Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Penentuan Nasib Arema FC dan Misi Sempurna Persib Bandung

Jumat, 31 Juli 2026 17:51 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima

Jumat, 31 Juli 2026 17:10 WIB

Rotasi Besar-besaran: Timnas Indonesia Turunkan Skuad Berbeda Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026

Jumat, 31 Juli 2026 16:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Penentuan Nasib Arema FC dan Misi Sempurna Persib Bandung
  • Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima
  • Rotasi Besar-besaran: Timnas Indonesia Turunkan Skuad Berbeda Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
  • Timnas Indonesia vs Timor Leste Hari Ini: Jadwal, Jam Tayang RCTI, dan Link Live Streaming Piala AFF 2026
  • Prediksi Susunan Pemain Persib vs Tampines Rovers: Igor Tolic Siapkan Rotasi Besar, Gakuto Notsuda Starter?
  • Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda
  • Cara Cek Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Lewat HP: Jadwal, Nominal, dan Panduan Lengkap
  • Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penataan Kabel Bandung Ditunda Sementara, Farhan Tak Mau Risiko Blackout

By SusanaSelasa, 2 Juni 2026 13:00 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung terus melanjutkan program penataan kabel udara yang selama ini dinilai mengganggu estetika kota sekaligus menyalahi ketentuan tata ruang. Namun dalam pelaksanaannya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memilih langkah hati-hati dengan menunda pemotongan kabel di kawasan Jalan Asia Afrika.

Keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Farhan menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas layanan publik berbasis digital, yang sangat bergantung pada jaringan internet.

Mulai dari layanan perbankan, sistem pemerintahan, hingga Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), seluruhnya membutuhkan koneksi yang stabil agar tidak terjadi gangguan atau blackout layanan.

Penertiban Kabel Udara Bandung Tetap Jalan, Tapi Bertahap

Farhan menjelaskan bahwa proses pemotongan kabel udara tetap dilakukan, namun hanya di titik-titik yang sudah dipastikan memiliki sistem cadangan jaringan yang siap berfungsi.

Hal ini sudah dibuktikan di kawasan Jalan Merdeka, di mana pemotongan kabel dilakukan tanpa menimbulkan gangguan layanan publik karena jaringan backup telah aktif.

“Pemotongan kabel ini tidak akan mengganggu pelayanan publik, tidak akan kena blackout. Kalau backup jaringannya sudah siap, baru kita potong,” ujar Farhan di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).

Asia Afrika Ditunda karena Sistem Cadangan Belum Siap

Berbeda dengan Jalan Merdeka, kawasan Jalan Asia Afrika belum sepenuhnya siap untuk dilakukan penertiban kabel udara.

Dari hasil evaluasi hingga dini hari, ditemukan bahwa masih ada sejumlah operator telekomunikasi yang belum menyelesaikan migrasi jaringan ke sistem kabel bawah tanah.

Dari total 39 jaringan yang menjadi target penataan, baru 13 jaringan yang dinyatakan siap untuk dipotong. Sisanya masih membutuhkan waktu untuk menyelesaikan infrastruktur cadangan.

Karena itu, Pemkot Bandung memutuskan untuk menunda pemotongan di kawasan tersebut demi menghindari risiko gangguan layanan publik yang lebih luas.

Layanan Digital Jadi Pertimbangan Utama

Farhan menegaskan bahwa di era digital saat ini, stabilitas jaringan internet sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Tidak hanya sektor perbankan, tetapi juga layanan pendidikan, administrasi pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sangat bergantung pada konektivitas yang stabil.

“Kalau internet terganggu, dampaknya bisa luas. Karena itu kita tidak boleh terburu-buru,” jelasnya.

Ia mengakui sebenarnya ingin mempercepat proses penataan kabel udara di seluruh Kota Bandung. Namun setelah menerima laporan teknis dari lapangan, ditemukan bahwa sebagian jaringan cadangan belum berfungsi optimal.

“Saya tadinya mau langsung potong saja. Tapi setelah dicek, backup-nya belum 100 persen,” ungkapnya.

Pemkot Bandung Minta Operator Segera Siapkan Infrastruktur

Pemerintah Kota Bandung kini meminta seluruh operator telekomunikasi, penyedia layanan internet, serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) untuk segera menyelesaikan kesiapan teknis masing-masing jaringan.

Farhan menegaskan bahwa pemerintah siap melanjutkan penertiban kapan saja, selama seluruh sistem cadangan sudah benar-benar siap.

“Yang sekarang kita kejar adalah kapan mereka siap. Jangan sampai dipotong tapi layanan publik terganggu,” tegasnya.

Penataan Kabel Udara Bandung Tetap Jadi Prioritas

Meski ada penundaan di beberapa titik, Pemkot Bandung memastikan bahwa program penataan kabel udara tetap menjadi prioritas utama untuk menciptakan kota yang lebih rapi, aman, dan modern.

Setelah sistem backup dinyatakan aman, proses pemotongan akan langsung dilanjutkan tanpa jeda agar tidak mengganggu layanan masyarakat.

“Kalau sudah aman, langsung potong dan layanan tetap berjalan. Tidak boleh ada jeda,” tutup Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Apjatel Infrastruktur Bandung kabel bawah tanah Bandung kabel udara Bandung Layanan Publik Digital Muhammad Farhan Pemkot Bandung penataan kabel Asia Afrika Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima

Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda

CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Harga Ayam dan Timun Naik Drastis, Farhan Pastikan Pasokan Pangan di Kota Bandung Aman

Harga Ayam di Bandung Tembus Rp48 Ribu, Pedagang Sebut Naik Sejak MBG Kembali Berjalan

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.