Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

Jumat, 25 September 2026 15:44 WIB

Strategi JNE Perkuat Ekosistem Logistik UMKM Lewat Integrasi Teknologi Everpro Chat

Jumat, 25 September 2026 15:43 WIB

Bukan Soal Loyalitas, Ini Alasan Sebenarnya John Herdman Coret Pemain Kunci Persib dari Skuad Garuda

Jumat, 25 September 2026 15:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi
  • Strategi JNE Perkuat Ekosistem Logistik UMKM Lewat Integrasi Teknologi Everpro Chat
  • Bukan Soal Loyalitas, Ini Alasan Sebenarnya John Herdman Coret Pemain Kunci Persib dari Skuad Garuda
  • HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral
  • Bukan Tak Ada Listrik! Becak Listrik Bandung Masih Terkendala Penempatan Charger
  • Akurasi Data Penyaluran, Penerima Bansos Segera Diverifikasi Pakai Pemindai Wajah
  • Anak di Gunung Sindur Bogor Tega Bunuh Ayah Kandung, Terbongkar Lewat Ekshumasi
  • Dipinjamkan Persib, Dion Markx Malah Meledak! 3 Laga Jadi Starter, Kini Dilirik Timnas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

By SusanaJumat, 25 September 2026 14:43 WIB2 Mins Read
Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi. Foto: bukamata.id/ Mulki Albir.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mengkritisi pola penanganan masalah oleh Pemerintah Kota Bandung yang dinilainya kerap bergerak setelah persoalan menjadi viral dan mendapat sorotan publik.

Asep mencontohkan sejumlah persoalan infrastruktur, seperti galian crossing drainase dan galian kabel yang sempat menyebabkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan.

Menurut Asep, Pemkot Bandung perlu lebih responsif dan aktif dalam mengantisipasi maupun menangani persoalan di lapangan tanpa harus menunggu masalah tersebut ramai di media sosial.

“Saya melihat beberapa teman-teman memang sering kali ya, kadang-kadang ada ketika viral baru ditangani. Saya ingin bahwa Pemerintah Kota Bandung hari ini dan ke depan itu responsif dan aktif untuk menyelesaikan masalah-masalah ini,” ujar Asep saat ditemui di Kantor DPRD Kota Bandung, Jumat (25/9/2026).

Baca Juga:  Target Turunkan Pengangguran ke 6 Persen, Job Fair Bandung 2025 Sediakan 10.278 Lowongan Kerja

Selain persoalan infrastruktur, Asep menyoroti sejumlah pekerjaan rumah Pemkot Bandung dalam momentum Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216. Dua di antaranya yakni persoalan sampah dan kemacetan.

Asep menilai penanganan sampah perlu dilakukan sejak dari hulu dan melibatkan kewilayahan.

“Selain kemacetan, saya tadi sampaikan, pertama tentunya sampah ya, karena sampah ini menjadi tantangan kita semua dan tadi saya sampaikan juga harus sudah mulai dari hulunya, dari kewilayahan,” katanya.

Menurut Asep, persoalan tersebut telah mendapat respons dari Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Ia menyebut Pemkot Bandung telah memiliki sejumlah program untuk menangani persoalan sampah.

Baca Juga:  Ema Ungkap Peluang Perempuan Duduki Kursi DPRD Kota Bandung Terbuka Lebar

“Tadi respons dari Pak Wali juga bagus, mulai dari Gaslah kemudian ada program-program lanjutan dan ini adalah harus juga meningkatkan budaya masyarakat, dari mulai mengurangi, memilah dan memanfaatkan sampah,” ucapnya.

Farhan Minta Kewilayahan Bergerak Cepat

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menanggapi kritik terkait penanganan masalah yang baru bergerak setelah viral.

Farhan mengatakan, penguatan peran aparat kewilayahan menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam penanganan persoalan di Kota Bandung.

“Yang paling penting itu, Pak Gubernur juga sudah bilang, kalau sampai ada terjadi sesuatu, maka yang paling bertanggung jawab adalah kewilayahan,” kata Farhan.

Baca Juga:  DPRD Soroti Pelaksanaan Perda e-krap yang Belum Optimal, Asep Mulyadi: Butuh Tindakan Konkret

Menurut Farhan, camat dan lurah akan kembali diaktifkan dalam melakukan pemantauan dan penanganan persoalan di wilayah masing-masing.

Hal tersebut dinilai penting agar pemerintah tidak terlambat mengetahui persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Itu penting sekali karena bagaimanapun juga wilayah itu punya mata di mana-mana,” ujarnya.

Farhan mengatakan akan memberikan arahan khusus kepada para camat dan lurah setelah agenda di Masjid Agung Bandung pada Sabtu (26/9/2026).

“Besok pengajian, ya? Kita ramai-ramai di Masjid Agung. Pulang dari sana saya akan kasih briefing khusus kepada lurah dan camat,” ucapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Asep Mulyadi DPRD Kota Bandung Hari Jadi Kota Bandung 216 HJKB ke-216 Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

Bukan Tak Ada Listrik! Becak Listrik Bandung Masih Terkendala Penempatan Charger

pembunuhan

Anak di Gunung Sindur Bogor Tega Bunuh Ayah Kandung, Terbongkar Lewat Ekshumasi

Erwin Mengaku Tak Lagi Dilibatkan Kegiatan Pemkot, Farhan: Pembagian Tugas Clear

Fakta-fakta Penemuan Mayat Pria Bertato di Tasikmalaya: Korban Sempat Dipukul Pakai Gitar

Solidarity in Harmony Jadi Pesan Keterbukaan dan Solidaritas Warga Bandung

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.