Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

HUT ke-40, PATELKI Tekankan Skrining Kesehatan Jadi Gaya Hidup Wajib

Minggu, 3 Mei 2026 21:07 WIB

Resmi! BKPRMI Kabupaten Bandung Dilantik, Usung Visi Generasi Emas 2045

Minggu, 3 Mei 2026 20:41 WIB

BREAKING! Persib Bandung Dikabarkan Gaet Winger Brasil dari Liga Kamboja

Minggu, 3 Mei 2026 20:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • HUT ke-40, PATELKI Tekankan Skrining Kesehatan Jadi Gaya Hidup Wajib
  • Resmi! BKPRMI Kabupaten Bandung Dilantik, Usung Visi Generasi Emas 2045
  • BREAKING! Persib Bandung Dikabarkan Gaet Winger Brasil dari Liga Kamboja
  • HATI-HATI! Link Video Bandar Batang Bergetar Bisa Jadi Jebakan Batman
  • Tragedi Internship Dokter Muda di Palembang, Kemenkes Turun Tangan Usut Dugaan Bullying
  • Mojang Bandung Meta Meliani Halawa: Menenun Masa Depan Lewat Rajutan Bisnis Sejak Bangku Sekolah
  • Modal Kuat Persib! Federico Barba Ungkap Kondisi Tim Jelang Laga
  • Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’ Trending, Warganet Diminta Waspada
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 3 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Dokter Priguna

By Aga GustianaSabtu, 12 April 2025 13:56 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Muhammad Iqbal Muzaffar/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti pentingnya penegakan hukum dan transparansi dalam dunia pendidikan kedokteran, menyusul mencuatnya kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan rumah sakit yang melibatkan seorang dokter residen, Priguna Anugerah P terhadap anak pasien di RSHS Bandung.

Dedi menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan jalur damai. Ia menilai bahwa kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan dan dunia medis harus dijaga dengan tindakan yang tegas dan cepat.

“Saya tetap pada pendirian. Bukan soal perdamaian saja yang harus dilihat, tetapi bagaimana kita membangun kepercayaan terhadap perguruan tinggi dan dunia kedokteran. Hukuman harus tegas dan cepat,” ujarnya, Jumat (11/4/2025).

Lebih jauh, Dedi juga mengkritik sistem rekrutmen mahasiswa kedokteran saat ini. Ia menyebut bahwa masuk ke fakultas kedokteran saat ini lebih mengandalkan kemampuan finansial ketimbang prestasi akademik.

Baca Juga:  Aura Kasih Beri Ucapan Spesial ke Dedi Mulyadi, Celetukan Gus Miftah Soal Jodoh Jadi Sorotan

“Kita jujur saja, hari ini yang masuk kedokteran itu yang punya duit. Pinter aja nggak cukup,” ucapnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Priguna, Ferdy Rizky Adilya, mengungkapkan bahwa kliennya telah mencapai kesepakatan damai dengan keluarga korban. Bukti berupa surat perdamaian dan pencabutan laporan pun telah ditunjukkan, bertanggal 23 Maret 2025.

Baca Juga:  Ribut Makan Siang Gratis, Dedi Mulyadi Berikan Rp15 Ribu pada Orang Tua untuk Olah Bekal Siswa

Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan. “Karena ini pidana murni, proses hukum tetap dilanjutkan. Tidak bisa dihentikan meski ada kesepakatan damai,” tegas Surawan, perwakilan dari pihak kepolisian.

Hingga kini, penyidikan masih berlanjut dan belum ada penambahan tersangka. “Sejauh ini baru satu tersangka, yaitu Priguna,” tambah Surawan.

Baca Juga:  Krisis Kemanusiaan di Cianjur? Perjuangan Ibu Lansia Rawat Suami dan Anak yang Lumpuh Sendirian

Sementara itu, pihak kuasa hukum menyatakan bahwa Priguna siap menghadapi proses hukum dan menerima segala konsekuensinya.

“Klien kami siap bertanggung jawab secara hukum dan menerima dampaknya terhadap kehidupan pribadinya,” kata Ferdy.

Kasus ini mendapat sorotan luas dari masyarakat karena terjadi di lingkungan rumah sakit, tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pasien. Pihak kepolisian dan pemerintah daerah berkomitmen mengusut kasus ini hingga tuntas guna menjaga keadilan dan profesionalisme di dunia medis.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi dokter priguna jawa barat RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

HUT ke-40, PATELKI Tekankan Skrining Kesehatan Jadi Gaya Hidup Wajib

Resmi! BKPRMI Kabupaten Bandung Dilantik, Usung Visi Generasi Emas 2045

Tragedi Internship Dokter Muda di Palembang, Kemenkes Turun Tangan Usut Dugaan Bullying

Mojang Bandung Meta Meliani Halawa: Menenun Masa Depan Lewat Rajutan Bisnis Sejak Bangku Sekolah

Bukan Anak Biasa! Aksi Gila Elnathan di Lintasan Slalom Bikin Dunia Skating Heboh

Mencekam! Detik-Detik Longsor Hantam Proyek PLTA Upper Cisokan Viral

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.