Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday 2026, Ada Kejutan dari Persib

Selasa, 2 Juni 2026 14:13 WIB

Jangan Asal Klik! Link Video Viral ‘Rok Hijau’ Diduga Jebakan Pencuri Data

Selasa, 2 Juni 2026 13:25 WIB

Penataan Kabel Bandung Ditunda Sementara, Farhan Tak Mau Risiko Blackout

Selasa, 2 Juni 2026 13:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday 2026, Ada Kejutan dari Persib
  • Jangan Asal Klik! Link Video Viral ‘Rok Hijau’ Diduga Jebakan Pencuri Data
  • Penataan Kabel Bandung Ditunda Sementara, Farhan Tak Mau Risiko Blackout
  • Sekolah Sakti? 100 Persen Murid SMAN 14 Lampung Lolos PTN, Sekolah Lain Langsung Kena Mental!
  • Update Transfer Persib: Sinyal Kuat Patrick Robson Segera Mendarat di Bandung, Simak Faktanya!
  • Bansos Juni 2026: Cara Cek Status Penerima dan Memahami Kategori Desil PKH-BPNT
  • Tren Emas Antam Hari Ini: Harga Anjlok Rp 25 Ribu, Simak Update Terbarunya!
  • Rekor Ketat Indonesia vs Oman, Siapa Lebih Unggul di FIFA Matchday 2026?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 2 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penataan Kabel Bandung Ditunda Sementara, Farhan Tak Mau Risiko Blackout

By SusanaSelasa, 2 Juni 2026 13:00 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung terus melanjutkan program penataan kabel udara yang selama ini dinilai mengganggu estetika kota sekaligus menyalahi ketentuan tata ruang. Namun dalam pelaksanaannya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memilih langkah hati-hati dengan menunda pemotongan kabel di kawasan Jalan Asia Afrika.

Keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Farhan menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas layanan publik berbasis digital, yang sangat bergantung pada jaringan internet.

Mulai dari layanan perbankan, sistem pemerintahan, hingga Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), seluruhnya membutuhkan koneksi yang stabil agar tidak terjadi gangguan atau blackout layanan.

Penertiban Kabel Udara Bandung Tetap Jalan, Tapi Bertahap

Farhan menjelaskan bahwa proses pemotongan kabel udara tetap dilakukan, namun hanya di titik-titik yang sudah dipastikan memiliki sistem cadangan jaringan yang siap berfungsi.

Baca Juga:  Pemkot Siap Tertibkan Kabel Udara, Penurunan Dimulai 2 Juni di Jalan Asia Afrika dan Jalan Sunda

Hal ini sudah dibuktikan di kawasan Jalan Merdeka, di mana pemotongan kabel dilakukan tanpa menimbulkan gangguan layanan publik karena jaringan backup telah aktif.

“Pemotongan kabel ini tidak akan mengganggu pelayanan publik, tidak akan kena blackout. Kalau backup jaringannya sudah siap, baru kita potong,” ujar Farhan di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).

Asia Afrika Ditunda karena Sistem Cadangan Belum Siap

Berbeda dengan Jalan Merdeka, kawasan Jalan Asia Afrika belum sepenuhnya siap untuk dilakukan penertiban kabel udara.

Dari hasil evaluasi hingga dini hari, ditemukan bahwa masih ada sejumlah operator telekomunikasi yang belum menyelesaikan migrasi jaringan ke sistem kabel bawah tanah.

Dari total 39 jaringan yang menjadi target penataan, baru 13 jaringan yang dinyatakan siap untuk dipotong. Sisanya masih membutuhkan waktu untuk menyelesaikan infrastruktur cadangan.

Baca Juga:  Farhan Ajak Bobotoh Rayakan Euforia Juara dengan Tertib dan Aman

Karena itu, Pemkot Bandung memutuskan untuk menunda pemotongan di kawasan tersebut demi menghindari risiko gangguan layanan publik yang lebih luas.

Layanan Digital Jadi Pertimbangan Utama

Farhan menegaskan bahwa di era digital saat ini, stabilitas jaringan internet sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Tidak hanya sektor perbankan, tetapi juga layanan pendidikan, administrasi pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sangat bergantung pada konektivitas yang stabil.

“Kalau internet terganggu, dampaknya bisa luas. Karena itu kita tidak boleh terburu-buru,” jelasnya.

Ia mengakui sebenarnya ingin mempercepat proses penataan kabel udara di seluruh Kota Bandung. Namun setelah menerima laporan teknis dari lapangan, ditemukan bahwa sebagian jaringan cadangan belum berfungsi optimal.

“Saya tadinya mau langsung potong saja. Tapi setelah dicek, backup-nya belum 100 persen,” ungkapnya.

Pemkot Bandung Minta Operator Segera Siapkan Infrastruktur

Baca Juga:  TPA Sarimukti Dibuka Besok, Pengangkutan Sampah Prioritaskan di Jalan Protokol

Pemerintah Kota Bandung kini meminta seluruh operator telekomunikasi, penyedia layanan internet, serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) untuk segera menyelesaikan kesiapan teknis masing-masing jaringan.

Farhan menegaskan bahwa pemerintah siap melanjutkan penertiban kapan saja, selama seluruh sistem cadangan sudah benar-benar siap.

“Yang sekarang kita kejar adalah kapan mereka siap. Jangan sampai dipotong tapi layanan publik terganggu,” tegasnya.

Penataan Kabel Udara Bandung Tetap Jadi Prioritas

Meski ada penundaan di beberapa titik, Pemkot Bandung memastikan bahwa program penataan kabel udara tetap menjadi prioritas utama untuk menciptakan kota yang lebih rapi, aman, dan modern.

Setelah sistem backup dinyatakan aman, proses pemotongan akan langsung dilanjutkan tanpa jeda agar tidak mengganggu layanan masyarakat.

“Kalau sudah aman, langsung potong dan layanan tetap berjalan. Tidak boleh ada jeda,” tutup Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Apjatel Infrastruktur Bandung kabel bawah tanah Bandung kabel udara Bandung Layanan Publik Digital Muhammad Farhan Pemkot Bandung penataan kabel Asia Afrika Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sekolah Sakti? 100 Persen Murid SMAN 14 Lampung Lolos PTN, Sekolah Lain Langsung Kena Mental!

Bukan Karena Sakit, Alasan Gajah Sumatera Ini Selalu Menyendiri Bikin Netizen Nangis

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cair Juni 2026! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Masuk Rekening, Cek Nama Anda Sekarang

7 Motor Hilang di Konser Bandung, Polisi Turun Tangan Selidiki Curanmor Massal

Tamparan Keras Buat Anak Muda! Pemuda Ini Dobrak Gengsi, Jualan Cireng Sebelum Masuk Ruang UTBK 2026!

Harga Kedelai Meroket, Wali Kota Bandung Minta Pengusaha Tahu Efisiensi Tanpa Rusak Lingkungan

Terpopuler
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Link Video Viral Rok Hijau Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran! Pakar Ingatkan Hal Ini
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.