bukamata.id – Komedian senior Edy Supono, yang lebih dikenal dengan nama Parto Patrio, harus mengalami nasib apes setelah namanya terseret dalam amarah publik yang ditujukan kepada mantan rekan segrupnya, Eko Patrio.
Meski sama sekali tidak terlibat dalam kontroversi politik, nama Parto mendadak ramai diperbincangkan warganet. Banyak netizen salah sasaran karena keduanya pernah menjadi anggota grup lawak legendaris Patrio.
Parto Patrio Ungkap Kekesalan
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @partopatrio, Parto menyampaikan keluh kesah karena dihujat netizen, padahal ia mengaku tidak mengerti alasan di balik kemarahan tersebut.
“Apes amat ya, banyak yang maki-maki sayah. Ke Blok M membeli salak, Blok M itu daerah Kebayoran, di DM pada galak-galak, maaf anda salah sasaran,” tulis Parto, dikutip Minggu (30/8/2025).
Fenomena salah sasaran ini menambah panjang daftar kisah unik di balik gelombang protes rakyat terhadap kebijakan DPR.
Eko Patrio Picu Kegeraman Publik
Sorotan publik kini tertuju pada Eko Patrio, anggota DPR RI yang bersama beberapa legislator lain dinilai memperburuk situasi di tengah demonstrasi menolak kenaikan tunjangan Dewan.
Isu berawal dari rencana tunjangan rumah anggota DPR yang disebut mencapai Rp50 juta per bulan. Alih-alih menenangkan masyarakat, beberapa legislator justru membuat konten joget-joget di gedung parlemen, termasuk Eko Patrio dan Uya Kuya. Aksi ini dinilai melecehkan rakyat yang menyampaikan kritik.
Selain itu, mantan penyanyi Nafa Urbach juga mendapat sorotan setelah mendukung pemberian tunjangan rumah. Pernyataannya yang membandingkan kehidupannya di Bintaro dengan anggota DPR lain dianggap tidak peka terhadap keresahan publik, hingga akhirnya ia meminta maaf.
Situasi kian memanas ketika Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, melontarkan pernyataan pedas kepada masyarakat yang mengkritik Dewan.
Eko Patrio Raib, ke Luar Negeri?
Di tengah demonstrasi besar di kompleks DPR/MPR Senayan, sejumlah anggota DPR kembali menjadi sorotan. Setelah Ahmad Sahroni dikabarkan meninggalkan Indonesia, kini giliran Eko Patrio disebut berada di luar negeri.
Kabar keberadaan Eko di Tiongkok muncul melalui unggahan akun X @senjatanuklir, yang menudingnya menggunakan uang rakyat untuk berbelanja barang palsu.
Sebelumnya, Ahmad Sahroni dilaporkan meninggalkan Tanah Air sejak Rabu (27/8/2025) menuju Singapura saat demonstrasi di DPR/MPR berlangsung ricuh. Foto dirinya yang santai duduk di bandara dengan koper merah tersebar luas di media sosial.
Langkah kedua politisi ini menuai kecaman publik. Banyak warganet menilai sikap mereka pengecut, karena meninggalkan Indonesia saat rakyat menyuarakan aspirasi di jalanan. Bahkan, kegeraman publik memunculkan ajakan untuk mendatangi rumah pribadi Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari Ahmad Sahroni maupun Eko Patrio terkait dugaan keberadaan mereka di luar negeri. Bahkan, akun Instagram Eko Patrio kini dilaporkan menghilang dari peredaran.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









