Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Garena Free Fire (FF)

Banyak Kode Aktif! Kode Redeem FF 2 April 2026: Ambil Jaket EVOS Juara dan Incubator Voucher Sekarang

Kamis, 2 April 2026 06:49 WIB
Garena Free Fire

Daftar Kode Redeem FF Terbaru Kamis 2 April 2026: Ada Skin SG2, Bundle Langka, dan Diamond Gratis

Kamis, 2 April 2026 06:00 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Syarat Ikut Program Nikah Gratis Kota Bandung

Kamis, 2 April 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banyak Kode Aktif! Kode Redeem FF 2 April 2026: Ambil Jaket EVOS Juara dan Incubator Voucher Sekarang
  • Daftar Kode Redeem FF Terbaru Kamis 2 April 2026: Ada Skin SG2, Bundle Langka, dan Diamond Gratis
  • Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Syarat Ikut Program Nikah Gratis Kota Bandung
  • Video ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?
  • Persib Larang Bobotoh ke Padang, Ada Ancaman Sanksi Berat!
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Semen Padang Siap Jegal Persib! Simak Jadwal Lengkap dan Update Klasemen Super League 2026
  • Bojan Hodak Blak-blakan! Persib Hadapi Laga Neraka Lawan Semen Padang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Detik-Detik Air Bah Hantam Permukiman di Margaasih: 30 KK Terdampak, Rumah hingga GOR Ambruk

By SusanaSelasa, 2 Desember 2025 13:43 WIB2 Mins Read
Benteng rumah setinggi 3 meter dengan panjang sekitar 50 meter di Gang H. Ibrahim, RT 01 RW 01, Kampung Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, roboh setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Senin (1/12/2025) sore. Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung pada Senin (1/12/2025) sore menyebabkan tembok benteng rumah warga di Gang H. Ibrahim, RT 01 RW 01, Kampung Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, ambruk dan memicu banjir mendadak di kawasan pemukiman tersebut.

Tembok setinggi 3 meter dan panjang sekitar 50 meter itu roboh akibat tekanan air dari anak Sungai Citarum yang meluap.

Derasnya arus tak hanya meruntuhkan dinding rumah, tetapi juga menyeret dua mobil yang terparkir, yakni Toyota Avanza putih dan Kijang berwarna hitam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Tak hanya itu, tembok GOR bulutangkis yang berada di lokasi yang sama juga ikut ambruk sepanjang sekitar 20 meter. Air kemudian masuk deras ke permukiman, membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.

Baca Juga:  Benteng Rumah Jebol! Avanza dan Kijang Terseret Aliran Sungai, Satu Belum Ditemukan

Saksi Mata: Air Masuk Seketika, Mobil Terseret Arus

Yandi Rustandi (38), saksi mata sekaligus pekerja di rumah yang terdampak, mengatakan banjir terjadi antara pukul 15.00–15.30 WIB. Saat sedang beristirahat, ia mendengar suara keras dari arah depan rumah.

“Denger suara bruk. Ternyata tembok pagar ambruk dan air langsung masuk besar ke dalam rumah. Lokasinya memang dekat aliran sungai,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga:  Benteng Rumah Jebol! Avanza dan Kijang Terseret Aliran Sungai, Satu Belum Ditemukan

Yandi menuturkan derasnya arus langsung menyeret dua mobil tersebut. “Yang pertama Kijang hitam, terus Avanza putih ngikut. Enggak ada orang di dalam, tapi air besar sekali, enggak bisa ditahan,” ucapnya.

Saat banjir menerjang, ada lima orang di dalam rumah dan mereka sempat panik. Yandi bahkan harus menggendong pemilik rumah yang sudah lansia ke lantai dua untuk menyelamatkan diri.

“Air langsung besar, merendam rumah. Surutnya baru sekitar jam lima. Mobil saja kebawa, apalagi saya,” katanya.

Setelah kondisi reda, Yandi segera melapor kepada Ketua RT dan diteruskan ke pemerintah desa.

Baca Juga:  Benteng Rumah Jebol! Avanza dan Kijang Terseret Aliran Sungai, Satu Belum Ditemukan

30 KK Terdampak, Rumah dan Perabotan Rusak

Kepala Dusun Cicukang 1, Dewi Ratnapuri, menjelaskan bahwa banjir tidak hanya merusak benteng rumah, tetapi juga satu GOR bulutangkis serta puluhan rumah warga.

“Ada sekitar 30 KK terdampak, lebih dari 20 rumah kena. Perabotan banyak yang terbawa arus, termasuk mesin jahit dari konveksi rumahan,” ujarnya.

Warga telah melapor ke pemerintah desa dan kini menunggu penanganan lebih lanjut dari BPBD, Dinas PU, dan Dishub Kabupaten Bandung. Penyempitan aliran air serta tingginya tekanan arus diduga menjadi penyebab utama robohnya tembok dan terjadinya banjir mendadak tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak Sungai Citarum meluap banjir Desa Mekarrahayu banjir Margaasih bencana Bandung 2025 tembok rumah roboh Kabupaten Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Syarat Ikut Program Nikah Gratis Kota Bandung

Diduga Parkir Sembarangan, Truk Picu Kecelakaan Maut di Bandung

Modal Kaos Pemberian Dosen, Anak Ini Buktikan Doa Ibu Tembus Jalur Langit ke ITB!

KA Ciremai Terganggu Longsor di Maswati–Sasaksaat, Lokomotif Anjlok

Heboh Mangga Mini Thailand, Hartono Soekwanto Ungkap Peluang Besar untuk Petani Jabar

Kasus Suap Ade Kuswara, Rumah Ono Surono Disatroni Penyidik KPK

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.