Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Badai Hujan dan Angin Kencang Terjang Cicalengka, Jalan Tertutup Pohon Tumbang

Jumat, 20 Maret 2026 19:40 WIB

Interaksi Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Heboh, Link Video Full Telegram Ramai Dicari

Jumat, 20 Maret 2026 19:00 WIB
Senegal vs Maroko

Maroko Buka Suara Usai Rebut Title Juara Piala Afrika 2025 dari Senegal Jalur Pengadilan

Jumat, 20 Maret 2026 18:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Badai Hujan dan Angin Kencang Terjang Cicalengka, Jalan Tertutup Pohon Tumbang
  • Interaksi Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Heboh, Link Video Full Telegram Ramai Dicari
  • Maroko Buka Suara Usai Rebut Title Juara Piala Afrika 2025 dari Senegal Jalur Pengadilan
  • Daftar Lokasi Salat Id Bandung 21 Maret 2026: Masjid Raya hingga Lapangan Terbuka
  • Bursa Transfer Panas! Eks Pemain Eredivisie Ini Tertarik ke Super League, Persip Siap Rekrut?
  • FIFA Resmi Sanksi Federasi Sepak Bola Israel Terkait Diskriminasi dan Rasisme
  • Catat! Jadwal Buka Puasa Bandung Hari Ini 20 Maret 2026
  • Resmi! Sholat Idulfitri 2026 di Bandung Digelar di Gedung Sate dan Balai Kota, Catat Jadwalnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Dokter Tegaskan Vape Bukan Solusi Terhindar dari Kanker Paru, Tambah Penyakit Baru!

By Putra JuangSabtu, 27 April 2024 17:02 WIB3 Mins Read
(kanan) Konsultan Senior dan Onkologi Medis di Parkway Cancer Centre (PCC) Singapura, Dr. Wong Siew Wei. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Global Burden of Cancer Study melaporkan, bahwa kasus dan kematian karena kanker di Indonesia meningkat hingga 8,8 persen, dengan kanker paru sebagai salah satu dari tiga jenis kanker yang paling umum diderita oleh pasien di Indonesia.

Pada tahun 2020 tercatat, ada 34.783 kasus kanker paru, dengan angka kematian yang meningkat hingga 18 persen dibandingkan tahun 2018.

Mengingat pentingnya masyarakat mengetahui bahaya kanker paru-paru, Dr. Wong Siew Wei selaku Konsultan Senior dan Onkologi Medis di Parkway Cancer Centre (PCC) Singapura berbagi informasi mengenai peran pemeriksaan dini pada penyakit kanker paru-paru dan pengobatan terbaru.

Dr. Wong mengatakan, saat ini kasus kanker paru di Singapura telah mengalami penurunan sejak 30 tahun terakhir. Namun di Indonesia, kasusnya justru meningkat khususnya bagi pria.

“Karena memang jumlah perokok meningkat, jumlah perokok muda juga meningkat, belum lagi dari paparan lain, asap rumah tangga juga beresiko, jadi itu mengapa kasus kanker paru di Indonesia meningkat,” ucap Dr. Wong di Bandung, Sabtu (27/4/2024).

Demi menekan kasus kanker paru, Dr. Wong pun menyarankan agar pemerintah Indonesia memperketat peredaran rokok secara umum.

Baca Juga:  PPEI Dorong Industri Vape Berjaya di Negeri Sendiri

“Karena di Indonesia itu mudah diakses, bahkan anak-anak bisa mengaksesnya. Karena di Singapura itu rokok jauh lebih mahal dibanding di Indonesia, hingga 6 kali lipat mahalnya. Lalu pajak untuk rokok juga ditinggikan, jadi susah untuk didapat,” katanya.

Terkait fenomena perokok banyak yang berpindah menggunakan rokok elektrik atau vape, Dr. Wong menilai jika hal itu bukanlah suatu solusi untuk terhindari dari kasus kanker paru.

“Vape sebagai pengganti rokok itu bukanlah suatu solusi. Itu malah menggantikan masalah dengan masalah lainnya,” tegasnya.

Menurutnya, masifnya penggunaan vape saat ini lantaran produk tersebut memiliki banyak varian rasa yang bisa dipilih sesuai selera para konsumennya. Ditambah lagi, banyak penggunanya yang menilai jika vape lebih aman dibanding rokok.

Baca Juga:  PPEI Dorong Industri Vape Berjaya di Negeri Sendiri

“Tidak ada guideline yang menerangkan bahwa vape ini sebagai pengganti yang lebih aman dari rokok. Ini mis informasi dari kalangan anak muda, kalangan perokok, bahwa ah mau stop merokok dengan vape,” katanya.

Dr. Wong menyarankan, bagi para perokok yang menghabiskan 1 bungkus selama 20 tahun, untuk melakukan screening Low-dose CT Scan.

“Jika didapati stadium pertamanya lebih awal, itu akan lebih mudah diobati. Tidak disarankan X-Ray itu nanti sudah telat saat ketahuan,” ungkapnya.

“Tapi memang, sering diperiksa dengan CT Scan juga itu tidak baik. Jadi tetap disarankan tidak merokok sejak muda, kalaupun sudah maka diberhentikan,” tambahnya.

Dr. Wong mengatakan, Parkway Cancer Centre Singapura bukanlah tempat untuk membuat obat bagi pasien kanker paru, melainkan ada di Amerika.

“Tapi kita punya akses untuk itu. Jadi isunya juga bukan seberapa mudah mendapatkan obat itu, tapi seberapa benar menggunakan obat itu,” imbuhnya.

Baca Juga:  PPEI Dorong Industri Vape Berjaya di Negeri Sendiri

Dr. Wong menyebut, saat ini terdapat dokter-dokter onkologi di Parkway Cancer Centre yang akan mengurus pasien-pasien yang merasa ada gejala kanker.

“Kita akan melakukan pemeriksaan awal, kalau nanti terdeteksi di stage awal, itu akan mempermudah dokter kita untuk melakukan planning treatment seperti apa,” ucapnya.

“Jadi tidak langsung ke dokter bedah, tapi dokter kita adalah dokter onkologi dulu yang akan mengakses pasien. Jadi itu akan lebih menyelamatkan pasien,” tambahnya.

Menurutnya, tidak semua pasien kanker paru diberikan obat kemoterapi. Nantinya, para dokter akan memberikan opininya advice yang terbaik untuk pasien.

“Karena mungkin harga yang dikeluarkan akan sama dengan antara operasi dulu atau obat dulu. Dengan datang ke kami (PCC) dulu, itu akan lebih efisien dan terarah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kanker Paru Merokok vape Wong Siew Wei
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Interaksi Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Heboh, Link Video Full Telegram Ramai Dicari

Viral Video Kebaya Hitam No Sensor, Link Diburu Netizen: Apa Isinya?

Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing

Naskah Khutbah

Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Mengetuk Pintu Langit dengan Ketulusan Maaf

10 Ucapan Hari Raya Idulfitri 2026 yang Penuh Makna untuk Keluarga dan Sahabat

Viral di TikTok dan Telegram! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang Sawit’ Bikin Warganet Penasaran

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.