Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 21:35 WIB

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Selasa, 13 Oktober 2026 20:35 WIB

Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two

Selasa, 13 Oktober 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
  • Igor Tolic Soroti Kekuatan Cong Viettel, Persib Siapkan Strategi Khusus
  • Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa
  • Erick Thohir Buka Opsi Baru! Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan di Luar Jazirah Arab
  • Sasar Mahasiswa Jabar, inDrive Rampungkan Edukasi Keselamatan Berkendara ‘Drive Your Future Phase 2’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KA Ciremai Terganggu Longsor di Maswati–Sasaksaat, Lokomotif Anjlok

By SusanaRabu, 1 April 2026 19:40 WIB2 Mins Read
Perjalanan KA Ciremai relasi Semarang–Bandung terganggu akibat longsor di petak Maswati–Sasaksaat, Rabu (1 April 2026). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perjalanan Kereta Api (KA) Ciremai relasi Semarang Tawang–Bandung mengalami gangguan serius setelah terjadi longsor yang menutup jalur rel di petak Maswati–Sasaksaat, Rabu (1 April 2026). Insiden tersebut menyebabkan lokomotif kereta sempat anjlok setelah menabrak material tanah yang menutup lintasan.

Peristiwa terjadi saat KA Ciremai melintas di jalur menikung dengan kondisi hujan deras yang mengguyur kawasan sekitar sejak beberapa menit sebelumnya. Material longsoran yang berasal dari tebing setinggi sekitar 20 meter diduga tidak terlihat oleh masinis karena posisi jalur yang berkelok serta jarak pandang yang terbatas.

Masinis KA Ciremai, Ilham, mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya melakukan pengereman darurat begitu menyadari adanya hambatan di depan jalur, namun jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.

“Kereta sedang melaju di jalur lengkung, jadi longsoran tidak terlihat. Saya sempat melakukan pengereman darurat, tapi jaraknya terlalu dekat sehingga tidak bisa dihindari dan akhirnya menabrak gundukan tanah,” ujarnya di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Pameran IAPE 2024 di Kota Bandung, Dorong Pertumbuhan Industri Apparel

Meski sempat terjadi benturan keras, Ilham memastikan bahwa kondisi seluruh penumpang dan kru tetap selamat. Ia juga menegaskan bahwa rangkaian gerbong tidak mengalami anjlok.

“Alhamdulillah semua selamat. Tidak ada gerbong yang anjlok, hanya lokomotif saja,” tambahnya.

Baca Juga:  Hukum Alam Kalah! Menguak Misteri Sapi "Matilda" dan Kerbau "Donald Trump" yang Gagal Dikurbankan!

Sementara itu, Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya menyampaikan bahwa jumlah penumpang KA Ciremai dalam perjalanan tersebut mencapai sekitar 500 orang dengan tujuan akhir Bandung. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman setelah kejadian.

“Penumpang kurang lebih 500 orang, semuanya selamat dan sudah dievakuasi ke Stasiun Rende Cikalongwetan. Rencananya mereka akan diberangkatkan menggunakan bus,” jelasnya.

Menurutnya, insiden terjadi sekitar pukul 15.40 WIB, tidak lama setelah hujan deras mulai mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 15.30 WIB. Kondisi cuaca ekstrem diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya longsor yang menutup jalur rel.

Baca Juga:  4 Pasar Loak Bandung yang Legendaris dan Wajib Dikunjungi

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa proses evakuasi masih terus dilakukan di lokasi kejadian. Untuk mengangkat lokomotif yang anjlok, petugas harus menunggu kedatangan kereta crane guna proses penanganan lebih lanjut.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung telah menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat bencana alam tersebut. Jalur di KM 142+8/9 petak Maswati–Sasaksaat sementara waktu belum dapat dilalui hingga proses normalisasi selesai dilakukan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung PT KAI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.