bukamata.id – Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) melalui BPJS Ketenagakerjaan masih menjadi sorotan pekerja di tengah tantangan ekonomi saat ini. Bantuan ini diberikan pemerintah bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dengan nominal Rp600.000 per penerima pada penyaluran terakhir.
Penyaluran dan Kebijakan Resmi BSU BPJS Ketenagakerjaan
Pemerintah telah menyalurkan BSU untuk periode Juni–Juli 2025. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, program ini bersifat satu kali bayar, bukan bantuan berkala.
BSU ditujukan bagi pekerja formal dan informal yang terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan. Syarat penerima meliputi kepesertaan BPJS aktif, NIK valid, usia kerja 18–59 tahun, dan gaji di bawah batas tertentu.
“BSU hanya disalurkan satu kali untuk periode Juni-Juli 2025,” jelas Menteri Yassierli dalam konferensi pers resmi.
BPJS Ketenagakerjaan mencatat jutaan pekerja telah menerima manfaat ini. Penyaluran ini merupakan bagian dari langkah pemerintah menstabilkan daya beli pasca-inflasi dan pandemi. Hingga Desember 2025, tidak ada rencana pencairan tambahan karena anggaran telah dialokasikan khusus untuk periode tersebut.
Waspada Hoaks dan Penipuan
Belakangan, muncul kabar tidak benar bahwa BSU BPJS Ketenagakerjaan akan dicairkan lagi. Informasi ini tidak resmi dan sering muncul dalam tautan palsu yang meminta data pribadi seperti nomor telepon atau akun media sosial.
Modus ini berisiko pencurian data dan kerugian finansial. Pemerintah melalui Kominfo telah memblokir ratusan situs hoaks terkait bantuan sosial sepanjang 2025. BPJS Ketenagakerjaan dan Kemnaker menekankan agar pekerja hanya menggunakan kanal resmi untuk mengecek status BSU.
Cara Aman Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan
Untuk memastikan status penerima, pekerja dapat memanfaatkan situs resmi berikut:
- Website Kemnaker: bsu.kemnaker.go.id → masukkan NIK dan kode CAPTCHA.
- Website BPJS Ketenagakerjaan: bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id → verifikasi dengan nomor kepesertaan.
- Sosial Media Resmi Kemnaker: Instagram @kemnaker, Facebook Kementerian Ketenagakerjaan RI, X @KemnakerRI.
- Sosial Media Resmi BPJS Ketenagakerjaan: Instagram @bpjs.ketenagakerjaan, Facebook BPJS Ketenagakerjaan, X @BPJSTKinfo.
Proses verifikasi biasanya memakan waktu 1–2 hari kerja, dan data dijamin aman dengan sistem enkripsi SSL.
Program Alternatif untuk Pekerja
Meski BSU 2025 terbatas satu kali, pemerintah menyediakan program lain:
- Kartu Lepas Jaru (KLJ) Desember 2025: bantuan tunai hingga Rp900.000 dengan pengecekan status melalui aplikasi resmi.
- BLT Kesra 2025: Rp900.000 per penerima, dicek melalui Cek Bansos Kemensos di HP.
- BPJS Ketenagakerjaan: Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kecelakaan Kerja dengan klaim cepat via aplikasi JMO.
Menurut data BPS November 2025, tingkat pengangguran terbuka mencapai 4,87%, sehingga program-program ini penting untuk mendukung stabilitas pekerja dan ekonomi nasional. Pemerintah juga mendorong pembaruan data melalui Dinas Ketenagakerjaan daerah agar bantuan tepat sasaran.
Selalu utamakan sumber resmi saat mengecek BSU BPJS Ketenagakerjaan, baik dari Kemnaker maupun BPJS Ketenagakerjaan, untuk menghindari hoaks dan risiko penipuan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











