Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Link Video ‘Dea Store Meulaboh’, Pemilik Konter dan Karyawati Digerebek Warga Saat Sahur

Kamis, 5 Maret 2026 02:00 WIB

Kondisi Faradilla Korban UIN Suska Berubah Drastis: Ada Apa dengan Mentalnya?

Kamis, 5 Maret 2026 01:00 WIB

Bobotoh Wajib Tahu! Inilah Potensi Hukuman Berat yang Menghantui Persib Usai Kericuhan di ACL 2

Rabu, 4 Maret 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Link Video ‘Dea Store Meulaboh’, Pemilik Konter dan Karyawati Digerebek Warga Saat Sahur
  • Kondisi Faradilla Korban UIN Suska Berubah Drastis: Ada Apa dengan Mentalnya?
  • Bobotoh Wajib Tahu! Inilah Potensi Hukuman Berat yang Menghantui Persib Usai Kericuhan di ACL 2
  • Malam Lailatul Qadar 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Simak Jadwal Lengkap Malam Ganjil Berikut Ini
  • Mengejutkan! Persib Selamat dari Sanksi AFC Usai Kericuhan di GBLA
  • Jelang Lebaran, Rajiv Bagikan 30.000 Paket di Bandung dan Bandung Barat
  • Momen Haru Si Kembar Tunarungu Cantik Berbagi Hadiah ke Ibu Warung yang Memviralkannya
  • Kapan Lailatul Qadar 2026? Catat Prediksi Tanggal dan Jadwal 10 Malam Terakhir Ramadan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Darah Baru di Kandang Maung: Jalan Panjang Persib Menuju Puncak

By Aga GustianaSenin, 21 Juli 2025 09:00 WIB5 Mins Read
Persib Bandung
Para pemain baru Persib Bandung. (Foto: bukamata.id/Rafki R)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Musim baru, harapan baru. Itulah yang tengah dibangun oleh Persib Bandung jelang bergulirnya Super League (I League) musim 2025/2026. Tak mau setengah hati, Maung Bandung tampil agresif di bursa transfer dengan mendatangkan 13 pemain baru—sebuah angka yang cukup mencerminkan revolusi kecil di tubuh tim asuhan Bojan Hodak.

Sembilan pemain asing, tiga pemain lokal, dan satu jebolan akademi diresmikan masuk ke dalam skuad utama. Sebuah perombakan besar yang tidak hanya menunjukkan ambisi, tetapi juga keseriusan Persib untuk kembali bertarung di papan atas.

Namun, pertanyaan utama yang terus bergema di telinga Bobotoh dan pengamat sepak bola Indonesia adalah: Apakah Persib bisa kembali menjuarai liga? Atau setidaknya menjaga konsistensinya di jalur juara?

Mengenal Amunisi Baru: Campuran Pengalaman dan Potensi

Kedatangan sembilan pemain asing menjadi sorotan tersendiri. Nama-nama seperti Adam Przybek di bawah mistar, serta Julio Cesar, Patricio Matricardi, dan Frans Putros di lini belakang, memperkuat benteng pertahanan Persib. Di lini tengah, kehadiran Luciano Guaycochea, Wiliam Marcilio, dan Berguinho memberikan warna baru bagi kreativitas permainan.

Sementara itu, lini depan akan mengandalkan duet Brasil: Ramon Tanque dan Uilliam Barros yang digadang-gadang menjadi mesin gol baru Maung Bandung.

Tak kalah penting, tiga pemain lokal—Saddil Ramdani, Alfeandra Dewangga, dan Al Hamra Hehanussa—dianggap sebagai perekrutan cerdas karena mereka merupakan talenta nasional yang telah berpengalaman di kompetisi kasta tertinggi.

Di sisi lain, promosi Nazriel Alfaro dari tim junior juga menjadi sinyal bahwa Persib tidak hanya berpikir untuk musim ini, tetapi juga masa depan.

Baca Juga:  Tak Leha-leha, Persib Tetap Lanjutkan Program Latihan Meski Liga 1 Ditunda

Bojan Hodak dan Visi Tim

Bojan Hodak sebagai arsitek tim sepertinya sudah memiliki rencana matang. Dengan pengalaman membawa tim-tim di Asia Tenggara ke level tertinggi, pelatih asal Kroasia ini terlihat ingin membangun skuad yang seimbang antara kekuatan asing dan lokal.

Pengamat sepakbola, Arif Nugraha, memandang bahwa langkah Hodak sudah cukup tepat. “Pemain yang dipilih sudah sesuai kebutuhan posisi. Dari segi skill dan materi, terlihat menjanjikan. Bahkan dari sisi curriculum vitae, para pemain asing ini punya track record yang cukup baik,” jelasnya.

Namun, Arif juga memberikan catatan penting: adaptasi.

“Mereka bukan pemain kelas dunia seperti Cristiano Ronaldo yang bisa langsung klik. Butuh waktu. Jadi menilai mereka dari satu atau dua pertandingan, seperti di Piala Presiden, itu terlalu dini,” tegas Arif.

Realita Liga: Bukan Soal Nama, Tapi Konsistensi

Sepak bola, menurut Arif, adalah permainan momentum. Dalam pandangannya, walau Persib punya komposisi kuat, banyak faktor yang menentukan di lapangan. “Untuk menjadi juara itu bukan hanya soal materi pemain. Tapi juga soal kondisi fisik, mental, strategi, dan bahkan faktor non-teknis seperti cuaca dan keputusan wasit bisa memengaruhi hasil,” katanya.

Namun demikian, ia tetap menyatakan optimisme bahwa Persib bisa bersaing di papan atas. Dengan catatan: proses adaptasi berjalan lancar, dan tim diberi waktu untuk berkembang.

Arif juga mengingatkan bahwa kekuatan internal bisa menjadi kunci. “Dengan materi 13 pemain baru, menurut saya sudah cukup. Tidak perlu lagi belanja tambahan. Justru ini kesempatan memaksimalkan potensi pemain muda seperti Zulkifli, Kakang, atau Robi Darwis,” tuturnya.

Baca Juga:  Jelang Lawan Persis Solo, Bojan Belum Putuskan Pengganti Nick Kuipers

Ia juga menyoroti pentingnya memanfaatkan pemain lokal jika kualitasnya tak kalah dari pemain asing. “Pemain asing dari Asia atau luar Asia sama saja. Kalau pemain lokal punya kualitas bagus, mending prioritaskan lokal saja,” tambahnya.

Analisis Tambahan: Eko Maung dan Pandangan Tentang Level Asia

Pengamat sepakbola lainnya, Eko Maung, turut memberikan pandangan lebih luas. Menurutnya, untuk level domestik, skuad Persib saat ini sudah cukup solid.

“Kalau untuk level domestik, saya pikir pemain sekarang cukup. Nah, untuk masalah juara, itu juga tergantung pada kesiapan tim lain. Tapi kalau targetnya mempertahankan gelar dan bicara di level Asia, maka kualitas pemain baru ini bisa membawa harapan,” ujar Eko.

Eko menilai, beberapa tim seperti Dewa United juga melakukan persiapan serius, sehingga persaingan akan semakin ketat. “Jadi tidak serta-merta Persib bisa juara. Tetap harus berjuang,” tegasnya.

Namun untuk pentas Asia, Eko optimis. “Pemain-pemain baru ini rata-rata sudah pernah merasakan kompetisi Asia. Harusnya mereka bisa membawa Persib ke level permainan yang lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Bahkan dari sisi nilai dan kualitas, Eko menyebut skuad saat ini bisa jadi lebih unggul dari musim sebelumnya. “Kalau dilihat dari rate harga, pemain baru Persib ini malah lebih mahal dan berkualitas,” katanya.

Yang paling menonjol, menurut Eko, adalah sektor penyerang. “Saya pikir bintang baru Persib musim ini akan datang dari lini depan. Karena dari produktivitas gol, mereka punya kapasitas untuk tampil tajam, meskipun performa tim mungkin naik turun,” ujarnya.

Tak hanya itu, Eko juga menyoroti daya tahan fisik tim. “Kalau bicara Asia, endurance penting. Dan saya lihat, dari segi kebugaran, skuad Persib kali ini sangat memadai,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bojan Hodak Blak-blakan: Persik Kediri Sangat Berbahaya di Kandang

Pesan untuk Bobotoh: Bijak Menilai, Dukung Sepenuh Hati

Bicara soal tekanan dan ekspektasi, tidak bisa dipisahkan dari Bobotoh. Basis suporter terbesar di Indonesia ini selalu punya ekspektasi tinggi, apalagi setelah dua musim terakhir Persib konsisten di jalur juara.

Namun Arif mengingatkan Bobotoh agar tidak cepat mengambil kesimpulan. “Jangan menilai pemain hanya dari tampilan awal. Ada istilah, don’t judge a book by its cover. Pemain baru yang tampil buruk di awal bukan berarti jelek. Bisa jadi sedang adaptasi,” ucapnya.

Ia menyarankan agar Bobotoh bersabar dan memberi waktu hingga setengah musim untuk menilai performa tim. “Sepak bola itu penuh proses. Dari adaptasi, taktik, sampai chemistry tim. Kita harus beri ruang untuk semua itu berkembang,” pesannya.

Menuju 9 Agustus: Saatnya Bukti di Lapangan

Tanggal 9 Agustus akan menjadi panggung pertama pembuktian. Persib akan mengawali langkah di Super League 2025/2026 dengan harapan, tekanan, dan ambisi besar. Perjalanan panjang menanti, dan laga demi laga akan menjadi ujian sesungguhnya bagi komposisi baru ini.

Dengan segala modal yang dimiliki—13 pemain baru, pelatih berpengalaman, serta dukungan fanatik dari Bobotoh—Persib punya alasan kuat untuk bermimpi besar.

Namun sebagaimana kata Arif, juara bukan hanya soal nama di atas kertas, melainkan kerja keras selama 90 menit di setiap pertandingan.

Kini, semua mata tertuju ke Stadion. Apakah musim ini akan menjadi kisah kejayaan baru Maung Bandung? Waktulah yang akan menjawabnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh Bojan Hodak HL Liga Indonesia Pemain Baru Persib Persib Bandung prediksi persib sepakbola indonesia Super League 2025 Transfer Persib
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bobotoh Wajib Tahu! Inilah Potensi Hukuman Berat yang Menghantui Persib Usai Kericuhan di ACL 2

Mengejutkan! Persib Selamat dari Sanksi AFC Usai Kericuhan di GBLA

Persib Gagal Menang vs Persebaya, Marc Klok Ajak Pemain Move On

Persib Kirim Surat Protes ke I.League, Wasit Eko Saputra Tuai Kontroversi!

Persib vs Persebaya Panas! Umuh Muchtar Minta Wasit Asing di Pertandingan Besar

Sempat Dievakuasi! Sergio Castel Cedera Serius?

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • ‎Heboh Link Video Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor di TikTok, Benarkah Ada Versi Lengkap?‎
  • THR Pensiunan dan Ahli Waris 2026 Cair Awal Ramadan? Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Ceknya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.