bukamata.id – Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mengalami momen menegangkan saat menjaga gawang Cremonese di pekan ke-23 Liga Italia menghadapi Juventus.
Seorang fans Inter Milan melempar flare ke arah Emil Audero saat timnya tertinggal 2-0, membuat kiper ini terjatuh dan pertandingan sempat dihentikan sementara.
Ledakan flare terdengar keras di stadion dan menciptakan situasi mencekam. Tak hanya Emil Audero yang menjadi korban trauma, pelaku pelempar flare juga mendapatkan balasan yang setimpal.
Pelaku Flare Alami Cedera Serius
Menurut laporan media Italia, Tuttomercatoweb, pelaku mengalami cedera parah akibat petasan meledak sebelum dilempar. Tiga jari pelaku bahkan putus saat mencoba menangani flare lainnya yang meledak di tangannya.
“Pelaku yang diyakini bertindak nekat mengalami cedera serius saat menangani petasan lain yang meledak di tangannya, mengakibatkan hilangnya beberapa jari,” tulis laporan tersebut. Pihak berwajib akan segera menangkap pelaku saat situasi memungkinkan.
Klub Inter Milan Kecam Tindakan Pelaku
Dari akun resmi Instagram Inter Club San Marino, pihak klub mengecam keras tindakan pelempar flare tersebut. Pelaku dianggap bertindak sendiri dan berlebihan selama pertandingan tandang.
“Selama pertandingan tandang, dia bertindak secara independent tanpa kami ketahui niatnya. Kami sudah meminta pengusiran dia dari klub dan bekerja sama dengan DIGOS (Divisi Operasi Khusus Italia) untuk identifikasi pelaku,” jelas pihak klub.
Tindakan ini menjadi peringatan bagi suporter terkait keamanan di stadion dan potensi risiko bagi pemain serta penonton lain. Emil Audero kini mendapatkan perhatian khusus dari klub dan media terkait kondisi fisiknya pasca-insiden.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










