Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menguji Kekuatan di Pulau Dewata: Persib Siap Duel Lintas Negara Lawan Sabah FC

Rabu, 12 Agustus 2026 09:05 WIB

Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg

Rabu, 12 Agustus 2026 08:20 WIB

PERSIB Pastikan FIFA Registration Ban Resmi Dicabut Permanen

Rabu, 12 Agustus 2026 08:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menguji Kekuatan di Pulau Dewata: Persib Siap Duel Lintas Negara Lawan Sabah FC
  • Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg
  • PERSIB Pastikan FIFA Registration Ban Resmi Dicabut Permanen
  • Serbu Hadiah Gratis! Daftar Kode Redeem FF Aktif Rabu 12 Agustus 2026 dan Panduan Klaimnya
  • PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos
  • Apple Bikin Gebrakan! 3 Produk Ultra Segera Meluncur, Ada iPhone Lipat
  • Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP
  • Klaim Saldo DANA Gratis Ratusan Ribu Hari Ini, Rabu 12 Agustus 2026: Intip Cara Cepat Tanpa Aplikasi Tambahan!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ngaku Kebal Hukum karena Anak Perwira, Perempuan yang Viral Gelar ‘Lomba Rasis’ Kini Kena Batunya!

By Aga GustianaSabtu, 9 Mei 2026 07:43 WIB3 Mins Read
Viral wanita ngaku anak perwira polisi gelar lomba rasis. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia maya tengah dihebohkan oleh aksi kontroversial seorang perempuan yang mendadak viral di berbagai platform media sosial. Bukan karena prestasi, sosok tersebut menuai kecaman hebat setelah diduga memfasilitasi ujaran kebencian melalui sesi siaran langsung (live streaming) dan sesumbar mengenai posisi keluarganya di kepolisian.

Kejadian ini mulai memanas sejak Rabu (6/5/2026) setelah akun Threads @adhitya_303 mengunggah potongan video yang memperlihatkan perilaku arogan sang perempuan. Hingga saat ini, konten tersebut telah memicu puluhan ribu interaksi dari warganet yang geram.

Gelar “Sayembara” Komentar Rasis

Dalam video pertama yang beredar, perempuan tersebut tampak sedang asyik melakukan live streaming sambil melantunkan lagu populer. Namun, fokus warganet beralih pada kolom komentar yang dipenuhi narasi rasisme terhadap suku dan ras tertentu.

Alih-alih meredam situasi, ia justru terlihat memicu aksi tersebut dengan menuliskan tantangan terbuka: “komentar paling rasis gue tf 100rb”. Sontak, warganet menuding aksi ini sebagai bentuk normalisasi diskriminasi yang sangat tidak terpuji.

Tantang Warganet dan Mengaku Kebal Hukum

Eskalasi konflik meningkat pada video kedua. Menanggapi ancaman laporan polisi dari netizen, perempuan ini justru memberikan jawaban yang dinilai sangat sombong. Ia berdalih bahwa ucapannya hanyalah sebuah candaan.

“Saya pun rasis terhadap ras saya sendiri kok. Setiap ras pasti ada plus minus, tapi itu buat bahan jokes bukan kayak mendiskreditkan suku bangsa lain,” ungkapnya dalam rekaman tersebut.

Tak berhenti di situ, ia juga membawa-bawa nama institusi Polri dengan mengklaim bahwa orang tuanya memiliki jabatan tinggi yang membuatnya tidak tersentuh hukum.

“Apa-apa dikasusin. Saya yang akan menang. Orang tua saya dua-duanya polisi dan bukan pangkat rendah,” tegasnya menantang.

Ia bahkan meremehkan prosedur hukum di Indonesia dengan kalimat yang memicu kemarahan publik:

“Anda mau ambil foto video saya terserah, laporin sana ke polisi paling kroco-kroconya orang tua saya. Kebal hukum.”

Respons Tegas Polrestabes Semarang

Menanggapi isu yang berkembang liar, terutama spekulasi yang menyeret nama pejabat kepolisian di Jawa Tengah, pihak Polrestabes Semarang segera memberikan klarifikasi resmi. Melalui akun Instagram @polrestabessemarang_official, mereka membantah keras keterkaitan perempuan tersebut dengan instansinya.

  • Identitas Terungkap: Hasil penelusuran menunjukkan bahwa perempuan itu bukan anak dari anggota Polri yang bertugas di lingkungan Polrestabes Semarang.
  • Status Informasi: Pernyataan yang mengklaim pelaku sebagai anak perwira di Semarang dinyatakan sebagai Hoaks.
  • Himbauan Publik: Polisi meminta masyarakat untuk berhenti menyebarkan ujaran kebencian dan rasisme.

“Berdasarkan hasil penelusuran dan klarifikasi yang telah dilakukan, dipastikan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan anak dari anggota Polri di Polrestabes Semarang,” tulis pernyataan resmi tersebut.

Kesimpulan

Aksi ini menjadi pengingat keras bagi pengguna media sosial mengenai batasan etika dan konsekuensi hukum dari ujaran kebencian. Meskipun pelaku mengklaim “kebal hukum,” tekanan publik dan klarifikasi dari pihak berwajib menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang berada di atas hukum, terutama ketika menyangkut isu sensitif seperti rasisme.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anak Polisi hoaks Kebal Hukum Polrestabes Semarang rasisme video viral viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Niat Cari Untung Malah Dikejar Debt Collector: Gadis Ciamis Kena Tipu Investasi Bodong Berkedok Paylater

Anggaran RTH Bandung ‘Bolong’, Akademisi Soroti Putusnya Rantai RPJMD hingga APBD

Skandal ‘Suap Seksual’ Guncang Sepak Bola Korea Selatan: KFA Diduga Fasilitasi Panti Pijat untuk Wasit Asing

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.