Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cut Salwa Jadi Sorotan Publik, Klaim Video Viral Masih Belum Terbukti

Jumat, 5 Juni 2026 05:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026

Jumat, 5 Juni 2026 04:00 WIB

Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Warganet Ramai Cari Fakta Sebenarnya

Jumat, 5 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cut Salwa Jadi Sorotan Publik, Klaim Video Viral Masih Belum Terbukti
  • BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026
  • Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Warganet Ramai Cari Fakta Sebenarnya
  • Banjir Pemain Gratis! Klaim Kode Redeem FC Mobile Besok Jumat 5 Juni 2026, Ambil Paket Card Premium
  • Klaim Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Jumat 5 Juni 2026, Ada Skin Senjata Langka
  • Ogah Cuma Numpang Lewat di Asia, Manajemen Persib Beberkan Rencana Besar di Musim Depan
  • Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Memanas, Pendiri Cherrybelle Bongkar Fakta Mengejutkan?
  • Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 5 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Aksi Inspiratif Driver Ojol di Bandung, Tambal Jalan Berlubang Pakai Uang Pribadi

By Aga GustianaSenin, 19 Mei 2025 12:53 WIB3 Mins Read
Hasan Fiidel, pengemudi ojol asal Bandung, tak hanya antar penumpang tapi juga peduli dengan kondisi jalan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi inspiratif seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan Fiidel (24) asal Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Bagaimana tidak, Hasan dengan inisiatif sendiri menambal jalan-jalan berlubang tanpa menunggu bantuan dari pihak berwenang. Aksinya ini dilakukannya semata-mata demi keselamatan para pengguna jalan lain, bermodalkan uang pribadinya yang diperoleh dari hasil mengantar penumpang.

Motivasi Hasan ternyata berawal dari pengalaman pribadinya. “Saya pernah jatuh karena jalan berlubang waktu narik, sampai handphone saya rusak, LCD-nya pecah. Dari situ kepikiran, jangan sampai orang lain ngalamin hal yang sama,” ungkap Hasan saat ditemui pada Senin (19/5/2025), menceritakan pemicu mulia di balik tindakannya.

Kegiatan menambal jalan ini baru dilakoni Hasan selama dua pekan terakhir, namun perencanaannya sudah ia matangkan sejak empat bulan sebelumnya. “Cuma dulu banyak kendalanya, kaya peralatan belum ada, terus bingung aspalnya dari mana,” jelasnya mengenai proses persiapannya.

Hebatnya, Hasan mempelajari teknik menambal jalan secara otodidak. Ia memanfaatkan sumber daya internet seperti YouTube dan Google untuk mencari tahu caranya.

Baca Juga:  Ajak Bergerak Bersama: Reborn for Humanity Gelar Aksi Bersih dan Damai di Bandung

“Saya belajar dua hari, terus langsung praktik. Tapi waktu itu enggak langsung ngonten, masih percobaan dulu,” tuturnya.

Pada percobaan awalnya, Hasan membeli sendiri material seperti cairan aspal bakar, lem, dan pasir beton. Namun kini, setelah memahami alurnya, ia lebih sering memanfaatkan aspal bekas yang terkelupas di tepi jalan. “Sekarang modalnya tinggal buat beli gas, bensin, sama cairan perekat,” katanya.

Proses penambalan yang dilakukan Hasan cukup sederhana namun efektif. Aspal bekas dipanaskan hingga mencair, lalu dituangkan ke dalam lubang jalan yang sebelumnya telah diolesi lem perekat. Di lapangan, proses pengerjaan hanya memakan waktu sekitar 20 hingga 30 menit per titik.

“Yang lama itu nyiapin aspalnya,” jelas Hasan mengenai durasi yang dibutuhkan untuk mencairkan aspal, yakni sekitar dua hingga tiga jam.

Awalnya, Hasan mengeluarkan dana sekitar Rp 500 ribu tanpa mendokumentasikan aksinya. Namun kini, ia mulai membuat konten video dan membagikannya di media sosial. “Kalau sekarang, tergantung lubangnya. Kayak kemarin di Katapang, cuma habis puluhan ribu aja,” ujarnya.

Baca Juga:  Bikin Nagih, Ini Rekomendasi 3 Bakso Viral di Bandung

Pengetahuan Hasan mengenai titik-titik jalan berlubang didapatkannya dari pengalamannya sehari-hari sebagai pengemudi ojol. Ia bahkan sering memotret jalan rusak saat sedang bekerja.

“Biasanya saya tandai waktu narik dari Ciwidey ke Kota Bandung,” katanya.

Meskipun banyak rekan sesama ojol dan warga yang menawarkan bantuan, Hasan memilih untuk bekerja sendiri. Ia memiliki alasan tersendiri untuk keputusannya ini.

“Bukan enggak mau dibantu, tapi kita enggak tahu niat orang. Ada yang benar-benar ingin bantu, ada juga yang bisa jadi manfaatin,” ucapnya dengan bijak.

Hasan juga memastikan bahwa pihak keluarga dan pemerintah setempat mengetahui apa yang dilakukannya. Saat pertama kali menambal jalan di Desa Cibodas, ia bahkan meminta izin terlebih dahulu kepada kepala desa. “Itu adab saya, ngomong dulu sebelum mulai,” tegasnya.

Aksi sosial ini telah ia lakukan di beberapa wilayah seperti Ciwidey, Katapang, dan Soreang. Hasan menyisihkan sebagian penghasilannya sebagai pengemudi ojol untuk membiayai kegiatan mulianya ini.

Baca Juga:  Tiga Rekomendasi Steak Kaki Lima Viral di Bandung

“Misalnya saya narik sampai jam 10 pagi, habis itu ngaspal. Setelah beres, lanjut narik lagi sampai malam,” jelasnya mengenai pembagian waktunya. Dengan penghasilan bersih rata-rata sekitar Rp 80 ribu per hari, sebagian dana ia alokasikan untuk membeli perlengkapan menambal jalan.

Menariknya, Hasan tidak menyalahkan pemerintah atas kondisi jalan yang rusak. Ia memahami adanya keterbatasan anggaran dan proses birokrasi.

“Saya yakin pemerintah juga ingin betulin jalan. Tapi kan butuh waktu, dana, prosedur. Saya bantu seadanya aja, daripada nunggu lama tapi lubangnya tetap ada,” ungkapnya dengan nada pengertian.

Meskipun aksinya tergolong kecil, banyak warga yang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatifnya. Beberapa di antaranya mengucapkan terima kasih, merekam aksinya, bahkan ada yang mengira ia adalah petugas dari pemerintah.

“Saya mah skala kecil, kalau lubangnya gede bukan kerjaan saya,” pungkas Hasan dengan rendah hati.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung driver ojol bandung hasan fiidel tambal jalan viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026

Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate

Musim Kemarau 2026, Seluruh Kelurahan di Cimahi Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat

Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya

Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.