Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Kabar Bansos! PKH dan BPNT Tahap 3 Cair per 20 Juli 2026, Cek Klasifikasi Desil Anda

Selasa, 21 Juli 2026 06:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Mulai 20 Juli! Ini Daftar Desil yang Berhak Menerima PKH dan BPNT 2026 Beserta Nominalnya

Selasa, 21 Juli 2026 05:00 WIB

Persib Lengkapi Kuota 11 Pemain Asing, Skuad Mewah Siap Tempur di Empat Kompetisi

Selasa, 21 Juli 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Bansos! PKH dan BPNT Tahap 3 Cair per 20 Juli 2026, Cek Klasifikasi Desil Anda
  • Mulai 20 Juli! Ini Daftar Desil yang Berhak Menerima PKH dan BPNT 2026 Beserta Nominalnya
  • Persib Lengkapi Kuota 11 Pemain Asing, Skuad Mewah Siap Tempur di Empat Kompetisi
  • Situs Cek Bansos Kemensos Error? Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 21 Juli 2026: Cara Mudah Dapatkan Tambahan Cuan Hari Ini
  • Update Kode Redeem FF Terbaru 21 Juli 2026: Klaim Hadiah Langka Sekarang!
  • Viral Bandung Disebut Tak Aman, Jalan-Jalan Gelap Bakal Dipasang Lampu Baru hingga Akhir 2026
  • Balsa Sekulic Makin Nyetel di Persib, Siap Buktikan Kualitas di Hadapan Bobotoh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 21 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Dari Desa Tanpa Lapangan ke Puncak Dunia: Kisah Pau Cubarsi, ‘Benteng’ Masa Depan Spanyol

By Aga GustianaSenin, 20 Juli 2026 12:37 WIB2 Mins Read
Pau Cubarsi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia sepak bola mungkin baru saja mengenalnya sebagai peraih FIFA Young Player Award di Piala Dunia 2026. Namun, bagi Pau Cubarsí, trofi emas itu hanyalah cerminan dari ketenangan yang ia bawa sejak kecil dari Estanyol, sebuah desa kecil di Girona dengan populasi tak lebih dari dua ratus jiwa. Di tempat yang bahkan tidak memiliki lapangan sepak bola, seorang putra tukang kayu ini mulai mengukir takdirnya.

Ketenangan di Tengah Badai

Pada usia 19 tahun, Cubarsí tidak terlihat seperti remaja yang gugup di panggung final Piala Dunia melawan Argentina. Ia tampil dengan kedewasaan seorang veteran. Bek FC Barcelona ini adalah jantung pertahanan La Roja yang sukses mengunci gelar juara dunia.

Bagi Cubarsí, filosofi hidupnya sederhana: kerendahan hati yang diajarkan keluarga di desa tempatnya lahir, kini ia terjemahkan menjadi determinasi baja di lapangan hijau. Ia bukan sekadar pemain muda yang kebetulan beruntung; ia adalah pusat komando yang membuat lawan kehabisan akal.

Statistik yang Melawan Logika

Sepanjang turnamen di Amerika Utara, Cubarsí mencatatkan angka-angka yang membuat para analis statistik dunia mengernyitkan dahi. Ia mencatatkan total 720 menit bermain penuh, menjadikannya satu-satunya pemain di bawah usia 20 tahun yang tampil konsisten di setiap detik perjuangan Spanyol.

Beberapa catatan emasnya meliputi:

  • Akurasi Umpan Sempurna: Dengan tingkat keberhasilan 98,3%, ia menjadi distributor bola paling efisien di seluruh turnamen.
  • Determinasi Final: Saat menumbangkan Argentina, ia mencatatkan 115 umpan sukses dan memenangi 100% tekel, sebuah bukti pertahanan yang klinis.
  • Pilar Nirbobol: Berkat kepemimpinannya di lini belakang, Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Jejak Emas: Dari La Masia menuju Legenda

Perjalanan Cubarsí menuju tahta dunia adalah kisah percepatan karier yang luar biasa. Dididik di “pabrik” talenta terbaik dunia, La Masia, ia menapaki jenjang profesional dengan kecepatan kilat.

Setelah menjalani debut di Barcelona pada awal 2024, ia tidak butuh waktu lama untuk menjadi kepingan penting dalam taktik Hansi Flick. Sebelum Piala Dunia, ia sudah lebih dulu mengalungkan medali emas Olimpiade Paris 2024. Saat ini, dengan nilai pasar €80 juta dan klausul rilis €500 juta, Barcelona jelas tidak ingin kehilangan aset paling berharga mereka.

Kini, dengan gelar Pemain Muda Terbaik dunia di tangan, Pau Cubarsí resmi masuk ke dalam buku sejarah, bersanding dengan legenda seperti Pele dan Kylian Mbappé. Namun, bagi remaja asal Estanyol ini, gelar tersebut hanyalah awal dari sebuah perjalanan panjang untuk mendefinisikan ulang posisi bek tengah di sepak bola modern.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bek FC Barcelona Pau Cubarsí Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 Profil Pau Cubarsí Timnas Spanyol
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rooney dan Joe Hart Kompak Semprot Argentina Usai Final Piala Dunia 2026

Spanyol Raja Dunia Baru: Simak Peringkat FIFA Terbaru Pasca Piala Dunia 2026

Belanda Gagal Juara Piala Dunia 2026, Tapi Bawa Pulang Penghargaan Bergengsi FIFA

Romansa Lamine Yamal dan Ines Garcia: Dari DM ke Panggung Piala Dunia

Spanyol Juara, Mbappe Top Skor, Yamal Bersinar! Inilah Rekor Fantastis Piala Dunia 2026

Bikin Merinding! Bisikan ‘Alhamdulillah’ Lamine Yamal di Tengah Panasnya Final Piala Dunia 2026

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
  • Uji Sah Status Tersangka, Eks Pengurus Gereja Ajukan Praperadilan ke PN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.