Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Selasa, 15 September 2026 19:36 WIB

Persib Kontra FC Seoul di ACL Two, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live

Selasa, 15 September 2026 19:11 WIB

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Selasa, 15 September 2026 18:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara
  • Persib Kontra FC Seoul di ACL Two, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live
  • Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA
  • Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar
  • Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal
  • Menembus Benteng Korea: Nostalgia Kelam 31 Tahun Silam Saat Persib Ditekuk Shin Tae-yong
  • Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega
  • Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

By Aga GustianaJumat, 31 Juli 2026 20:24 WIB3 Mins Read
Pelecehan Seksual
Kasus pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Shutterstock/Peter Leee
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah tindakan kekerasan yang teramat keji dan mengiris hati terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Seorang ayah kandung berinisial Dayat alias Pepi (28) tega menganiaya darah dagingnya sendiri yang masih berusia lima tahun hingga darah segar mengucur dari wajah korban. Peristiwa bejat tersebut berlangsung di kediaman orang tua pelaku yang berlokasi di Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (26/7/2026).

Ulah biadab tersangka akhirnya terbongkar setelah rekaman video penyiksaan tersebut beredar luas dan memicu gelombang kemarahan publik di media sosial. Berkat viralnya rekaman tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat meringkus Dayat pada Kamis (30/7/2026) sore.

Dalam tayangan video yang tersebar, pria pengangguran itu terlihat tanpa belas kasihan melayangkan tamparan keras ke wajah bocah malang tersebut serta menjambak rambutnya. Korban yang menangis histeris hingga darah mengalir dari bagian hidungnya sama sekali tidak meluluhkan hati pelaku untuk menghentikan penganiayaannya.

Baca Juga:  Anti-Ribet! 3 Rekomendasi Wisata Ramah Keluarga di Cimahi & Bandung Barat Gratis

Motif Bejat: Paksa Mantan Istri Rujuk hingga Sakit Hati

Di balik aksi keji yang sengaja direkam tersebut, terungkap motif di luar nalar yang mendasari tindakan pelaku. Berdasarkan keterangan pihak berwajib, penganiayaan ini sengaja dilakukan demi menarik perhatian sang mantan istri berinisial Rika (23) agar bersedia kembali merajut rumah tangga. Diketahui, keduanya telah lama berpisah setelah sempat menikah secara siri pada tahun 2020 dan resmi bercerai tiga tahun kemudian.

“Keterangan dari tersangka, dia menganiaya korban untuk mendapatkan simpati dan empati dari ibu korban atau mantan istrinya sendiri. Jadi mereka telah lama berpisah, setelah menikah siri 2020 dan cerai di tahun 2023. Jadi video itu dikirimkan ke mantan mertuanya supaya diizinkan rujuk lagi,” ungkap Kapolres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi, saat memberikan keterangan pada Jumat (31/7/2026).

Baca Juga:  Lembang Terancam Bencana Akibat Alih Fungsi Lahan, Bupati Jeje Diminta Evaluasi Tata Ruang

Selain ambisi buta untuk rujuk, hasil pendalaman penyidik juga menemukan adanya motif kekesalan personal yang dipicu oleh emosi sesaat. Pelaku mengaku sakit hati lantaran korban kerap membanding-bandingkan pola asuh serta perlakuan ketika berada di lingkungan keluarga ibunya dengan kondisi di kediaman pelaku.

“Motif lainnya setelah kami dalami, jadi tersangka ini merasa kesal karena korban kerap membandingkan perlakuan antara di keluarga ibunya dan keluarga pelaku. Dari situ dia emosi dan menyiksa korban,” tambah Faruk.

Lebih mengejutkannya lagi, aksi kekerasan ini ternyata bukan yang pertama kalinya terjadi. Dari keterangan pihak keluarga ibu korban, Dayat tercatat sudah beberapa kali melampiaskan amarahnya kepada anak kandung sendiri, kendati insiden terakhir ini dinilai sebagai tindakan yang paling parah.

“Infonya sudah beberapa kali melakukan penyiksaan seperti ini dengan motif memang karena ingin rujuk dan emosi dibanding-bandingkan dengan ibunya,” jelas Faruk.

Baca Juga:  Turun Gunung Demi Wisata, Bupati Jeje Kawal Langsung Promosi Destinasi Lokal

Keterlibatan Perekam Video dan Ancaman Hukuman Berat

Dalam penangkapan tersebut, jajaran Polres Cimahi tidak hanya mengamankan tersangka utama Dayat. Polisi turut menciduk seorang pemuda berinisial A (22) yang merupakan kerabat pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan, peran A dalam insiden tersebut adalah sebagai pihak yang sengaja merekam aksi penyiksaan biadab itu.

“Kami juga turut mengamankan keponakan korban, yakni A yang berperan sebagai perekam,” pungkas Faruk.

Akibat perbuatan tidak manusiawi ini, kedua tersangka kini harus mendekam di balik jeruji besi dan dijerat dengan Pasal 76 juncto Pasal 80 ayat 1 Juncto Pasal 80 ayat 4 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 4 tahun 6 bulan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat KDRT
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

ilustrasi kekerasan

Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.