bukamata.id – Fenomena video “cukur kumis” belum mereda di awal Februari 2026. Setelah versi awal menimbulkan spekulasi dan klaim versi “bersuara”, kini muncul perkembangan baru dengan istilah viral “video cukur kumis day 2”.
Pencarian terkait seperti “video cukur kumis asli”, “video cukur kumis yang lagi viral”, dan “video cukur kumis day 2” ramai dibahas di TikTok, di mana cuplikan video ini tersebar masif di linimasa pengguna.
Berbeda dengan video pertama yang menampilkan seorang perempuan ber-hoodie di kamar, video day 2 memperlihatkan setting dan karakter baru.
Perempuan di video ini mengenakan kemeja putih lengan panjang, rok span hitam bawah lutut, hijab putih, masker, dan kacamata. Adegan berlangsung di dalam kamar mandi yang dilengkapi cermin dan wastafel.
Ia tampak membelakangi cermin sambil menghadapkan tubuh ke kamera, merapikan pakaiannya, sebelum mengambil sebuah benda dari meja dekat cermin. Benda tersebut kemudian diperlihatkan ke kamera dan ternyata adalah pisau cukur. Video berhenti tepat saat alat cukur diperlihatkan, meninggalkan kesan misterius dan menimbulkan rasa penasaran warganet.
Mengapa Video Day 2 Ini Menarik?
- Kembali ke Tema Cukur
Setelah video pertama sempat memicu spekulasi dewasa, video “day 2” secara literal menampilkan alat cukur, mengembalikan fokus pada judul awal. Hal ini menunjukkan adanya strategi untuk memperpanjang misteri dengan elemen baru. - Teaser atau Awal Adegan Panjang
Adegan berhenti di momen memamerkan pisau cukur, menciptakan kesan sebagai teaser atau pembuka dari adegan panjang berikutnya. Strategi ini berhasil memancing pertanyaan warganet: “Apa yang terjadi selanjutnya?”. - Potensi Modus Eksploitasi Sama
Kemunculan video day 2 membuka peluang bagi oknum tertentu untuk memanfaatkan konten dengan cara yang mirip versi pertama. Klaim memiliki “video lengkap day 2” atau prediksi “day 3” bisa digunakan sebagai umpan untuk link berbahaya atau penipuan online.
Warganet diimbau tetap waspada, tidak mudah percaya pada klaim video lengkap, dan selalu menghindari tautan yang mencurigakan. Fenomena ini kembali menegaskan pentingnya literasi digital di era konten viral.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











