Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman

Sabtu, 26 September 2026 15:39 WIB

Cucun Ahmad Syamsurijal Sambut Baik Alih Kelola Universitas Bandung, Targetkan Lulusan Siap Kerja

Sabtu, 26 September 2026 15:36 WIB

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 11:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman
  • Cucun Ahmad Syamsurijal Sambut Baik Alih Kelola Universitas Bandung, Targetkan Lulusan Siap Kerja
  • Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta
  • Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina
  • Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Akurasi Data Penyaluran, Penerima Bansos Segera Diverifikasi Pakai Pemindai Wajah

By Aga GustianaJumat, 25 September 2026 14:18 WIB3 Mins Read
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,
Ilustrasi Bantuan 2026. (Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah saat ini tengah menggenjot transformasi digital dalam mekanisme distribusi program bantuan sosial (bansos). Langkah inovatif ini melibatkan pemanfaatan teknologi pengenalan wajah (face recognition) yang diselaraskan secara langsung dengan database kependudukan nasional guna mendongkrak ketepatan sasaran.

Inisiatif modern tersebut dihadirkan demi mendongkrak validitas data penerima manfaat. Lewat mekanisme ini, identitas warga bisa diverifikasi dan dicocokkan secara otomatis dengan berbagai basis data instansi pemerintah guna menilai tingkat kelayakan mereka secara objektif.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memaparkan bahwa fase awal digitalisasi bantuan ini berfokus penuh pada pembersihan dan penyesuaian data lewat pemanfaatan teknologi biometrik wajah.

“Sekarang tahap pertama adalah untuk mengakurasikan data penerima bantuan sosial dengan face recognition,” ujar Tito dalam acara FEKDIxIFSE di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga:  Cair Oktober 2025: Daftar Bansos, Nominal Bantuan, dan Cara Mengeceknya

Mekanisme kerja sistem ini dirancang terhubung tidak hanya dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, melainkan juga lintas sektor. Jaringan data tersebut nantinya terkoneksi dengan instansi strategis seperti Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Badan Pusat Statistik (BPS), hingga institusi kepolisian.

Dengan integrasi masif ini, hasil pemindaian wajah seorang warga dapat langsung memunculkan rekam jejak aset dan kondisi sosial ekonominya. Mulai dari kepemilikan kendaraan, kepemilikan lahan, hingga penentuan kelas kesejahteraan atau desil keluarga.

“Begitu menggunakan wajahnya, face recognition, namanya langsung keluar. Lantas terkoneksi dengan Kepolisian, dia punya mobil atau enggak, punya motor atau enggak, punya tanah atau enggak dengan ATR/BPN, nanti langsung keluar tidak layak atau layak. Dia masuk desil 1, 2, 3, 4, dan seterusnya,” beber Tito.

Baca Juga:  Penerima Bansos Wajib Tahu: Status Penyaluran Sembako dan PKH Triwulan III 2025

Perluasan Uji Coba ke Ratusan Daerah

Sebelumnya, proyek rintisan digitalisasi ini telah diuji coba di Kabupaten Banyuwangi menyusul temuan ketidaksesuaian data penerima di lapangan. Hasilnya mencengangkan, sebab hampir 70 persen warga yang terdata sebelumnya justru dinilai tidak memenuhi kriteria sebagai penerima hak.

Melihat efektivitasnya, pemerintah langsung memperluas jangkauan uji coba hingga merambah ke 42 kabupaten dan kota. Angka tersebut diproyeksikan bakal melonjak tajam hingga menyentuh kisaran 200 daerah kabupaten/kota menjelang penghujung tahun 2026 ini.

Baca Juga:  Langkah Mudah Periksa Bantuan Sosial 2025 Cuma Pakai NIK KTP

“Target sampai dengan akhir tahun ini lebih kurang 200-an daerah kabupaten/kota yang kita akan lakukan validasi menggunakan sistem Dukcapil yang digabung dengan kementerian/lembaga,” tambah Tito.

Kendati demikian, implementasi teknologi mutakhir ini tidak serta-merta mewajibkan seluruh penerima bansos saat ini untuk langsung melakukan pemindaian wajah secara serentak. Langkah ini masih berproses secara bertahap seiring dengan kesiapan infrastruktur perlindungan sosial yang digarap bersama Kementerian Sosial.

Melalui sinergi lintas lembaga dan pemanfaatan teknologi biometrik ini, pemerintah optimistis kebocoran anggaran dapat ditekan seminimal mungkin sehingga hak bantuan sosial benar-benar jatuh ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bansos Kemendagri Pemindai Wajah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah

3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!

Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan

Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris

Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.