atau ditempatkan di tempat yang lebih layak,” ujarnya.

Selain persoalan tempat belajar, pihak yayasan juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan terkait kebutuhan siswa.

Beberapa siswa disebut membutuhkan alat bantu dengar dan kursi roda. Ada pula siswa yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan serta membutuhkan bantuan dalam pengurusan Kartu Keluarga.

“Nah itu juga tadi Dinsos bisa langsung ikut turun tangan untuk mengatasi hal tersebut,” kata Lidjin.

Pihak yayasan kini akan melakukan pendataan terhadap kebutuhan masing-masing siswa. Data tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi dasar untuk memberikan bantuan pendidikan maupun bantuan sosial kepada siswa dan keluarganya.

Potensi Tambahan Siswa ABK

Lidjin juga melihat peluang untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di wilayah sekitar SLB Karya Bhakti.

Ia menyebut berdasarkan data Dinas Pendidikan, angka putus sekolah di dua kelurahan di sekitar kawasan tersebut mencapai lebih dari 100 anak.

Menurutnya, dari jumlah tersebut terdapat kemungkinan anak berkebutuhan khusus yang belum mendapatkan layanan pendidikan secara optimal.

“Di dalam angka putus sekolah itu ada calon-calon siswa ABK,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang diduga membuat orang tua enggan menyekolahkan anak adalah akses terhadap layanan pendidikan yang dinilai belum dekat dengan tempat tinggal mereka.

Karena itu, Lidjin berharap apabila layanan pendidikan dan kesehatan dapat lebih didekatkan, orang tua akan lebih mudah mengakses pendidikan bagi anak-anak mereka.

“Mudah-mudahan dengan didekatkan layanan pendidikan dan kesehatan, ini juga bisa membantu orang tua untuk menyekolahkan anaknya kembali,” katanya.

Langkah Pemkot Bandung tersebut menjadi angin segar bagi SLB Karya Bhakti yang sebelumnya menghadapi berbagai persoalan, mulai dari keterbatasan fasilitas, jumlah siswa yang sedikit, kondisi bangunan hingga lingkungan sekitar yang dinilai kurang kondusif.

Kini, pihak yayasan berharap komitmen pemerintah untuk membantu kebutuhan siswa dan mencari lokasi yang lebih layak dapat segera ditindaklanjuti, sehingga anak-anak berkebutuhan khusus tetap memiliki ruang aman untuk belajar dan berkembang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pemkot Bandung relokasi SLB Karya Bhakti SLB Karya Bhakti Bandung Wakil Wali Kota Bandung Erwin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Harga Ayam dan Timun Naik Drastis, Farhan Pastikan Pasokan Pangan di Kota Bandung Aman

Harga Ayam di Bandung Tembus Rp48 Ribu, Pedagang Sebut Naik Sejak MBG Kembali Berjalan

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku

Padam Listrik

Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.