bukamata.id – Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menegaskan bahwa MotoGP Mandalika 2025 menjadi penyelenggaraan terbaik sepanjang sejarah sejak ajang balap motor dunia itu digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan langsung balapan MotoGP di Indonesia tahun ini sangat tinggi.
Maya menyebut, tingkat okupansi hotel di kawasan The Mandalika mencapai 100 persen, bahkan Bandara Internasional Lombok mencatat adanya 44 penerbangan tambahan (extra flight) dari berbagai maskapai selama rangkaian kegiatan MotoGP Mandalika 2025.
“Ini menjadi bukti bahwa tahun ini merupakan penyelenggaraan terbaik selama MotoGP berlangsung di Sirkuit Mandalika,” ujar Maya dalam keterangannya, Minggu (5/10/2025).
MotoGP Mandalika Dongkrak Wisata dan Budaya Lombok
Lebih lanjut, Maya menjelaskan bahwa MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi ajang balap motor bergengsi dunia, tetapi juga momentum besar untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Lombok ke kancah global.
“Hal ini memperkuat positioning Mandalika sebagai sportstainment tourism yang memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan masyarakat lokal,” imbuhnya.
Multiplier Effect: Dari Hotel, Transportasi hingga UMKM
Senada dengan Maya, Direktur Operasional InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka, menuturkan bahwa MotoGP Mandalika 2025 memberikan multiplier effect besar terhadap berbagai sektor.
Mulai dari industri perhotelan, transportasi, UMKM, hingga pelestarian budaya lokal mendapat dampak positif dari ajang balap dunia tersebut.
“Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 menjadi yang terbaik. Keberhasilan Pertamina Mandalika International Circuit kembali meraih Homologasi Grade A dari FIM membuktikan bahwa sirkuit ini telah memenuhi standar tertinggi dunia dan sejajar dengan sirkuit ikonik global,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










