Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 28 Juni 2026 13:03 WIB

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Minggu, 28 Juni 2026 12:22 WIB

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Minggu, 28 Juni 2026 12:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
  • Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
  • Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?
  • Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Detik-Detik Air Bah Hantam Permukiman di Margaasih: 30 KK Terdampak, Rumah hingga GOR Ambruk

By SusanaSelasa, 2 Desember 2025 13:43 WIB2 Mins Read
Benteng rumah setinggi 3 meter dengan panjang sekitar 50 meter di Gang H. Ibrahim, RT 01 RW 01, Kampung Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, roboh setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Senin (1/12/2025) sore. Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung pada Senin (1/12/2025) sore menyebabkan tembok benteng rumah warga di Gang H. Ibrahim, RT 01 RW 01, Kampung Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, ambruk dan memicu banjir mendadak di kawasan pemukiman tersebut.

Tembok setinggi 3 meter dan panjang sekitar 50 meter itu roboh akibat tekanan air dari anak Sungai Citarum yang meluap.

Derasnya arus tak hanya meruntuhkan dinding rumah, tetapi juga menyeret dua mobil yang terparkir, yakni Toyota Avanza putih dan Kijang berwarna hitam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Tak hanya itu, tembok GOR bulutangkis yang berada di lokasi yang sama juga ikut ambruk sepanjang sekitar 20 meter. Air kemudian masuk deras ke permukiman, membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.

Baca Juga:  Benteng Rumah Jebol! Avanza dan Kijang Terseret Aliran Sungai, Satu Belum Ditemukan

Saksi Mata: Air Masuk Seketika, Mobil Terseret Arus

Yandi Rustandi (38), saksi mata sekaligus pekerja di rumah yang terdampak, mengatakan banjir terjadi antara pukul 15.00–15.30 WIB. Saat sedang beristirahat, ia mendengar suara keras dari arah depan rumah.

“Denger suara bruk. Ternyata tembok pagar ambruk dan air langsung masuk besar ke dalam rumah. Lokasinya memang dekat aliran sungai,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga:  Benteng Rumah Jebol! Avanza dan Kijang Terseret Aliran Sungai, Satu Belum Ditemukan

Yandi menuturkan derasnya arus langsung menyeret dua mobil tersebut. “Yang pertama Kijang hitam, terus Avanza putih ngikut. Enggak ada orang di dalam, tapi air besar sekali, enggak bisa ditahan,” ucapnya.

Saat banjir menerjang, ada lima orang di dalam rumah dan mereka sempat panik. Yandi bahkan harus menggendong pemilik rumah yang sudah lansia ke lantai dua untuk menyelamatkan diri.

“Air langsung besar, merendam rumah. Surutnya baru sekitar jam lima. Mobil saja kebawa, apalagi saya,” katanya.

Setelah kondisi reda, Yandi segera melapor kepada Ketua RT dan diteruskan ke pemerintah desa.

30 KK Terdampak, Rumah dan Perabotan Rusak

Baca Juga:  Benteng Rumah Jebol! Avanza dan Kijang Terseret Aliran Sungai, Satu Belum Ditemukan

Kepala Dusun Cicukang 1, Dewi Ratnapuri, menjelaskan bahwa banjir tidak hanya merusak benteng rumah, tetapi juga satu GOR bulutangkis serta puluhan rumah warga.

“Ada sekitar 30 KK terdampak, lebih dari 20 rumah kena. Perabotan banyak yang terbawa arus, termasuk mesin jahit dari konveksi rumahan,” ujarnya.

Warga telah melapor ke pemerintah desa dan kini menunggu penanganan lebih lanjut dari BPBD, Dinas PU, dan Dishub Kabupaten Bandung. Penyempitan aliran air serta tingginya tekanan arus diduga menjadi penyebab utama robohnya tembok dan terjadinya banjir mendadak tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak Sungai Citarum meluap banjir Desa Mekarrahayu banjir Margaasih bencana Bandung 2025 tembok rumah roboh Kabupaten Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.