Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger! Warga Temukan Mayat Pria di Bantaran Sungai Citarum

Kamis, 1 Oktober 2026 20:42 WIB

Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak

Kamis, 1 Oktober 2026 20:20 WIB

Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi

Kamis, 1 Oktober 2026 20:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger! Warga Temukan Mayat Pria di Bantaran Sungai Citarum
  • Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak
  • Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi
  • Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung
  • Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober: 18 Pejabat Dilantik, Ada Kapolri dan Menko Baru
  • Catat! Ini Jadwal Operasi Antik Lodaya 2026 di Jawa Barat
  • Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar
  • BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu, Cek Syarat Penerima dan Desilnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 1 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Masya Allah! Reaksi Luar Biasa Jury Iran Lihat Qori Cilik Indonesia Muhammad Najmi Alvaro

By Aga GustianaJumat, 31 Juli 2026 13:20 WIB6 Mins Read
Muhammad Najmi Alvaro. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suara merdu itu mengalun tenang, melafalkan ayat-ayat suci Al-Quran dengan cengkok yang matang dan penghayatan yang mendalam. Di hadapan para syekh dan dewan juri internasional di studio Mahfel TV, Iran, seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun berdiri dengan tenang. Ia mengenakan balutan batik cokelat dan peci hitam, memancarkan wibawa yang melampaui usianya.

Ketika ia memperkenalkan diri dengan lantang, “Nama saya Muhammad Najmi Alvaro dari Indonesia,” sambutan hangat langsung bergemuruh. Dan begitu bait pertama dilantunkan, panggung seketika terhanyut. Para juri kompak mengucap “Allahu akbar… Allah, Allah,” takjub atas keindahan suara yang keluar dari dada sang qori cilik. Bahkan, pesona suara emasnya turut memancing reaksi kagum dari pesohor tanah air hingga warganet global di media sosial.

Dialah Muhammad Najmi Alvaro, bocah ajaib asal Kalimantan Tengah yang kini menjelma menjadi ikon baru qori muda Indonesia di kancah global. Di balik setiap lengkingan merdu dan tartil yang memukau dunia, tersimpan kisah perjuangan panjang, disiplin baja, serta cinta mendalam pada Kalam Ilahi.

Akar Ketulusan di Tanah Barito Timur

Lahir pada 23 Juli 2012 di Rumah Sakit Buntok, Alvaro menghabiskan masa kecilnya di Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. Darah seni dan religius tampaknya memang mengalir deras dalam diri bocah periang ini. Ayahnya, Suhaimi, adalah seorang perantau tangguh yang mengelola apotek di kawasan Pasar Panas, Tamiang Layang, sekaligus alumni Pondok Pesantren Rakha Amuntai tahun 2001. Sementara sang ibu, Nagina Julianisa, mewariskan bakat seni suara yang kemudian menjadi fondasi awal vokal Alvaro.

Meski kini namanya harum hingga mancanegara, masa kecil Alvaro berjalan layaknya anak-anak pada umumnya. Ia menimba ilmu dasar di MIN 1 Barito Timur hingga duduk di bangku kelas 5 SD. Sejak usia dini, bakat istimewanya dalam melantunkan ayat suci Al-Quran sudah mulai terlihat menonjol. Suaranya yang jernih dan kemampuannya menguasai nagham (lagu tilawah) membuat orang-orang di sekitarnya kagum.

Kendati demikian, orang tua Alvaro tidak pernah memposisikan sang anak sebagai mesin pencetak piala. Bagi Suhaimi dan Nagina, panggung musabaqah hanyalah sarana penunjang motivasi.

“Sebenarnya kita dari awal niatnya belajar Al-Quran. Kalau MTQ itu bonus aja,” ungkap Suhaimi bijak.

Prinsip inilah yang menjaga mental Alvaro tetap membumi di tengah badai popularitas yang datang di usia yang sangat muda.

Disiplin Baja dan Resep Suara Emas

Kehebatan vokal yang dipertontonkan Alvaro di depan para syekh internasional bukanlah hasil instan. Di balik penampilan tenangnya di atas panggung, terdapat rutinitas latihan harian yang sangat ketat dan disiplin tinggi.

Alvaro membiasakan diri berlatih tilawah tiga kali dalam sehari tanpa pernah absen:

  1. Pagi hari: Selepas menunaikan sholat Subuh.
  2. Sore hari: Selepas sholat Ashar.
  3. Malam hari: Selepas sholat Isya.

Tidak hanya mengandalkan hafalan dan cengkok lagu, Alvaro juga ditempa untuk menjaga kebugaran fisik dan kualitas pita suaranya. Ia rutin melakukan latihan olah napas serta menjaga kebugaran lewat olahraga ringan. Disiplin waktu inilah yang membuatnya mampu menjaga stabilitas vokal, baik saat tampil di panggung nasional yang megah maupun di studio televisi internasional.

Merantau ke Tangerang: Menempa Diri di Pesantren

Menyadari potensi besar yang dimiliki putranya, para guru dan ulama menyarankan agar bakat Alvaro disalurkan ke lingkungan pendidikan Islam yang lebih terfokus. Sang ayah lantas menawarkan opsi pondok pesantren kepada Alvaro, namun dengan pendekatan yang sangat demokratis—tanpa ada unsur paksaan.

Mendengar saran tersebut, jiwa besar Alvaro justru terpanggil. Ia sendiri yang meminta orang tuanya agar segera mendaftarkannya ke pesantren. Keputusan besar pun diambil: Alvaro hijrah ke Tangerang Selatan, Banten, untuk menimba ilmu di Pondok Pesantren Al-Kautsar di kawasan Pondok Cabe, sambil tetap melanjutkan pendidikan formalnya di MI Sa’adatuddawwam.

Di pesantren asuhan KH Buya Muhammad Ali inilah kemampuan Alvaro semakin matang. Ia dibimbing langsung oleh pimpinan pondok serta Ustazah Yanti, seorang pengajar yang dikenal sangat telaten dan sabar.

Bagi Alvaro, sosok Ustazah Yanti memiliki kesan tersendiri di hatinya. “Ustazah Yanti itu sabar sekali. Kalau kita salah, nggak langsung dimarahin, tapi dikasih tahu dulu salahnya di mana,” kenang Alvaro penuh takzim.

Selain para gurunya di pesantren, Alvaro juga mengidolakan sejumlah qori besar tanah air yang menjadi sumber inspirasinya, seperti Ustaz Syamsuri Firdaus dan Ustaz Miftah Farid. Perpaduan antara bimbingan ulama kharismatik dan figur idola inilah yang membentuk karakter vokal serta kepribadian Alvaro menjadi sosok qori muda yang matang.

Deretan Prestasi Dunia: Mengharumkan Nama Indonesia

Langkah kaki kecil Alvaro menapaki panggung internasional dimulai dari ketekunannya mengikuti berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), baik di dalam maupun luar negeri. Namanya mulai diperhitungkan secara nasional ketika ia keluar sebagai Juara 1 Tilawah Anak pada MTQ Nasional ke-30 di Samarinda, mewakili kafilah DKI Jakarta.

Namun, pencapaiannya tidak berhenti di batas teritorial nusantara. Pintu panggung dunia terbuka lebar bagi sang qori cilik:

  • Tahun 2024: Alvaro menyabet Juara 1 MTQ Internasional Tijan Annour di Qatar. Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan Barito Timur tempat ia dibesarkan, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Amuntai, Kalimantan Selatan, mengingat garis keturunan (zuriah) keluarganya berasal dari sana.
  • Tahun 2024: Ia kembali menorehkan prestasi gemilang sebagai Juara 1 MTQ Tahbeer di Abu Dhabi (UEA).
  • Tahun 2025: Alvaro menyabet Juara 3 dalam MTQ Internasional Al Ameed di Irak.
  • Puncak Sorotan Global (2025): Diundang sebagai tamu kehormatan dan qori pembuka di program televisi bergengsi Mahfel TV di Iran, di mana pelantunannya berhasil memukau para ulama dan dewan juri internasional hingga videonya viral di media sosial.

“Jalur Langit” dan Pesan Kerendahan Hati

Di balik setiap piala berkilau dan pujian dari berbagai penjuru dunia, keluarga memegang peran sebagai jangkar emosional dan spiritual Alvaro. Sang ibu, Nagina Julianisa, dan ayahnya, Suhaimi, meyakini bahwa kesuksesan seorang anak tidak hanya diraih melalui ikhtiar lahiriah, melainkan juga lewat apa yang mereka sebut sebagai “jalur langit”.

“Jadi kita bentuk dukungannya juga memperbanyak doa untuk anak, nggak hanya tindakan tetapi juga melalui jalur langit, dengan memanjatkan doa,” tutur Suhaimi.

Sebagai orang tua, Suhaimi tidak pernah lupa untuk terusmula mengingatkan putranya agar tidak terbuai oleh pujian manusia. Ada tiga pesan utama yang selalu ditanamkan kepada Alvaro:

  1. Tawadhu’: Jangan pernah sombong dengan pencapaian yang ada.
  2. Ta’dzim: Harus patuh dan hormat kepada kedua orang tua serta para guru.
  3. Disiplin dan Semangat: Menjaga kualitas diri, mengatur waktu dengan baik, dan pantang menyerah ketika menghadapi masalah.

Cita-Cita Luhur: Pengusaha Sukses Sekaligus Pendidik Al-Quran

Meski saat ini namanya tengah melambung sebagai qori internasional dengan akun Instagram resmi @muhammadnajmialvaro.official yang telah diikuti ratusan ribu pengikut, Alvaro tetaplah seorang anak berusia 12 tahun yang memiliki mimpi besar untuk masa depannya.

Ketika ditanya mengenai cita-citanya, jawaban yang terlontar dari bibirnya menunjukkan kedewasaan berpikir yang luar biasa. Alvaro tidak hanya ingin dikenal sebagai pelantun ayat suci yang bersuara merdu, tetapi ia menyimpan impian mulia:

“Cita-citanya jadi pengusaha sukses, sama pengajar Al-Quran,” ucapnya lugas.

Ia berharap kelak, bekal ilmu agama dan Al-Quran yang ia peroleh di pesantren bisa dibagikan kembali, membantu lebih banyak anak-anak Indonesia untuk bisa belajar membaca dan memahami Al-Quran dengan baik.

Perjalanan Muhammad Najmi Alvaro masih sangat panjang. Dari bilik sederhana di Tamiang Layang hingga panggung megah televisi internasional di Timur Tengah, ia telah membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk mencetak sejarah besar. Melalui suara emasnya, Alvaro tidak hanya membawa pulang piala ke tanah air, tetapi juga merajut kehormatan bangsa Indonesia di mata dunia lewat indahnya lantunan ayat-ayat suci Ilahi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar

Batal Cerai atau Prank? Kemunculan Demian di Live Sara Wijayanto Bikin Heboh, Cinta Belum Usai?

Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Indonesia di Asian Games 2026 1 Oktober, Ada Duel Perebutan Emas

Bansos PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Penerima Lewat HP Cukup Pakai NIK

Rekomendasi Kuliner Malam Bekasi: Tempat Nongkrong & Makan Enak yang Buka Seharian

Bikin Ngiler! 4 Nasi Goreng Bandung dengan Racikan Unik dan Topping Melimpah

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.