Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?

Sabtu, 7 November 2026 13:30 WIB
BSU cair

Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU 2026? Cek Ketentuan UMK dan Syarat Lengkapnya!

Sabtu, 7 November 2026 13:00 WIB

Daftar Tim Lolos 16 Besar ACL 2: Persib Bandung Bersanding dengan Raksasa Asia

Sabtu, 7 November 2026 12:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?
  • Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU 2026? Cek Ketentuan UMK dan Syarat Lengkapnya!
  • Daftar Tim Lolos 16 Besar ACL 2: Persib Bandung Bersanding dengan Raksasa Asia
  • Viral Video Camat Injak Punggung Pria Demi Seberangi Kubangan, Pemkab Buka Suara!
  • Tragedi Ngaliwet di Garut: Cuma Gegara Sambal Asin, Paman Tega Tikam Keponakan Hingga Tewas
  • Larangan Spanduk Karhutla Berujung Hujatan! Klarifikasi Mentah, Oki Rengga Dituding Star Syndrome dan Jumawa!
  • Bencana Beneran Dianggap Arena Bermain? Ria Ricis Diamuk Warganet!
  • Ukir Catatan Emas di Asia, Persib dan Borneo FC Tuai Pujian Setinggi Langit dari Ferry Paulus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega

By SusanaSelasa, 15 September 2026 16:11 WIB2 Mins Read
ilustrasi kekerasan
Ilustrasi kekerasan. Foto: Istockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tengah menelusuri keberadaan seorang anak yang diduga menjadi korban kekerasan setelah video yang memperlihatkan anak tersebut menangis dan berlari viral di media sosial.

Kepala Dinsos Kabupaten Bandung, Ningning Hendarsah, mengatakan penelusuran dilakukan bersama aparatur Desa Cingcin. Petugas menyisir sejumlah lokasi yang sebelumnya diketahui menjadi tempat anak tersebut beraktivitas.

“Sudah ditelusuri oleh pihak Desa Cingcin di sekitaran Gading Tutuka, tetapi ibu dan anak tersebut tidak kembali ke sana hari ini,” kata Ningning di Bandung, Selasa.

Ibu dan Anak Pernah Tinggal di Banjaran

Ningning mengungkapkan, ibu dan anak tersebut sebelumnya diketahui pernah mengontrak rumah di wilayah Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Miris! Dua Anak Diduga Gunting Alat Kelamin Balita 3 Tahun di Karawang

Di kawasan tersebut, keduanya juga sempat dikaitkan dengan kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di sekitar lampu merah Kamasan.

Namun, ketika petugas melakukan pengecekan ke rumah kontrakan tersebut, ibu dan anak itu sudah tidak berada di lokasi. Keduanya diketahui telah berpindah domisili.

Dinsos Kabupaten Bandung kemudian menelusuri informasi lain mengenai identitas dan asal wilayah ibu serta anak tersebut.

Pernah Mengaku Warga Kota Bandung

Berdasarkan data penertiban sebelumnya, Ningning mengatakan ibu dan anak tersebut pernah mengaku sebagai warga Cigelereng, Kota Bandung.

Baca Juga:  Miris! Dua Anak Diduga Gunting Alat Kelamin Balita 3 Tahun di Karawang

“Pada saat razia sebelumnya, ibu dan anak itu mengaku sebagai warga Kota Bandung. Jadi, kami pulangkan ke Kota Bandung pada saat itu,” ujarnya.

Informasi tersebut menjadi salah satu petunjuk bagi petugas dalam mencari keberadaan keduanya saat ini.

Ningning menyebut keberadaan anak tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, pihaknya menduga ibu dan anak itu berada di wilayah Kota Bandung karena sebelumnya kerap terlihat di sejumlah kawasan.

Beberapa lokasi yang disebut pernah menjadi tempat keduanya beraktivitas antara lain Jalan Soekarno-Hatta hingga kawasan Tegallega.

“Sementara info anak tersebut belum diketahui keberadaannya saat ini dan akan ditelusuri di Kota Bandung, karena suka mangkal di Soekarno-Hatta dan Tegallega juga. Saya sedang berkoordinasi dengan Kadinsos Kota Bandung untuk menelusuri keberadaan mereka,” tutur Ningning.

Baca Juga:  Miris! Dua Anak Diduga Gunting Alat Kelamin Balita 3 Tahun di Karawang

Dinsos Kabupaten Bandung Koordinasi dengan Kota Bandung

Dinsos Kabupaten Bandung selanjutnya berkoordinasi dengan Dinsos Kota Bandung untuk mencari keberadaan anak tersebut.

Penelusuran dilakukan untuk memastikan kondisi anak sekaligus menentukan langkah penanganan yang sesuai berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.

Kasus ini menjadi perhatian setelah video anak yang menangis dan berlari beredar di media sosial. Pemerintah daerah kini berupaya memastikan keberadaan serta kondisi anak tersebut sebelum menentukan langkah penanganan lebih lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak diduga korban kekerasan Dinsos Kabupaten Bandung kekerasan terhadap anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Video Camat Injak Punggung Pria Demi Seberangi Kubangan, Pemkab Buka Suara!

Tragedi Ngaliwet di Garut: Cuma Gegara Sambal Asin, Paman Tega Tikam Keponakan Hingga Tewas

Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal

Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?

Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla

Aksi Begal Todong Pistol di Cangkuang Bandung Viral, Pelaku Utama Ternyata Masih 17 Tahun

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.