Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Cek Kalender Hijriah 1448 H dan Daftar Tanggal Merahnya

Rabu, 19 Agustus 2026 20:32 WIB

Tikung PSG di Detik Akhir, Aston Villa Resmi Amankan Tanda Tangan Zion Suzuki

Rabu, 19 Agustus 2026 20:00 WIB

Skandal Pancatera: Jual Narasi Kritis, Tapi ‘Pesta’ di Istana? Netizen Merasa Dikhianati!

Rabu, 19 Agustus 2026 18:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Cek Kalender Hijriah 1448 H dan Daftar Tanggal Merahnya
  • Tikung PSG di Detik Akhir, Aston Villa Resmi Amankan Tanda Tangan Zion Suzuki
  • Skandal Pancatera: Jual Narasi Kritis, Tapi ‘Pesta’ di Istana? Netizen Merasa Dikhianati!
  • Modal Tampil di Bali, Fitrah Maulana Siap Bersaing di Skuad Utama Persib
  • ASUS ExpertBook Ultra Jadi Flagship Laptop Bisnis dengan Performa AI dan Keamanan Enterprise
  • Boyong Trofi Dewata Challenge Series 2026, Skuad Persib disambut Hangat Bobotoh di Bandung
  • Polemik Siswa SMP Nambal Lapangan: Antara Dugaan Eksploitasi & Budaya Gotong Royong!
  • Masuk Grup Neraka tapi Belum Aman: Mengapa Persib Masih Harus Lewati Kualifikasi ACL Two?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 19 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kondisi Faradilla Korban UIN Suska Berubah Drastis: Ada Apa dengan Mentalnya?

By Aga GustianaKamis, 5 Maret 2026 01:00 WIB3 Mins Read
Faradilla Ayu Pramesti (23), korban pembacokan di UIN Suska Riau. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harapan baru muncul dari ruang perawatan Faradilla Ayu Pramesti (23). Mahasiswi yang menjadi korban aksi sadis di kampus UIN Suska Riau ini menunjukkan progres kesehatan yang luar biasa. Setelah sempat kritis dan menjalani operasi besar di bagian kepala, Fara kini dilaporkan sudah mulai bisa melakukan aktivitas fisik ringan.

Perjuangan Fara untuk sembuh dari luka bacok yang dideritanya pada Kamis (26/2) lalu membuahkan hasil. Meski rasa pusing masih kerap menyerang, semangat hidupnya tidak padam.

Progres Fisik yang Signifikan

Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perkembangan kesehatan Fara. Sang ibunda menceritakan bahwa putrinya sudah mulai melewati masa-masa sulit pascaoperasi.

“Alhamdulillah dia sudah bisa duduk, walaupun masih ada rasa pusing. Kemudian alhamdulillah hari ini dia sudah mulai bisa berdiri,” ungkap ibunda Fara dengan nada haru.

Meskipun sudah bisa berdiri, tim medis masih melakukan pengawasan super ketat. Fokus utama saat ini adalah mencegah adanya komplikasi serius di area kepala yang menjadi sasaran senjata tajam pelaku, Raihan Mufazzar (22).

Trauma Psikis dan Tekanan Sosial

Di tengah perjuangan fisiknya, Fara kini dihadapkan pada ujian berat lainnya: tekanan mental. Kondisi psikologis korban kini menjadi sorotan tajam setelah dugaan tersebarnya video pribadi dengan pelaku di jagat maya.

Menanggapi hal ini, Polda Riau melalui Biro SDM bagian psikologi telah turun tangan memberikan pendampingan khusus. Langkah ini diambil karena Fara tidak hanya membutuhkan kesembuhan luka luar, tetapi juga pemulihan trauma batin yang mendalam.

Motif Asmara dan Penyesalan Pelaku

Raihan, sang pelaku, kini hanya bisa tertunduk lesu menghadapi ancaman hukuman 15 tahun penjara dan ancaman dikeluarkan dari kampus (Drop Out). Dalam proses pemeriksaan, ia mengaku gelap mata melakukan tindakan tersebut karena merasa sakit hati.

Dibalik aksi nekat tersebut, terungkap jalinan asmara yang rumit. Hubungan Fara dan Raihan diduga bersemi saat kekasih resmi Fara, Dwi Ferdiawan, sedang bekerja di Batam (LDR). Konflik memuncak saat Raihan mendesak kejelasan status namun mendapatkan penolakan, hingga akhirnya berujung pada insiden berdarah di lingkungan kampus.

Reaksi Netizen: Pelajaran Mahal tentang “Main Api”

Kisah tragis ini memicu perdebatan hangat di media sosial. Banyak netizen yang mengecam aksi kekerasan pelaku, namun tidak sedikit pula yang memberikan peringatan keras bagi para wanita agar lebih bijak dalam menjaga komitmen hubungan.

“Gak semua orang baik-baik saja saat dipermainkan perasaannya. Ada juga yang nekat seperti ini. Yuk tobat yuk,” komentar salah satu netizen di platform TikTok.

“Tidak membenarkan pembacokannya, tapi ketika mau main api, seumuran mereka pasti sudah tahu risikonya,” tulis akun lainnya.

Kini, publik berharap Fara dapat segera pulih sepenuhnya dan kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi generasi muda tentang bagaimana mengelola emosi dan konflik dalam sebuah hubungan asmara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita viral Riau Faradilla Ayu Pramesti pembacokan mahasiswa Raihan Mufazzar UIN Suska Riau
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Cek Kalender Hijriah 1448 H dan Daftar Tanggal Merahnya

ASUS ExpertBook Ultra Jadi Flagship Laptop Bisnis dengan Performa AI dan Keamanan Enterprise

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Desil Bansos Tak Sesuai Kenyataan? Ini Cara Mudah Mengubahnya Pakai HP dan Persyaratannya

Umur 86 Bikin Shock! Rahasia Dewi Soekarno, Istri Keenam Soekarno Tetap Awet Muda Saat Hadir di Istana Merdeka

Game Free Fire

Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan

Views YouTube Bakal Meledak? Aturan Baru Mulai 24 Agustus Bikin Kreator Kaget

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.