Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Sabtu, 10 Oktober 2026 12:51 WIB

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Sabtu, 10 Oktober 2026 12:36 WIB

Ditinggal Bojan Hodak Malah Makin Gacor! Inilah 2 Rekor ‘Gila’ Persib di Bawah Racikan Igor Tolic

Sabtu, 10 Oktober 2026 12:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif
  • Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru
  • Ditinggal Bojan Hodak Malah Makin Gacor! Inilah 2 Rekor ‘Gila’ Persib di Bawah Racikan Igor Tolic
  • BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Update Kasus Dugaan Keracunan Makanan di 88 Seoul Bandung: Korban Dimintai Keterangan, Sampel Diuji
  • Jadwal MotoGP Mandalika Sabtu 10 Oktober: Jam Kualifikasi dan Sprint Race Siang Ini!
  • Viral Aksi Pria Ngaku Satnarkoba dan BNN di Garut, Korban Bongkar Gelagat Mencurigakan
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

By SusanaJumat, 31 Juli 2026 12:36 WIB3 Mins Read
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus penganiayaan terhadap seorang anak balita oleh ayah kandungnya sendiri menggemparkan warga Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Aksi kekerasan tersebut menjadi sorotan setelah video penganiayaan beredar luas di media sosial.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Dalam video yang viral, terlihat seorang bocah laki-laki mengalami luka di bagian hidung dan mulut hingga mengeluarkan darah. Pelaku yang diduga merupakan ayah kandung korban juga terlihat melakukan kekerasan fisik dengan menampar serta menarik rambut korban.

Kasus tersebut langsung mendapat perhatian aparat kepolisian. Kapolres Cimahi AKBP M. Faruk Rozi membenarkan bahwa pria yang diduga sebagai pelaku telah diamankan setelah video penganiayaan terhadap anak berusia sekitar lima tahun tersebut menyebar di media sosial.

Polisi Amankan Ayah Kandung yang Aniaya Anak di Bandung Barat

Kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan dan informasi terkait video kekerasan terhadap anak tersebut.

Kapolsek Sindangkerta AKP Sholehuddin mengatakan, pelaku telah diamankan dan saat ini menjalani proses hukum. Penyidik tengah menyelesaikan berkas perkara sebelum kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Cimahi.

“Pelaku sudah kami amankan dan sedang dalam proses penyelesaian berkas untuk segera dilimpahkan ke Polres Cimahi,” ujar Sholehuddin saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, penganiayaan tersebut diduga dilakukan karena pelaku ingin memaksa istrinya kembali ke rumah.

Menurut polisi, anak yang menjadi korban kekerasan merupakan anak kandung pelaku sendiri.

“Tujuannya supaya istrinya mau kembali lagi,” kata Sholehuddin.

Pelaku Dipastikan Tidak Mengalami Gangguan Jiwa

Sebelumnya, sempat muncul dugaan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Namun, kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar.

AKP Sholehuddin menegaskan, pria berusia 28 tahun tersebut tidak memiliki riwayat gangguan jiwa.

“Pelaku tidak memiliki kelainan jiwa,” tegasnya.

Polisi menyebut tindakan kekerasan tersebut dilakukan dalam kondisi sadar dan kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Korban Alami Luka Fisik dan Trauma Psikologis

Akibat penganiayaan tersebut, korban yang masih berusia empat tahun dan akan memasuki usia lima tahun mengalami luka fisik serta dampak psikologis.

Korban telah menjalani pemeriksaan medis atau visum sebagai bagian dari proses penyidikan. Selain penanganan hukum terhadap pelaku, kepolisian juga memastikan korban mendapatkan pendampingan untuk memulihkan kondisi mentalnya.

“Nanti ada bantuan konseling dari Polres juga untuk anaknya,” ungkap Sholehuddin.

Pendampingan psikologis dinilai penting mengingat korban masih berada dalam usia tumbuh kembang dan mengalami kekerasan dari orang terdekatnya sendiri.

Polisi Imbau Video Kekerasan Anak Tidak Disebar

Kasus ayah kandung menganiaya anak balita di Bandung Barat ini menuai kecaman dari masyarakat setelah rekaman video beredar luas.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak kembali menyebarluaskan video yang memperlihatkan kekerasan terhadap korban. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi psikologis anak serta melindungi hak korban sebagai anak yang mengalami kekerasan.

Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, tersangka bersama barang bukti akan segera dilimpahkan ke Polres Cimahi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak, termasuk yang dilakukan oleh orang tua kandung, merupakan tindakan serius yang dapat berdampak panjang terhadap fisik maupun mental korban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Update Kasus Dugaan Keracunan Makanan di 88 Seoul Bandung: Korban Dimintai Keterangan, Sampel Diuji

Viral Aksi Pria Ngaku Satnarkoba dan BNN di Garut, Korban Bongkar Gelagat Mencurigakan

Kabupaten Bekasi

Dampak El Nino Masih Mengancam, Warga Cirebon Diminta Waspada Air Bersih dan Kebakaran Lahan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Punya KTP dan KK? Simak Cara Cek Bansos BLT Kesra Rp900.000 Lewat HP

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.