Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Sabtu, 26 September 2026 05:00 WIB

Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda

Sabtu, 26 September 2026 04:00 WIB

3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!

Sabtu, 26 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
  • Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan
  • Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris
  • Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
  • Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
  • Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

By SusanaSabtu, 26 September 2026 05:00 WIB3 Mins Read
Ilustrasi internet. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Bandung dan masyarakat di berbagai daerah diminta tidak panik menyusul beredarnya kabar tentang pemadaman internet nasional selama tiga hari pada 25–27 September 2026.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan informasi tersebut merupakan hoaks. Tidak ada kebijakan maupun rencana pemerintah untuk mematikan jaringan internet nasional pada tanggal tersebut.

Kabar tersebut menyebar melalui sebuah dokumen yang mengatasnamakan Komdigi dengan judul “Surat Peringatan” bernomor B-486/KKD/HM.01.02/09/2026.

Dokumen palsu itu juga mencatut nama dan tanda tangan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Di dalamnya terdapat klaim mengenai gangguan besar pada sistem satelit komunikasi nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menegaskan dokumen tersebut bukan surat resmi pemerintah.

“Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong. Tidak ada rencana pemadaman internet nasional pada 25 sampai 27 September 2026,” tegas Angga.

Baca Juga:  Link Video Guru Bahasa Inggris 6 Menit Viral di TikTok & X: Pakar Siber Ingatkan Bahaya Pencurian Data

Internet, ATM dan Perbankan Dipastikan Normal

Komdigi juga membantah klaim mengenai kerusakan besar pada satelit komunikasi nasional.

Angga memastikan layanan internet, aplikasi pesan instan, jaringan seluler, jaringan fiber optik, sistem perbankan, hingga ATM tetap berjalan normal.

“Seluruh layanan internet, aplikasi pesan instan, sistem perbankan, ATM, serta aktivitas digital masyarakat dipastikan berjalan dengan normal, aman, dan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu melakukan penarikan uang tunai secara berlebihan atau menghindari transaksi digital karena khawatir jaringan internet akan dimatikan.

Baca Juga:  Heboh Isu MUI Serukan Boikot Produk Aqua, Kemenkominfo: Tidak Benar

Komdigi Gandeng Aparat Telusuri Pembuat Hoaks

Komdigi kini berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menelusuri pihak yang membuat dan menyebarkan dokumen palsu tersebut.

Penelusuran dilakukan untuk mengetahui sumber pembuatan dokumen, pola penyebaran, serta pihak yang bertanggung jawab atas beredarnya informasi tersebut.

Menurut Angga, ruang digital tidak boleh dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi palsu yang dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Komdigi juga mengingatkan masyarakat agar tidak ikut meneruskan dokumen yang belum dipastikan kebenarannya.

Masyarakat Diminta Cek Informasi di Kanal Resmi

Masyarakat diimbau lebih berhati-hati ketika menerima informasi mengenai gangguan jaringan atau kebijakan pemerintah yang beredar melalui media sosial dan aplikasi pesan.

Angga meminta masyarakat melakukan verifikasi terlebih dahulu melalui kanal resmi Komdigi sebelum membagikan informasi kepada orang lain.

Baca Juga:  Terbongkar Rahasia Gelap di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Konten Luar Negeri?

“Kami meminta masyarakat tidak panik dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Cek terlebih dahulu melalui kanal resmi Komdigi sebelum meneruskan informasi kepada keluarga, kerabat, maupun masyarakat lainnya,” katanya.

Komdigi juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi elektronik yang diketahui memuat pemberitahuan bohong dan menimbulkan kerusuhan di masyarakat memiliki konsekuensi hukum. Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 45A ayat (3) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU ITE.

Hingga Jumat (25/9/2026), pemerintah memastikan tidak ada rencana pemadaman internet nasional selama tiga hari sebagaimana yang disebutkan dalam dokumen palsu tersebut.

Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai layanan komunikasi digital dan kebijakan pemerintah melalui kanal resmi Komdigi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hoaks internet Bandung internet mati 3 hari pemadaman internet nasional
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.