bukamata.id – Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Dago kembali mendapat sorotan sebagai ruang ekologis penting bagi Kota Bandung dan sekitarnya. Anggota DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Tahura sebagai penyangga kehidupan dan paru-paru Bandung Raya.
Hal itu disampaikan Rafael saat meninjau langsung kawasan Tahura Dago, Jumat (9/1/2026).
“Saya sedang berada di obyek wisata Tahura, Taman Hutan Raya di sekitar Dago. Ini sering dianggap sebagai paru-paru kota. Bahkan lebih dari itu, ini harus menjadi penyangga umat manusia untuk daerah seputaran Bandung Raya,” ujar Rafael di sela kunjungannya.
Menurutnya, posisi Tahura sangat strategis, bukan hanya sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga sebagai kawasan konservasi yang berperan penting menjaga keseimbangan lingkungan.
“Ini sangat strategis, posisinya sangat-sangat kapital,” tegasnya.
Rafael berharap kawasan Tahura terus dijaga agar fungsi ekologisnya tetap lestari, sekaligus mampu menjadi ruang hidup yang sehat bagi masyarakat. Ia juga menyinggung pentingnya perlindungan keanekaragaman hayati yang ada di kawasan tersebut.
“Mari kita jaga ekologi. Mudah-mudahan ke depan makin banyak spesies dan tanaman yang ada di sini, sehingga bisa menjaga alam sekaligus eksistensi manusia,” ungkapnya.
Tahura Dago selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan hijau tersisa di wilayah Bandung Raya yang memiliki peran vital dalam menjaga kualitas udara, sumber air, serta menjadi habitat berbagai flora dan fauna.
Dorongan dari DPRD Jawa Barat ini diharapkan memperkuat kesadaran publik dan pemerintah untuk menempatkan isu lingkungan sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











