Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Jumat, 23 Oktober 2026 22:15 WIB

Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos

Jumat, 23 Oktober 2026 22:03 WIB

Lebih Banyak Peluang tapi Kalah, Sandy Walsh Ungkap Penyebab Persib Tumbang

Jumat, 23 Oktober 2026 21:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya
  • Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
  • Lebih Banyak Peluang tapi Kalah, Sandy Walsh Ungkap Penyebab Persib Tumbang
  • Sudah Ada Sejak 1986, Ini 5 Surabi Legendaris yang Masih Diburu di Bandung
  • Sempurna di Asia, Persib Siap Hadapi Raksasa Australia di Jalak Harupat
  • Kirab Jampana HJKB 216 Besok! Ini Rute dan Jam yang Perlu Dihindari Pengendara
  • Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia
  • Getok Harga Cuanki Rp50 Ribu di Bandung Bikin Heboh, Wali Kota Farhan Minta Pedagang Jujur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Dokter Priguna

By Aga GustianaSabtu, 12 April 2025 13:56 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Muhammad Iqbal Muzaffar/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti pentingnya penegakan hukum dan transparansi dalam dunia pendidikan kedokteran, menyusul mencuatnya kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan rumah sakit yang melibatkan seorang dokter residen, Priguna Anugerah P terhadap anak pasien di RSHS Bandung.

Dedi menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan jalur damai. Ia menilai bahwa kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan dan dunia medis harus dijaga dengan tindakan yang tegas dan cepat.

“Saya tetap pada pendirian. Bukan soal perdamaian saja yang harus dilihat, tetapi bagaimana kita membangun kepercayaan terhadap perguruan tinggi dan dunia kedokteran. Hukuman harus tegas dan cepat,” ujarnya, Jumat (11/4/2025).

Lebih jauh, Dedi juga mengkritik sistem rekrutmen mahasiswa kedokteran saat ini. Ia menyebut bahwa masuk ke fakultas kedokteran saat ini lebih mengandalkan kemampuan finansial ketimbang prestasi akademik.

Baca Juga:  Lewat Dedi Mulyadi, Kepala Sekolah SMK Lingga Kencana Depok Sampaikan Permohonan Maaf pada Keluarga Korban

“Kita jujur saja, hari ini yang masuk kedokteran itu yang punya duit. Pinter aja nggak cukup,” ucapnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Priguna, Ferdy Rizky Adilya, mengungkapkan bahwa kliennya telah mencapai kesepakatan damai dengan keluarga korban. Bukti berupa surat perdamaian dan pencabutan laporan pun telah ditunjukkan, bertanggal 23 Maret 2025.

Baca Juga:  Cek Kesiapan Keamanan Pilkada Jabar 2024, DPR RI Gelar Kunker ke Kodam III Siliwangi

Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan. “Karena ini pidana murni, proses hukum tetap dilanjutkan. Tidak bisa dihentikan meski ada kesepakatan damai,” tegas Surawan, perwakilan dari pihak kepolisian.

Hingga kini, penyidikan masih berlanjut dan belum ada penambahan tersangka. “Sejauh ini baru satu tersangka, yaitu Priguna,” tambah Surawan.

Baca Juga:  Jejak Manaf Zubaidi, Pensiunan Jaksa yang Ngamuk ke Dedi Mulyadi Usai Bisnis Ilegal Digusur

Sementara itu, pihak kuasa hukum menyatakan bahwa Priguna siap menghadapi proses hukum dan menerima segala konsekuensinya.

“Klien kami siap bertanggung jawab secara hukum dan menerima dampaknya terhadap kehidupan pribadinya,” kata Ferdy.

Kasus ini mendapat sorotan luas dari masyarakat karena terjadi di lingkungan rumah sakit, tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pasien. Pihak kepolisian dan pemerintah daerah berkomitmen mengusut kasus ini hingga tuntas guna menjaga keadilan dan profesionalisme di dunia medis.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Kirab Jampana HJKB 216 Besok! Ini Rute dan Jam yang Perlu Dihindari Pengendara

Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia

Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Getok Harga Cuanki Rp50 Ribu di Bandung Bikin Heboh, Wali Kota Farhan Minta Pedagang Jujur

Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?

Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.